Arsksa : Love And Magic

Arsksa : Love And Magic
161. Sandera


__ADS_3

****


Di ruangan serba gelap terdapat seseorang yang kaki dan tangan nya di ikat oleh sebuah tali dan di dudukan di sebuah kursi, mulut nya pun disumpal oleh sebuah Kain, dan melalui celah jendela cahaya bulan menyorot menyinari tubuh orang itu hingga dapat terlihat jelas terdapat luka lembab dan bercak darah dari mulut hidung dan beberapa tubuh nya, wajah pria itu pun seperti pantat babi begitu sulit di kenali setelah luka-luka yang menghiasi wajah itu. Di lihat dari kondisi nya dia saat ini sudah tak sadarkan diri.


" Bangunkan dia!" suara dingin dari seorang pria memerintah seseorang.


Byurr


Sesuai instruksi dari orang itu Seseorang mengguyur pria yang terikat di kursi dengan air yang sudah tercampur garam, sehingga saat air itu terkena luka-luka pria itu akan terasa amat sangat perih.


" Arrghh.."


" Siapa kau? Dimana aku? Kenapa kalian menyiksa ku seperti ini! Jika pemerintah di bawah keluarga Knight mengetahui apa yang kalian lakukan pada ku, kalian semua akan habis... Asal kalian tau aku adalah kerabat dekat pemimpin keluarga Knight." Orang itu terus mengoceh dan berharap orang-orang yang telah menangkap dan menyiksanya segera ketakutan sehingga melepaskan diri nya saat mendengar nama keluarga bangsawan tersohor tersebut.


Tidak ada sahutan sama sekali dari seseorang, padahal dia yakin ada banyak orang di sana meski pencahayaan terlihat remang-remang, dia juga tidak dapat mengetahui wajah dari seseorang yang sedang duduk di kursi dan seakan sedang mengawasi nya seperti predator yang siap kapan pun menerkamnya. Kondisi tempat itu yang pencahayaan nya hanya remang-remang membuat orang itu tambah panik.


" Ka-kau cepat lepaskan aku, setelah ini aku akan menganggap kalian tidak bersalah dan tidak akan melaporkan nya pada tuan besar Knight."


" Bodoh!" 


Hanya kata itu yang terdengar di telinga nya, entah siapa yang baru saja berbicara.


" Kau adalah kerabat dekat tuan besar Knight?"


" Ya, ya.. kau harus melepaskan ku jika ingin selamat."


" Jika begitu bukankah membunuh mu akan lebih baik, tuan besar Knight tidak akan menemukan mayat mu, jadi mana mungkin dia akan membalas dendam."


Glek


Mendengar perkataan orang yang menculik nya suara itu terdengar seperti suara bisikan iblis pencabut nyawa membuat pria itu gemetar ketakutan sampai dia kencing di celana nya.


" Ck, Ck.. sudah tua tapi masih saja ngompol" suara lain yang terdengar mencemooh juga terdengar selain suara yang lebih mirip iblis kematian tadi.

__ADS_1


" A-apa yang kalian mau dari ku, mengapa kalian menangkap ku." Dia tidak bisa lagi berpura-pura menjadi kerabat dekat keluarga Knight, dari suara mereka tadi sudah jelas orang itu tidak takut akan keluarga Knight.


Sebenarnya siapa mereka ini!


Sebelum nya dia di usir dari kediaman Knight dan memutuskan untuk kembali pulang, tapi di tengah perjalanan ada beberapa orang yang menculiknya.


Apa semua ini ada hubungan nya dengan keluarga mengerikan itu?


" Sebagai salah satu penduduk yang memiliki perusahaan kecil di negara A, hanya dalam dua tahun dia meroket dan sangat sukses dalam bisnis nya, namun kemampuan yang kau memiliki hanya biasa-biasa saja. Dan dengan tidak tahu malu nya membuat masalah di negara lain dan ingin mendapatkan perlindungan pada bangsawan Knight. Tuan, apa yang sebenarnya coba kau lakukan, apa kau mencoba membuat dua negara menjadi bermusuhan hanya untuk masalah sepele mu itu." Terdengar suara seorang pria yang nada nya penuh cibiran.


Benar saja dugaan nya mereka dari keluarga Knight, apa mereka sudah menyadari sesuatu, tapi tidak mungkin..


" Katakan apa tujuan mu sebenarnya atau aku akan membunuh mu!"


Pria itu seperti nya sudah menyadari mereka berasal dari bangsawan Knight jadi tidak perlu lagi di sembunyikan tujuan mereka membawa orang itu kemari.


" Ka-kau tidak akan berani membunuh ku, jika a-aku tidak mengatakan apapun, ba-bagaimana pun juga Informasi yang kalian butuhkan ada pada ku."


" Heh... Kau pikir kami tidak berani membunuh mu, sungguh bodoh..."


Pria itu maju dan mencekik leher orang itu.


" Jika kau tidak memberitahu nya tidak masalah, aku hanya tinggal membunuh mu saja. Apa penting nya kau mau berbicara atau tidak" 


" A-aku akan mengatakan nya."


Nafas nya tersengal-sengal, dan wajahnya sudah membiru, jika semakin lama orang itu mencekik nya, maka dia akan segera menemui raja neraka saat ini juga. hal itu membuat nya ketakutan dan tidak bisa lagi berpikir jernih, yang ada dipikiran nya saat ini cara dia bertahan hidup meski harus menjadi pengkhianat sekalipun.


Bruk


" Itu lebih baik, jika kau begini kan mana mungkin aku akan repot mengotori tangan ku ini."


" J-jika aku mengatakan semua nya, kalian harus berjanji akan melepaskan ku."

__ADS_1


" Baiklah" ucap seseorang yang masih duduk di kursi nya dengan tenang, yang juga menunjukkan dialah pemimpin nya.


" Se-sebenarnya satu tahun lalu ada seseorang berjubah hitam muncul dan memberikan banyak uang pada ku, lalu satu tahun kemudian atas bantuan nya itu juga aku berhasil mengembangkan bisnis ku.."


" Apa imbalan nya?"


" Oh apa kau masih tidak ingin menjawab pertanyaan tuan ku.." ucap nya saat melihat pria yang di Taiwan itu malah terdiam.


" A-aku akan menjawab nya."


" Sebagai imbalan dari apa yang dia berikan, orang itu meminta ku untuk membuat konflik besar antara keluarga Knight dan keluarga Lawrence juga mencari tahu informasi tentang perusahaan keluarga Lawrence, awal nya aku berencana mengambil data-data dari perusahaan cabang keluarga Lawrence agar lebih mudah, namun siapa sangka meski hanya perusahaan cabang setelah dua kali membobol informasi perusahaan cabang keluarga Lawrence, ada seseorang yang malah mengirim virus ke perusahaan ku yang baru di bangun dan dalam satu hari semua usaha ku langsung hancur. Saat itu aku memiliki ide untuk membuat tuan besar Knight membantu ku menangani masalah, juga agar kedua negara berkonflik setelah itu. Bukankah ide ku ini sangat cemerlang, keluarga Knight yang begitu sombong pasti tidak akan terima jika salah satu penduduk nya ditindas oleh negara lain.." itulah yang dia pikirkan, tapi saat pergi menemui tuan besar Knight, tuan besar Knight malah tidak terpengaruh dan hal itu juga membuat nya sangat kesal.


" Tidak perlu di lanjutkan, katakan siapa orang itu?"


" A-aku sama sekali tidak tau siapa dia, dia tidak pernah menampakkan wajah nya, selain memakai topeng saat bertemu, yang lainnya selalu membahas nya di telepon."


" Informasi dari mu sudah cukup, selesaikan dia dengan cepat."


Mendengar instruksi dari tuan nya mereka pun segera melakukan tugas nya dan akan menghabisi orang ini.


" Ahhkk... Tidak, tolong lepaskan aku."


" Sakitt!! Bukankah kau sudah berjanji akan melepaskan ku? Dasar pembohong."


" Bukankah aku telah menepati janji ku, melepaskan nyawa mu dari tubuh nya." Suara itu terdengar sangat mengerikan di telinga nya.


Orang itupun keluar dari ruangan setelah memastikan anak buah nya menyelesaikan tugas mereka.


" Tuan, seperti dugaan mu masalah ini tidak sesederhana yang terlihat."


Kedua orang yang baru saja keluar dari bangunan kumuh itu adalah Aksa dan Liam.


" Cari tahu sosok itu secepatnya."

__ADS_1


" Baik tuan."


" Berani sekali orang luar ingin membuat masalah di wilayah ku!" Batin Aksa.


__ADS_2