Adventure Of Lord Lausius

Adventure Of Lord Lausius
Episode 109


__ADS_3

HAI!! HAI!!


Kali ini author datang dengan sapaan khusus pada pembaca. Hm, bukan apa-apa sih, hanya sedikit membahas mengenai novel absurd ini hehehehe. Jika menurut pembaca tidak penting, tidak baca pun tak apa-apa. Hanya sebuah guyonan receh dari author. Oke, langsung saja pada intinya yah.


Sebenarnya author malas mau ngetik novel ini, apalagi terlihat seperti tidak ada pembaca terlebih like-nya sedikit banget. Berhubung novel ini sudah terikat, mau tak mau author harus menyelesaikan novel ini. Jadi, aku lanjutkan lagi tulisan ini. Demi pembaca yang sudah menantikan kelanjutan novel ini, maka aku siap begadang demi menulis novel ku yang terbengkalai.


Pssst... Sebenarnya author tidak mempermasalahkan apakah kalian berkomentar atau tidak. Soalnya author jarang buka aplikasi mangatoon kalau sudah di update. Hihihi.... Author lebih sibuk pada dunia pekerjaan alih-alih bekerja di dunia online.


Ehm, jelek sekali novel ini. Hehehehe, iya sih. Author sadar, soalnya ada banyak novel sejenis yang viewnya sudah masuk jutaan dan lebih bagus dari novel ini, sementara novel ini masih terpaku di view di bawah lima puluh ribu viewer. Karena novel author kurang minat di baca mungkin.


Author nggak berkecil hati kok kalau nggak ada yang baca, hanya saja. Ehm, gimana ya, aku suka kalau ada yang menantikan karya perdana ku untuk terus update. Jadi, meskipun ada satu dua orang yang membaca, tetap aku hargai. Artinya mereka menikmati karya ku.


Sedikit spoiler dari author. Sebenarnya, novel ini sudah aku tulis sejak sekolah menengah pertama. Pertama kali novel ini ingin Author published dengan dua judul. Pertama, Judulnya THE PRINCE OF THE SEA dimana dalam judul ini pemeran utamanya sudah menikah dengan seorang wanita pujaannya yang sangat cantik jelita.


Pangeran air ini bernama Lausius yang menikahi putri Mariana. Dimana dia adalah dewa air yang mengatur berbagai berkah dan bencana sekitar laut. Hingga suatu hari, di malam penobatan dewa air pangeran Lausius, tiba-tiba saja permaisuri dewa, putri Mariana di culik oleh adiknya sendiri.


Dia bernama Dasius, di mana dia tidak terima jika kakaknya menjadi seorang raja dari segala dewa air. Inti dari cerita The prince of the sea adalah di mana pangeran masuk ke dunia modern mencari sang istri.


Nah untuk judul kedua yaitu. SARANJANA, dimana novel ini sama seperti novel THE PRINCE OF THE SEA. Namun bedanya adalah di sini kebalikannya. Dimana Sean masuk ke dalam dunia peradaban masa lampau, sedangkan pangeran Lausius masuk ke dunia modern. Nah, untuk alur kedua novel ini jauh berbeda sama sekali diantara dua judul. Hanya penamaan tokoh saja yang sama.


Sean adalah Lausius, keduanya beda. Bedanya adalah kalau di judul the prince of the sea, Lausius—nya adalah seorang dewa. Namun Lausius di novel Saranjana berubah menjadi seorang pangeran yang banyak di incar oleh mereka yang butuh aura pangeran. Di sini pangeran Lausius di buat dalam versi wajah super tampan karena dia mampu menarik perhatian siapa saja yang ingin memilikinya.


Karena bimbang memilah keduanya seperti apa agar menjadi novel. Maka author buat sebuah keputusan untuk menjadikannya sebuah karangan fiksi berjudul SARANJANA.


Saranjana sendiri mengambil nama dari kota ghaib di Kalimantan Selatan. Tepatnya di kota baru, yang tidak jauh dari kota Banjarmasin.


Nah, kenapa author memakaikan nama kota ini sebagai judul novel? Alasannya sih sederhana.


Yaitu, author ingin mengangkat sebuah kebudayaan atau urban legend asli Indonesia. Jujur, walau author bukan asli Kalimantan, tetap saja author butuh referensi dan sedikit riset mengenai kota ini. Apalagi katanya kota ini di huni oleh jin.


Karena hawa ghaib ini, entah kenapa author justru senang mengimajinasikannya menjadi sebuah novel petualang fantasi di selipi sedikit aksyen laga.


Saranjana ini menurut author sangat unik. Nah, oleh karena itu, karakter Sean di buat versi Asia. Mengingat Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar di Asia, maka jadilah novel ini.


Kenapa Ibu Sean di buat orang Indonesia. Hm,, karena Indonesia adalah negara yang unik, kaya akan kebudayaan, oleh karena itu aku suka menulis gaya cerita yang berlatar belakang Indonesia. Dan aku pikir Ibu Sean mewakili wajah wanita Indonesia dalam cerita ini. Meskipun yang lain pakai kota-kota di luar Indonesia. Aku percaya, meski tidak memakai kota-kota keren lainnya di dunia, asal menggunakan nama Indonesia di dalamnya bisa membuat orang akan bangga.


Bangga kalau penulis menggunakan nama kota di Indonesia, itu artinya orang-orang yang membaca novel ku bisa ikut membayangkan kalau kota di Indonesia, seperti ini. Bisa di bayangkan kalau misal aku sebut kota Bekasi, pasti kalian bisa banyangkan kalau kota di provinsi Jawa barat ini adalah kota metropolitan. Dan begitulah......


Semua yang aku tulis di sini adalah fiktif. Utamanya nama-nama tokoh, semua itu berasal dari imajinasi ku sendiri. Tidak mengutip sejarah mitologi Yunani atau apapun itu. Soalnya aku search beberapa kata di Mbah Gugel, dan yah, sama. Seperti Driyad, nimfa, dsb, ternyata ada kesamaan nama dengan makhluk mitologi Yunani. Oh, menyesalnya aku memberikan nama itu.


Padahal sebelumnya aku nggak berharap ada kaitannya dengan hal semacam itu. Oh, iya. Jadi, nama tokoh sudah di tetapkan dari dulu, sehingga jika mirip dengan nama mitologi Yunani harap di maklumi yah. Aku nggak mengutip dari kisah manapun, semua aku tulis langsung dari pikiran ku. Itu sebabnya, aku nggak mau merubah nama para tokoh walau ada kemiripan dengan nama mitologi Yunani.


Semua di dalam novel ini fiktif, kecuali kota Saranjana yang masih mitos. Karena aku suka sejarah, (hehehehe maaf curhat dikit) karakter Sean yang suka akan cerita misteri zaman lampau itu adalah dari sifat ku. Yes, author mengintuisi diri dalam karakter Sean.


Maka jadilah, ada sedikit sejarah yang aku tulis walau fiktif. Nah, ide menulis ini kadang hilang kalau lagi sibuk-sibuknya kerja. Apalagi pekerjaaan ku mengenai hitungan uang. Oleh karena itu, ide menulis novel ini kadang hilang di gantikan dengan hitungan uang yang kadang nyelip nol-nya. Dan aku sampai bingung kalau pekerjaan yang berkaitan dengan uang bisa hilang biar satu, auto di potong gaji wkwkkw. Sampai pada akhirnya aku butuh beberapa waktu buat mikir ide melanjutkan lagi nulisnya. Menulis novel light seperti ini sungguh menguras otak untuk terus berpikir.


Jujur, aku siang malam nulis novel ini. Oleh karena itu kadang aku stress kalau nggak nulis biar satu kata pada novel ini. Rasanya apa yang aku rencanakan nggak kelar kalau nggak di selesaikan. Jadi, aku nulisnya di barengi kerja yang begitu padat, kadang seharian nggak pegang hp.


Sejauh ini, menulis novel fantasi ini adalah yang paling sulit yang pernah aku buat. (kkkkk) sebenarnya ini novel perdana, jadi agak bingung mau buatnya seperti apa. Apalagi nggak ada inspirasi dari film, jadi agak sulit memikirkannya. Aku setiap kali buntu ide dalam menulis, biasanya main game yang sulit. Seperti puzzle, game misteri pembunuhan, game bangun kota, game pertarungan dll. Karena di situ adalah ide ku sering mengalir. Kadang aku main game yang sedang tren, yaitu game cacing. Dari game—lah inspirasi ku muncul.


Kalian mungkin bertanya-tanya? Kenapa di novel ini aku bahas emas. Itu sebenarnya karena aku sering teringat tambang emas di Papua. Entah kenapa dia selalu ingin di masukkan kedalam novel ini. Hehehehe, maafkan yah, aku agak bebal, suka nulis kekayaan provinsi.


Sebenarnya author ingin menyelesaikan novel ini secepatnya di episode seratus saja. Tapi kalau di episode segitu, jujur, endingnya ngegantung. Ah, pasti nggak enak banget kan, apalagi endingnya nggak jelas. Nah, jadi aku update perlahan-lahan walau kadang kesal sering hilang ide buat nulisnya.


Oh, iya. Aku update—nya sesuka hati. Tapi bukan berarti aku nggak bertanggung jawab buat nulis novel ini. Tapi—pekerjaan yang membuat aku seperti di buru waktu.


Nah, kali ini author mau menunjukan beberapa karakter dari pemeran novel ini. Jika kalian merasa kok animasi Thor?


Oh maaf. Karena sejak awal, imajinasi menulis novel ini adalah fantasi animasi. Oleh karena itu aku pakai visual animasi. Alasannya simpel sih, karena aku suka bingung kalau pakai visual yang benar-benar manusiawi. Setiap cari referensi gambar, yang terbesit dalam otak ku adalah gambar animasi.


Sekali lagi, semua yang ada dalam novel ini hanya imajinasi dan fiktif. Semoga tidak salah dalam mengartikan setiap apa yang terkandung dalam novel ini. Juga maaf kalau visual tokohnya aku buat versi animasi 3D.


Oke, dari pada bahas sesuatu yang panjang lebar. Sebaiknya langsung saja di lihat visual animasinya. Anggap saja kalau kalian sedang menonton animasi sungguhan.


SEAN LEANDER FUJIOKA HOU



Nah, jadi dia adalah tokoh senternya. Sean adalah remaja yang jenius, suka pada misteri dan pemecah suatu misteri yang menurut orang lain sulit di ungkap. Sean adalah dia yang selalu membuatnya di hormati. Tapi dia tidak sadar, karena orang tuanya tak berkata siapa dirinya.


JESSICA PATTINSON MULLER



Dia adalah gadis yang suka petualangan. Dia gadis yang berpikiran terbuka dan bebas. Jessica keras kepala, tapi dia pemberani. Dia ingin mengatakan pada dunia kalau wanita itu tidak semuanya lemah. Hanya kurang dukungan dari orang-orang sekitar yang membuat wanita itu menjadi lemah. Oleh karena itu, Jessica ingin sekali mengungkapkan kepada dunia, bahwa sebenarnya dunia masih ada wanita pemberani seperti dirinya.


EDWARD JOSEPH CULLEN A.K.A EED



Dia adalah remaja yang ingin tahu pada segala hal yang membuatnya makin penasaran. Dia adalah sahabat terbaik yang pernah di miliki Sean, walau dia kadang kekanakan. Eed tinggal bersama sang Ibu sebagai penjual kue, dia kehilangan sang Ayah kala melakukan perjalanan ke Afrika. Oh, Eed adalah remaja yang suka bertingkah manja di depan sahabatnya, Sean. Meskipun dia kadang bersikap kekanakan, tapi Eed adalah teman yang pengertian.


YUDHAR



Dia adalah remaja yang suka bertengkar dengan Jessica. Hump, ilustrasi di atas adalah saat dia keluar dari sungai Osirus. Dia berbeda jauh dengan Yudhar yang terlihat kucel dan gembel di mata Jessica. Yudhar adalah anak hutan, dia mengakui diri seperti itu di hadapan kedua anak kota itu. Saat berendam di sungai Osirus, tubuh gembel Yudhar berubah total menjadi agak menawan.


CRYPTO


__ADS_1


Si tampan Crypto. Oh, ngomong-ngomong, semua orang yang Sean lihat tampak menawan. Karena mereka bukan jenis manusia ataupun bidadari. Mereka terlahir dari berbagai bentuk. Oleh karena itu, rupa orang-orang ini terlihat menawan. Bisa di bilang mereka adalah kaum Peri, jadi itulah kenapa mereka nampak menawan.


DEWI HANDITA



Pimpinan segala Marmaida. Dewi para duyung di sungai Osirus, sekaligus putri Asparos. Dia adalah Dewi yang bijaksana bahkan memiliki kekuatan sihir yang cukup tinggi. Dia di anggap sebagai Dewi kecantikan tingkat atas. Dewi Handita adalah Dewi yang mampu mengeluarkan air mata berlian.


DEWI RHODES



Dewi hutan. Rhodes adalah Dewi yang di anugerahi kecantikan. Menyeimbangkan seluruh alam khususnya hutan, dan tumbuhan lainnya. Dia adalah Dewi dari segala Nimfa. Dia bertugas menjaga kesuburan hutan, bahkan bunga yang di anggap setara dengan kecantikannya adalah sejenis bunga sakura. Bunga berwarna merah muda adalah lambang dirinya.


DEWI HEKSODUS****



Si cantik pemilik kuil Heksodus. Dia mampu merubah penampilannya dari cantik menjadi tua dan sebaliknya. Dia telah bersembunyi di kuil Heksodus selama ribuan tahun.


DEWI PHAROS



Sang Dewi pemilik lembah Pharos. Dia cantik, dengan aura keberanian yang kuat. Dia cukup di segani, sekaligus Dewi perang yang mumpuni. Kadang dia di juluki Dewi batu, karena kemampuannya dalam mengubah apapun menjadi batu. Dia adalah Tuan yang di abdi oleh CRYPTO.


DEWI SHADES



Dewi kecantikan. Merupakan Dewi yang ikut berperan dalam pertempuran Troya. Dia yang pertama dalam menghukum kaum Manun menjadi buruk rupa. Dia terkenal tegas, sekali membuat keputusan, tak ada yang berani menentangnya.


ELIUS



Pemimpin kaum Gort dan para kaum Hurian. Ambisius dalam memenangkan pertempuran Troya selama 3000 tahun. Mendapatkan kekuatan Lausius muda adalah keinginannya yang tak bisa di tahan. Lausius merupakan hasrat terbesar yang ingin dia kuasai. Dia bersekutu dengan iblis demi mencapai tujuannya mendapatkan Lausius yang melegenda berkat pesona dari aura tubuhnya.


GORDON



Di juluki sebagai benteng perkasa, karena dia tangguh dan ahli dalam Medan pertempuran. Dia kuat bertulang besi, sehingga di cukup di segani oleh kaum-kaum Hurian. Selain ahli perang, dia juga panglima perang di pusat kota.


REUS DAN ZEINA



LORD SHUTANHAMUN MUDA



Ilustrasi Lord Shutanhamun muda. Usianya sudah beribu tahun. Di hadapannya, sejak Lausius pertama hingga Lausius ke sembilan puluh delapan. Dia menyaksikan seluruh anak keturunannya mati di pertempuran Troya. Pertempuran yang terjadi selama tiga ribu tahun sekali.


EDNA MUDA



Ilustrasi Edna atau Ibu Sean ribuan tahun yang lalu. Edna adalah putri Lord Shutanhamun yang terakhir. Setelah peperangan besar Troya tiga ribu tahun yang lalu, Edna di biarkan oleh Ayahnya meninggalkan kota Saranjana. Wanita itu di perintahkan menjaga Lausius yang tengah dia kandung. Kehidupannya di dunia yang berbeda bahkan modern dari kota saranjana, membuatnya hampir lupa kalau dia masih terikat pada pertempuran besar itu.


HEYDEN MUDA



Ilustrasi HEYDEN muda/ Ayah Sean (Dean Fujioka)


Suami Edna ini dulunya adalah panglima perang terhebat yang pernah di miliki Lord Shutanhamun. Tapi, dia harus berakhir pada kematian saat menyelamatkan putrinya, Edna. Karena begitu besarnya cinta Edna pada Heyden, Lord Shutanhamun akhirnya menghidupkan dia kembali. Namun, tubuhnya hancur, sehingga Heyden harus menggunakan tubuh lain agar jiwanya tidak rusak. Hingga Heyden harus menjaga baik-baik tubuh barunya itu.


