
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Wah hebat anak Mama,” Seroja memberi tanggapan pidato Joko.
“Jadi ragu nih Mama, mau ngelamar kamu nanti dikira karena hartamu, seloroh Seroja.
“Ha ha ha Mama, apaan sih? Enggak usah dilamar lah Ma, langsung nikah aja,” jawab Wiwien santai.
Akhirnya semua happy diacara selametan wisuda Wiwien itu. Arno dan Teguh makin yakin kalau Joko dan Iis memang menyayangi Wiwien dengan tulus. Jadi kalau nanti Joko yang menerima lamaran dan mengadakan resepsi pernikahan Wiwien ya jangan disalahkan. Karena Wiwien ‘dibuang’ Iin, Seroja dan Iis menerima Wiwien dengan senang hati.
***
“Besok bikin kejutan ke Onny yok Wien. Kita ajak makan siang. Jemput dia di kantornya,” ajak Seroja sore ini.
“Besok aku enggak bisa Ma. Ada konsumen yang minta ketemu karena pengen pesan paket ayam dalam jumlah banyak untuk ulang tahun anaknya,” jawab Wiwien. Bukan menolak jalan dengan Seroja. Tapi dia sudah punya janji dengan orang lain.
“Lusa atau hari berikutnya aku bisa Ma,” Wiwien memberi alternative pilihan. Sebelum mbok Ranti mudik sesuai izin bulan lalu.
“Oke, lusa saja ya,” pinta Seroja.
“Iya Ma, pakai mobilku aja ya. Aku jemput mama jam sepuluh di rumah, sekalian aku belanja buat oleh-oleh simbok yang mau mudik,” sahut Wiwien.
__ADS_1
***
“Mana Onny? Kenapa kamu keluar lagi?” tanya Seroja melihat Wiwien kembali keluar dari kantor Tonny dengan wajah sendu.
“Mas Onny ada tamu Ma,” jawab Wiwien lirih. Wiwien berupaya tak meneteskan air mata didepan Seroja. Wiwien dengan jelas melihat Pricilla dan Tonny berpelukan mesra di ruang Tonny.
Seroja merasa ada hal yang tak diinginkan. “Kamu diam disini, biar Mama yang panggil Onny.” Seroja langsung turun dari mobil dan masuk ke kantor anaknya.
***
“Jadi ini yang buat Wiwien kembali keluar? Kamu bertemu dengan sampah itu Onny?” gelegar suara Seroja mengganggu ruang kerja Tonny yang sedang memberi tissue pada Pricilla.
“Apa maksud Mama? Mana Wiwien?” tanya Tonny bingung.
“Mama enggak tahu kamu sedang apa dengan sampah itu saat barusan Wiwien kesini. Tapi Mama kecewa padamu Onny,” Seroja tak peduli apa tanggapan anak buah Tonny karena Seroja berdiri didepan pintu ruang kerja Tonny yang tak dia tutup.
“Ma sabar. Apa maksud Mama?” Tonny mendekati Seroja. Dia tak ingin Seroja kembali sakit.
“Tanya pada ibu dan ayah perempuan sun-dal yang mendatangimu dan memelukmu erat didepan tunangannya. Apa yang kedua orang tuanya buat sehingga adikku mati bunuh diri. Tanya pada perempuan sia-lan yang sekarang kembali berbuat sama padamu agar kamu jauh dari Wiwien.”
“Mulai sekarang jangan pernah temui mama dan Wiwien lagi,” Seroja langsung keluar sambil membanting pintu ruang kerja Tonny.
“Ma …,” Tonny mengejar Seroja. Dan sesampai di lokasi parkiran, mobil Wiwien sudah tak ada. Tonny melihat Seroja langsung naik taksi yang kebetulan menurunkan penumpang.
“Ada apa lagi ini? Mengapa mama semarah itu pada Pricilla? Dan apa tadi mama bilang? Wiwien sudah masuk ke ruanganku lebih dulu? Artinya Wiwien masuk saat Pricilla menangis dalam pelukanku?” Tonny terus bergumam sambil masuk ke kantornya.
__ADS_1
“Kamu urus klien yang sekarang ada di ruangan saya. Kalau bisa tolak saja kasusnya. Saya enggak mau mama saya kembali sakit,” Tonny tak masuk kembali ke ruangannya dimana Pricilla berada. Dia hanya menghampiri ruang sekretarisnya.
Lalu Tonny kembali keluar kantor dan menuju basement tempat mobilnya diparkir. Dia sejak tadi mencoba menghubungi nomor ponsel Wiwien tapi sudah tidak aktiv.
***
“Mbok, bereskan baju Awan dalam koper besar untuk pergi selama satu bulan. Masukkan dua mainan yang paling dia suka juga sepatu dan baju hangat,” Wiwien langsung menghubungi simbok sebelum dia mematikan ponselnya.
Begitu tiba di ruko Wiwien langsung memesan taksi online dengan ponsel usahanya. Dia langsung beberes pakaiannya dalam koper besar, charger dan semua yang dia butuhkan. Selesai dia beberes taksi datang.
“Mbok, kalau ada yang tanya bilang enggak tahu saya kemana. Dan mbok Ipah jangan pernah kasih tahu nomor telepon saya ke siapa pun baik ke ibu atau ayah saya atau ke mas Tonny dan ibunya. Nomor itu hanya untuk mbok Ipah. Kalau nomor itu ada yang tahu, artinya mbok Ipah yang mbocorin.”
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
__ADS_1
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta