
" Kenapa, kalian tidak percaya?"
" Tidak."
" Ya."
" Apa yang kau katakan, pria bodoh ini mana mungkin tuan muda kedua Rivera" Ucap Kenan sambil menatap remeh pria di depan nya.
" Kau berani sekali menghina ku, asal kau tahu saja hanya dengan satu jentikan jari ku saja, aku bisa membeli mu dengan uang dan membuat mu memohon bertekuk lutut di hadapan ku." Ucap pria itu dengan arogan yang hanya di tanggapi acuh oleh Kenan dan Keysa.
" Keysa pria mu ini dia terlalu sombong, bahkan tidak tahu tinggi nya langit."
" Ku rasa pria mu yang tidak tahu seberapa besar nya semesta." Ucap Keysa dengan nada mencibir.
Dulu saat masih tinggal di rumah keluarga ayah nya ia harus selalu bersabar dan tidak bisa membalas ejekan dan hinaan ibu dan anak itu karena dia tidak mau ibu nya menderita. Tapi setelah pergi dari rumah yang bagai neraka itu ia sangat bersyukur dan tidak perlu menahan diri nya lagi.
" Setelah kau keluar, ternyata kau semakin liar saja. Pantas saja penampilan mu berubah sekarang, mungkin kau sudah menggunakan tubuh mu untuk membiayai kebutuhan mu dan ibu mu yang sakit-sakitan itu."
Plak
" Jaga bicara mu Leta, Jika bukan karena mu dan ibu mu yang ****** itu yang merebut apa yang seharusnya ibu ku miliki, mana mungkin kami menjadi seperti sekarang. Tapi aku juga harus berterimakasih pada kalian ibu dan anak, jika bukan karena kalian yang tidak tahu malu, mana mungkin kami akan hidup lebih baik dibandingkan tinggal di rumah itu. Dan selamat juga kau telah menguasai semua yang di miliki oleh ayah bodoh mu itu."
Dia saat ini sudah tidak ingin mengakui ayah nya lagi, lagi pula mana ada seorang ayah yang tega membuang istri dan anak nya hanya karena tidak ingin kehilangan harta kekayaan saja.
" Berani nya kau.."
Wanita itu ingin menampar balik Keysa tapi untung saja di tahan oleh seseorang, Keysa menatap orang itu yang tidak lain adalah Kenan, saat tatapan keduanya bertemu ia dapat melihat senyuman konyol yang selalu Kenan perlihatkan yang membuat nya ikut tersenyum tipis.
" Nona sebaiknya kau menjaga baik-baik sikap mu itu, jika lawan mu orang yang tidak boleh kau sentuh, mungkin kau akan menangis darah setelah mengetahui kebenaran nya"
Kenan tetap saja Kenan, pria itu mengatakan semua kata-kata tersebut pada wanita di depan nya seakan yang dia katakan hanya permainan anak-anak, ekspresi nya yang konyol hanya membuat orang yang menjadi lawan nya marah tanpa alasan.
" Sayang, apa yang kau lakukan cepat bantu aku. Para rakyat jelata ini begitu berani menyentuh ku hiks hiks" ucap Leta pada pria yang di samping nya sambil menangis seakan dia yang sedang di aniaya.
" Sialan berani sekali kau menyentuh kekasih ku, aku bisa saja mengusir mu dari negara ini jika kau terus membuat masalah dengan ku." Ucap pria itu dengan muka merah padam.
Selama ini setiap orang yang mengetahui dia merupakan tuan muda kedua Rivera. Semua orang akan langsung bersujud dan menghormati nya, bahkan tak jarang yang berlomba-lomba ingin menjilat nya. Tapi saat ini, berani sekali dua orang biasa malah bersikap acuh dan tak peduli pada nya.
__ADS_1
Lakukan saja jika memang kau bisa, tuan muda kedua Rivera yang terhormat" Ucap Kenan sambil tersenyum misterius dan malah terkesan mengejek.
" Pelayan apa yang kau lakukan, cepat minta petugas keamanan untuk kemari dan mengusir mereka berdua." Seru Leta Dengan kesal
" Maaf Nona, mereka adalah pelanggan, kami tidak mungkin bisa mengusir mereka begitu saja." Ucap pelayan yang tadi melayani Keysa dan Kenan dengan sopan.
" Hei, apa yang kau lakukan.. kau sedang berbicara dengan tuan muda kedua Rivera. Jika dia tidak menyukai mereka, manager juga pasti setuju jika mereka harus di usir dari toko ini atau reputasi toko pakaian ini akan tercemar." Ucap teman nya itu dengan kesal.
" Nona, tuan muda kedua Rivera. Saya akan memanggil petugas keamanan dan mengusir mereka segera." Ujar seorang pelayan yang ingin menjilat tuan muda kedua Rivera saat mendengar pria muda itu ternyata dari keluarga bangsawan terhormat yang menguasai negara ini.
" Tidak perlu kalian memanggil petugas keamanan, jika memang pria sombong ini adalah tuan muda kedua Rivera, aku ingin menantang nya."
" Heh... Apa yang kau inginkan pria miskin." Cibir Leta dengan sinis.
" Ken.. apa yang akan kau lakukan?" Tanya Keysa berbisik di telinga Kenan.
" Kau tenang saja, tapi kau harus membantu ku juga. Oke.."
" Sayang.." Leta menatap kekasihnya dengan tatapan sedih membuat pria itu pun tidak tega .
" Baik, katakan apa tantangan nya" ucap nya dengan sombong
" Tuan muda kedua Rivera, mana mungkin akan kekurangan uang bukan!" Ucap Kenan memprovokasi.
Jangan salahkan dia, meski sikap nya selalu konyol tapi tidak ada yang pernah lolos dari jebakan nya, siapapun yang menjadi lawan nya akan mudah terprovokasi oleh perkataan nya, mungkin ini juga kelebihan nya.
" Baik aku menerima tantangan mu. Namun jika kami menang kau harus meminta maaf dan mengonggong seperti anjing, kau juga harus keluar dari mall ini sambil jongkok dan terus mengucapkan kata maaf untuk ku."
" Ya, juga dengan wanita mu itu."
" Tidak masalah. Tapi jika kami yang menang kalian juga harus melakukan hal yang sama, dan juga kalian harus terus mengatakan Kenan yang paling tampan di dunia ini." Di saat seperti ini masih saja untuk dia bersikap narsis.
" Heh.. Kami tidak mungkin kalah."
" Hmm.. namun aku harus mengingatkan toko pakaian ini adalah toko pakaian wanita bermerk, dan tentu nya harga setiap helai pakaian nya tidak akan rendah.." ucap Kenan sebelum ia menarik Keysa di ikuti pelayan yang sedari tadi melayani mereka dari belakang.
Setelah di bagian toko yang lain Keysa segera melepaskan genggaman tangan Kenan dengan paksa.
__ADS_1
" Ken, apa-apaan sih kau ini. Kenapa kau harus menantang mereka." Ucap nya kesal
" CK, kau yang apa-apaan. Apa kau pikir aku akan diam saja saat ada seseorang yang mengaku sebagai diri ku, enak aja. Aku pasti akan membuat dia malu semalu malu nya. Karena itu kau harus membantu ku agar memenangkan taruhan ini!" Seru Kenan dengan sorot mata yang begitu serius.
" Tapi kan...."
" Sudahlah, kau diam saja. Kakak cantik tolong keluarkan semua pakaian terbaru yang toko ini miliki dan biarkan dia mencoba nya." Ucap Kenan sambil mendorong tubuh Keysa agar pergi mengikuti pelayan itu.
Di panggil cantik oleh seorang pria yang memiliki wajah rupawan tentu membuat pelayan itu tersipu malu, tapi karena dia sudah sangat profesional jadi dia dengan cepat bisa mengendalikan emosi nya.
" Silahkan ikut saya nona."
Dengan terpaksa Keysa pun mengikuti pelayan itu.
Kenan pun tidak tinggal diam, ia juga ikut mencari pakaian yang cocok untuk gadis itu.
Bukan hanya pakaian tapi juga tas dan sepatu, Toko ini memang pakaian lengkap untuk wanita.
" Tas ini seperti nya cocok untuk gadis itu" gumam Kenan menatap sebuah tas berwarna putih, ukuran nya memang kecil tapi desain nya sangat elegan.
Saat dia mau mengambil tas itu, Leta Kembali menganggu.
" Aku ingin tas ini" ucap nya mengambil tas itu dengan cepat mendahului Kenan.
Kenan mengerutkan kening nya, seketika sebuah ide cemerlang muncul di benak nya. Ia pun kembali menatap deretan tas, dan ingin mengambil nya tapi wanita itu kembali mengambil tas itu mendahului dia.
" Tas ini milik ku."
" Ini..."
" Aku juga ingin yang ini."
Kejadian itupun terus berulang-ulang setelah lelah bermain Kenan pun melenggang pergi, tapi sebelum pergi ia mengatakan sesuatu.
" Sudahlah, tidak ada tas yang bagus di bagian ini. Lebih baik aku cari di bagian lain, dan semoga pria mu itu dapat membayar semua barang yang kau beli ya!" Ucap nya tersenyum sinis
Wanita itu ingin kembali menganggu Kenan tapi segera di hentikan oleh pria di samping nya.
__ADS_1
" Sudahlah jangan pedulikan pria itu" dia sama sekali tidak memikirkan perkataan Kenan, dia hanya berpikir barang-barang itu harga nya hanya beberapa juta saja, jadi tidak ada yang perlu ia khawatir kan, lagi pula pria itu juga tidak akan mungkin bisa membayar barang-barang yang ada di tempat ini.
Dia begitu percaya diri, sayang nya suatu saat nanti dia akan sangat menyesali keputusan nya ini, dia terlalu menganggap diri nya tinggi tanpa mengetahui lawan nya saat ini lebih berkuasa dari dia sendiri.