
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Aku kangen kalian. Dan aku ingin menjelaskan kejadian sebenarnya. Setelah kamu mendengarkan kejadian sebenarnya dan kamu tak mau memaafkanku aku terima. Tapi please kembalilah ke Jakarta. Kasihan Bapak, ayah dan ibu iis serta mama. Mereka mencarimu,” Tonny tak menyebut ibu Iin.
“Tapi sekarang, boleh aku izin membawa Awan ke rumah sakit? Aku takut dia semakin parah,” pinta Tonny.
Wiwien berpikir cepat. Dia besok mau membawa Awan ke puskesmas saja. Bisa pakai andong atau motor. Tapi kalau jauh ke kota tentu dia tak mau pakai motor. Kasihan Awan. Itu sebabnya sejak tadi dia sedang menuruh orang mencari mobil yang bisa dia sewa satu hari full. Walau mobil angkot sekali pun.
“Baik. Aku ganti baju dulu,” sahut Wiwien. Demi Awan dia akan menekan egonya.
***
“Gendong sama Bunda dulu ya, Ayah nyetir mobil. Kita ke rumah sakit,” Awan tak mau dipindah tangan. Dibujuk pun tak mau.
“Ya sudah, aku aja yang bawa mobil,” Wiwien meminta kunci mobil pada Tonny. Dia tak ingin Awan makin rewel kalau mereka bersikeras.
Wiwien membuka mobil Tonny. Dia kaget ketika melihat ke jok belakang yang diatur hanya untuk tidur Awan. ‘Dia sedemikian siap menjemput Awan. Lalu simbok mau duduk dimana?’ pikir Wiwien.
__ADS_1
Tonny masuk ke kursi depan sisi kiri. Dia memangku Awan yang erat memeluknya. Wiwien menuju rumah sakit besar di Magelang. Dia tak ingin bila anaknya harus dilempar ke rumah sakit lain bila peralatan rumah sakit yang dia datangi kurang lengkap. Dia segera mendaftar ke bagian dokter specialis anak.
“Sudah sejak kapan dia panas seperti ini?” tanya dokter lelaki cukup umur yang masih terlihat gagah.
“Sejak kemarin dia panas. Tapi nafsu makannya sudah menurun sejak tiga hari lalu,” jawab Wiwien.
“Dia terkena infeksi radang tenggorok. Bisa saja iritasi awal karena faktor makanan dengan banyak zat yang tak biasa dia konsumsi. Bisa jadi karena rangsangan seperti banyak teriak,” dokter mencoret-coret keterangan di data pasien dalam laptopnya.
Dia mengirim data tersebut ke apotik. Sekarang dokter tak menulis resep di kertas. Tinggal anda ambil saja obat di apotik setelah membayar.
“Nanti perhatikan di petunjuk obat ya. Ada yang anti biotik itu harus habis. Yang vitamnin silakan saja mau diminum bagus. Tidak diminum ya mubazir karena anda telah membelinya dan itu bagus untuk kesehatan anak anda,” jelas dokter.
Ha ha ha, itu sama juga bo’ong Dok. Bilang aja semua harus habis.
“Ambil obatnya di apotik yang mana Sus?” tanya Tonny.
“Untuk poli anak ke apotik B atau C saja Pak. Apotik B dari selasar ini ambil jalan kekiri nanti ada petunjuknya. Kalau apotik C ada di belakang rumah sakit,” jawab suster yang ditanya oleh Tonny.
Tonny menuju apotik B. dia memberitahu nama pasien, petugas menunjukkan jumlah yang harus Tonny bayar sebelum racikan di buat.
Tonny duduk diam di depan apotik. Awan tertidur dalam dekapannya. Rupanya lelaki kecil itu terlalu lelah menangis.
__ADS_1
“Apa akhir-akhir ini Awan sering teriak? Apa kamu tidak awasi makanan yang masuk ke mulut Awan lagi?” tanya Tonny pelan pada seorang ibu yang sedang merasa sangat bersalah dan duduk disisinya.
Tonny tahu, Awan adalah segalanya bagi Wiwien. Tapi mengapa Awan bisa berteriak atau makan sesuatu yang tak bagus bagi kesehatannya? Ada apa dengan Wiwien sehingga attensinya untuk Awan berkurang sangat jauh?
“Aku tahu Awan bukan anak kandungku. Tapi apa aku enggak boleh sayang ama dia? Apa aku salah kalau aku tanya penyebab Awan sakit?” desak Tonny.
Wiwien tambah merasa bersalah. Satu minggu ini dia memang lebih sering melamun daripada mengurus Awan. Dia sudah ingin kembali ke Jakarta, tapi dia tak sanggup bertemu Tonny lagi.
Itu sebabnya Awan sering berteriak memanggilnya. Bahkan Awan sering menjerit menangis karena apa yang dia minta tak diperhatikan oleh Wiwien. Sering Awan minta mobilan, Wiwien memberikannya pesawat malah pernah dia berikan pisang. Saking tak konsentrasi pada permintaan Awan.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL BETWEEN QATAR AND JOGJA YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL BETWEEN QATAR AND JOGJA ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
__ADS_1
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta