
" Tapi Ra seperti nya bukan hanya aku yang menjadi tranding topik di website sekolah, di urutan kedua berita paling di cari ada Poto mu yang sedang berjalan bersama dengan Aksa" ujar Heera sambil memperlihatkan apa yang ada di laptop milik Kyra.
" Ini? ia bukankah kedua orang itu adalah Poto kalian berdua, bagaimana mungkin kami tidak menyadari nya" seru Valencia terkejut
" Kalian terlalu fokus dengan berita ku, sampai tidak melihat berita yang lain nya" ucap Heera acuh.
" Seperti nya ada seseorang yang memotret kalian saat sedang bersama" ucap Ivan ikut nimbrung.
" Kami hanya berjalan bersama, apa masalah nya" ucap Arsya acuh
" Woooww, kau tidak tahu...." Seru Kenan kembali berulah dengan segala ide kejahilan nya.
" Apa?" Tanya Arsya polos
" Meski Arion berada di urutan pertama di academy ini karena identitas nya sebagai keturunan keluarga Lawrence, tapi sebenarnya Aksa lah yang berada pada urutan pertama karena ketampanan nya, apa lagi dengan julukan yang di berikan oleh para mahasiswi" seru Kenan mulai bergosip seperti ibu-ibu.
" Emang nya apa julukan yang di miliki nya, apakah prince charming, pangeran tampan atau pangeran kodok" ujar Keysa asal
" No, no, no... Kau salah, para wanita itu memberikan julukan yang sangat menakjubkan untuk sahabat gunung es ku ini" seru Kenan melebih lebihkan.
Sedangkan Aksa yang menjadi pusat pergosipan sama sekali tidak peduli dengan Kenan yang sudah berubah menjadi tukang gosip sekarang.
Sungguh jika ada manusia yang paling tidak peduli di dunia ini, mungkin dia adalah Aksa dengan segala ketidakpedulian nya itu.
" Katakan saja, jika kau tidak ingin mengatakan nya... Ya tidak usah" seru Arsya acuh, lama-lama ia di buat kesal oleh pria itu.
" Wah mbak sekali nya ngomong pedes amat dah... Baik, baik aku akan mengatakan nya. Aksa bukan hanya di beri julukan duo prince es bersama Arion, namun ia juga di beri julukan anti wanita oleh semua orang" ujar kenan kembali bergosip
" Anti wanita? Kau pasti bercanda... Memang kami mendengar banyak gosip bahwa Aksa tidak pernah dekat dengan wanita manapun, tapi melihat ia bisa sangat dekat dengan Arsya seperti nya tidak sama dengan gosip yang beredar" ujar Valencia ragu dengan perkataan Kenan yang menurut nya mengada-ngada.
Kenan menggerakkan jari telunjuk nya ke kanan dan ke kiri" No no no.... Semua itu bukanlah gosip, itu sungguh kenyataan nya fakta nya.... Bahkan aku dan teman teman ku yang lain sampai syok saat melihat Aksa terlihat sangat dekat dengan si cewe cupu dan datar itu, iya kan teman teman" seru Kenan meminta persetujuan dari yang lain nya
" Hmm" dehem Ivan
__ADS_1
" cewe cupu dan datar!" Arsya melirik Kenan, membuat Kenan yang tadi begitu ceria entah kenapa langsung menciut saat mendapatkan tatapan dingin dari Arsya.
" ma-ksud ku, sa-at Aksa dekat dengan cewe yang begitu unik seperti mu, kami begitu ter-kejut!" seru Kenan berbicara dengan terbata-bata.
dia sendiri tidak tahu apa yang dia takutkan dari gadis itu.
" Yang di katakan si cowo tengil itu semua nya benar, saat melihat Aksa yang begitu mudah dekat dengan seorang gadis aku pun sangat syok, sampai rasa nya aku melihat hantu yang sangat menakutkan.... Ku kira selama ini dia homo ternyata dia cowo normal juga" ujar Alvan ikut ikutan kerasukan setan gosip
" Apa dia sebegitu anti nya dengan wanita?" Bisik Ezio pada Arion yang berada di samping nya
" Hmm... Dia bahkan mengupas kulit nya sendiri, karena takut sudah terinfeksi kuman akibat di sentuh oleh seorang wanita" seru Arion membenarkan, nada nya terdengar santai dan acuh membuat semua orang sulit untuk mempercayai jika tidak melihat nya langsung.
" Tidak mungkin, kau pasti bercanda" seru Darel tidak percaya
" Ya, anggap saja aku bercanda" ucap Arion acuh
" Benarkan kau hanya bercanda!" Seru Ezio mengelus dada nya sendiri, mendengarnya saja dia takut, untung saja itu cuma sebuah candaan.
" Kau mau kemana Arsya?" Tanya Kyra saat melihat gadis itu berjalan keluar.
" Baiklah pergi saja sana!" seru Heera yang sudah tidak merasa aneh lagi dengan kelakuan gadis itu.
" Jangan membuat ulah lagi, Heera!" ujar Arsya sebelum benar-benar keluar dari rooftop.
***
Di kelas Blossom Class hanya terdiri dari lima belas orang termasuk Arsya.
Arsya sedang duduk santai sambil membaringkan setengah wajah nya di meja, tidak ada yang peduli dengan apa yang sedang Arsya lakukan.
Mereka sibuk dengan kegiatan mereka sendiri, sedangkan Keysa, Elvira dan Naura juga tidak ingin mengusik ketenangan gadis itu.
Mereka bertiga sedang asik bergosip entah apa yang mereka gosipkan dari ujung barat ketimur mungkin telah mereka gosipkan sekarang.
__ADS_1
" Oh, iya. Na ku dengar akan ada kelas pelatihan beladiri dan senjata, apa itu?" Tanya Keysa
" Oh itu! Ya memang P.B.S yang artinya pelatihan beladiri senjata, dimana di sana kita tidak lagi mengandalkan kemampuan istimewa yang kita miliki tapi menggunakan kemampuan fisik kita sendiri. Kita akan di ajarkan berbagai jenis beladiri dan juga berlatih menggunakan berbagai senjata.... Apa kalian tahu apa yang paling seru dalam kelas ini?" Seru Naura
" Apa itu?" Tanya Elvira
" Kita bukan hanya akan di ajarkan oleh pelatih profesional, tapi juga oleh murid-murid Phoenix Class" seru Naura heboh
" Ciuss mie apa!" Seru Elvira ikut heboh
" Mie goreng..." ucap Naura asal
" Enak tuh, mana!" Seru Elvira dengan mata berbinar dan kedua tangan yang terbuka.
" aku serius El " sewot Naura lama-lama menjadi kesal oleh gadis itu.
" Kalian berdua pada kenapa?" Tanya Keysa heran
" Aahh... Key kau tahu apa yang akan terjadi..." Seru Elvira heboh
" Memang nya apa?" Tanya Keysa menatap kedua gadis itu dengan polos
" Ya ampun pasti bakal banyak cogan di sanalah!" seru Elvira heboh sampai membuat seisi kelas menatap nya, tapi mereka hanya memutar bola mata malas dan kembali melakukan aktivitas mereka sendiri setelah tahu siapa yang telah membuat kehebohan.
Sudah biasa!
Itulah pikir mereka.
" Kau benar.. untung nya tahun ini aku bisa mengikuti pelatihan" ujar Naura tersenyum senang.
" Memang nya ada batasan untuk bisa mengikuti pelatihan itu?" Tanya Keysa polos
" Tentu saja, hanya mereka yang sudah berada di tingkat Blossom Class dan Astro Class saja yang dapat mengikuti nya... bulan lalu aku tidak bisa mengikuti nya karena tidak naik tingkat, tapi karena bantuan Arsya aku bisa naik ke tingkat Blossom Class" ujar Naura ceria
__ADS_1
" Tapi kenapa kelas Phoenix Class juga ikut mengajar, bukankah mereka juga sama sama murid?" Tanya Keysa lagi dengan tampang polos-polos gimana gitu.
Rasa nya Naura ingin memukul kepala gadis itu, gadis itu sangat pandai dalam segala pelajaran umum, namun sangat lemot jika tentang dunia sihir.