GORT



****



****



Mereka adalah makhluk yang mengincar Lausius. Para Gort tinggal di lembah yang di beri nama Lorde de Gort, dimana lembah di sana sangat panas. Mereka memburu Lausius atas perintah Elius. Tubuh Lausius akan di persembahkan kepada iblis sebagai penyempurna kekuatan Tuan agung mereka.


PENYIHIR BUTA



Penyihir buta yang pertama. Dia yang pertama kali bertemu dengan Sean di goa saat bertemu dengan makhluk mengerikan, Mosarus.


PENYIHIR BUTA (MOOR)


__ADS_1


PENYIHIR BUTA (DI HUTAN KEGELAPAN)



Penyihir buta yang di bunuh Sean di hutan kegelapan saat dia mencoba menggoda Sean. Mereka ahli dalam memikat pria-pria menawan, oleh karena itu. Sihir mereka sulit di patahkan kecuali mereka yang sudah di pikatnya mati.


Obsesi terbesar mereka adalah menikah dengan Lausius. Melalui ketampanan Lausius yang agung, mereka berharap bisa mengembalikan wajah cantik mereka. Para penyihir buta tidak bisa berhenti pada tujuan mereka, kecuali salah satu Lausius jatuh kedalam Pikatan mereka. Dan Lausius muda yang terakhir adalah hasrat terbesar mereka. Karena melaluinya lah mereka bisa mencapai tujuan mereka.


ULI



Satu-satunya gadis dari kaum Manun yang tidak terkena kutukan oleh ketiga Dewi kecantikan. Saat itu dia menjadi pelayan di istana Sadon. Sehingga bencana besar itu tidak berdampak baginya.


LAUSIUS PERTAMA (SAUDARA SEAN)



Lausius kedua.



Lausius ketiga



Lausius keempat



Lausius kelima



Dari manuskrip tua miliki kaum Hellian yang di tulis ribuan tahun lalu. Di jelaskan bahwa dunia akan mengalami perpecahan, peperangan, pembunuhan dan juga penjarahan yang berakibat menuju kekacauan.


Bumi akan bermandikan darah, tanah seakan merasa gembira kala darah-darah tumpah menyuburkan tanah. Kekacauan itu tidak akan berhenti hingga terlahir seorang ksatria yang membebaskan bumi dari pertumpahan darah itu.


Akan ada masanya, akan tiba waktunya. Terlahir sembilan puluh sembilan pemuda yang menawan. Mereka terlahir dari cahaya. Setiap dari mereka akan mengembankan misi yang sama, hingga mereka kembali menjadi cahaya. Jiwa mereka terbakar, tubuh mereka akan hancur, mereka kembali ke asal mereka. Yaitu cahaya!


Mereka adalah, Lausius. Sembilan puluh sembilan pangeran dari keturunan tertinggi tanah Saranjana, Tuan agung—Shutanhamun.


Para Lausius memiliki umur pendek, selamanya takdir mereka hanya akan menanggung beban yang berat.


Dalam manuskrip tua Herenoid, tertulis kata Lausius. L—A—U—C—I—U—S yang berati kalimat. Lord Shutanhamun menyairkan kalimat merdu kepada petinggi langit, agar bisa membantunya memberikan sebuah keturunan yang abadi.


Namun langit tak bisa mengabulkan permintaannya melalui kalimat yang dia ucapkan walau terdengar sangat merdu. Tidak akan ada anak keturunan Shutanhamun yang abadi. Semuanya fana, mereka akan mati. Mereka akan kembali dalam bentuk asal, jiwa mereka akan terbakar.


Tetapi—ada pengecualian di dalamnya. Langit akan memberikannya keturunan yang di bentuk dari cahaya suci. Meskipun tidak abadi, namun berkat kebaikan langit, mereka akan menghadiahkan sembilan puluh sembilan anak-anak lelaki berparas tampan kepada Shutanhamun yang setia memuji langit.


Kesembilan puluh sembilan anak itu di beri nama—LAUSIUS—Yang berarti—KALIMAT. karena asal penamaan mereka adalah dari kalimat yang di syairkan oleh Shutanhamun.


Kaum Herenoid benar-benar sudah memastikan kalau Lausius akan menjadi tonggak awal perang besar antara iblis dan kaum peri penduduk kota Saranjana.


Tanah kesuburan yang telah memberikan berkah memalui sungai emas, Mossapus. Kelahiran setiap Lausius sudah di tulis dalam manuskrip tua Herenoid. Seperti kalimat, penyembahan jiwa Lausius pada iblis mampu membuat energi penyembahnya semakin kuat tak tertandingi.


Hingga peperangan itu akan usai, jika takdir Lausius yang terakhir lenyap menjadi cahaya.


Dalam kalender dewa dan dewi. Angka kelahiran Lausius muda yang terakhir adalah tahun bunga lotus/Rose biru. Kadang di sebut bunga surga. Bungan yang hanya tumbuh di istana awan, millik para petinggi langit.



Kelahiran Lausius muda yang terakhir, di tandainya dengan kekacauan besar yang mengguncang tanah Saranjana. Kehadirannya akan di ketahui oleh siapa saja sebagai berkat.


Seluruh Lausius yang terlahir, memiliki kalender angka berbeda-beda. Namun di kalender bunga surga, menjadi kalender yang paling langka. Kalender yang hanya muncul dalam waktu ribuan tahun sekali dalam perhitungan langit.


Tiga ribu tahun yang lalu, seorang anak keturunan Shutanhamun bernama Edna melarikan diri ke dunia lain. Meninggalkan tanah kelahirannya menuju dimensi yang lebih maju peradabannya.


Demi menyelamatkan anak keturunan Shutanhamun dari kejaran prajurit Elius, Edna menyerahkan seluruh jiwanya. Dia berharap kalau dulu dia mati di tangan pimpinan Gort, tapi sayangnya dia tidak bisa melakukannya. Ada Lausius terakhir yang ada di kandungannya. Kilatan cahaya itu membuatnya harus membesarkan dan merawat Lausius.


Manuskrip tua Herenoid sudah memprediksi kapan semua itu terjadi. Perang tiga ribu tahun itu akan kembali dalam waktu yang tak begitu lama. Perang besar yang akan mengubah keadaan kota Saranjana.


Hanya ada satu yang bisa di andalkan dalam perang ini. Lausius—yang agung. Dialah ksatria yang di harapkan menjadi tonggak awal kebangkitan perang Troya. Mengembalikan kesuburan dan kemakmuran tanah Saranjana. Mengalirkan kembali anak sungai emas, Mossapus hingga ke seluruh negeri. Membuat awan Metis tetap cerah, melindungi penduduk kota dari badai bencana dan petir.


Mengembalikan abad kejayaan Saranjana, adalah misi Lausius. Perang Troya, akan tiba.


BERSAMBUNG


Lain kali kalau ada inspirasi buat memilih visual tokoh yang real, pasti akan aku update. Untuk saat ini, aku pakai gambar animasi dulu. Semoga kalian mengerti dengan jalan cerita ini. Pasti ada di antara kalian ada yang bingung dengan jalan ceritanya.


Oh, aku berharap kalian bisa berimajinasi dengan cerita ini. Walau aku sadar, kalau novel ku terlalu membingungkan bagi pembaca. (Kayak ada yang baca aja. Dasar, penulis sableng.)


Jalan ceritanya muter-muter, alurnya bertele-tele, dll. Ah, maafkan. Karena fantasi berbeda dengan romance, oleh karena itu ada perbandingan signifikan diantara keduanya.


Terus gambar-gambar di atas rada agak nggak nyambung yah. Lalu gambar Sean selalu di ulang-ulang, bahkan sudah di re—upload sampai tiga kali. Pasti kalian kesal melihatnya bukan?


Dan, kok gambarnya animasi Chi**. Oh, maafkan aku. Nanti aku upload gambar yang sesungguhnya, untuk saat ini maafkan kejahilan tangan ku. Itu pun aku dapat gambarnya dari WE*BO, KALIAN BISA LIHAT SENDIRI.


Jadi harap maklumlah yah kalau gambarnya seperti itu. Jadi aku bilang sekali lagi, kalau ada kesempatan bakal aku up yang versi nyatanya. Hump, sabar yah (padahal nggak ada yang baca wkwkwkwk)


Sebenarnya masih ada lagi tokoh-tokoh yang belum masuk. Cuma author sebutkan segitu saja. Semoga kalian suka dengan gambaran umum ini. Terima kasih sudah membaca SARANJANA.

__ADS_1


__ADS_2