Arsksa : Love And Magic

Arsksa : Love And Magic
146. Rencana Kenan II


__ADS_3

***


Setelah satu jam berlalu Keysa pun sangat lelah setelah bolak balik ke ruang ganti hanya untuk mencoba pakaian.


" Sudah Ken, aku tidak sanggup lagi. Kau beli saja apa yang kau inginkan, tidak perlu aku harus mencoba nya. Aku ingin mencari pakaian untuk ibu ku saja " ucap Keysa acuh dan dengan tatapan sinis.


" Tidak perlu katakan saja pada pelayan berapa ukuran pakaian ibu mu, biarkan mereka yang mengambilnya kau tinggal pilih saja."


" Oke."


Keysa pun mengikuti perkataan Kenan dan segera meminta pelayan membawakan beberapa pakaian dengan ukuran yang ia sebutkan.


" Nona ini beberapa pakaian dengan ukuran yang anda sebutkan." Ujar pelayan itu sambil membawa beberapa pakaian dengan desain yang berbeda.


Keysa melihat semua pakaian itu sangat cantik dan anggun, tapi uang nya hanya cukup untuk membeli satu pakaian saja untuk ibunya, jika tidak ia ingin membeli semua model pakaian di depan nya untuk sang ibu.


" Apa ukuran baju yang kau sebutkan benar?"


" Tentu saja, meskipun sudah beberapa bulan aku tidak pulang tapi aku masih ingat ukuran pakaian ibu ku." Jawabnya meski ia sendiri tidak mengerti mengapa Kenan menanyakan sesuatu yang menurut nya tidak penting.


" Yasudah, bungkus saja pakaian-pakaian ini, dan juga pakaian yang sudah dia coba, bungkus juga pakaian lain nya dengan ukuran tubuh dia. Oh, jangan lupa bungkus semua tas wanita yang ada di sebelah sana, serta sepatu yang ukuran nya sesuai dengan kaki nya. Bungkus semua nya." Kenan benar-benar seperti orang kalap yang membeli banyak barang hanya dengan satu jentikkan jari nya saja.


Keysa yang melihat begitu mudah nya Kenan menghamburkan uang membuat nya tak habis pikir.


" Ba-baik tuan, tolong tunggu sebentar. Kami akan menyiapkan semua nya dengan cepat, silahkan nona dan tuan menyelesaikan pembayaran lebih dulu." Ucap pelayan itu dengan penuh semangat, bagaimana pun jika ia berhasil menjual banyak barang-barang, ia juga akan mendapatkan bonus yang besar.


"Ya.."


" apa-apaan kau ini, kau seperti orang kalap yang memborong seluruh toko ini tau!" Ucap Keysa tak habis pikir dengan pria di depan nya ini.


" Anggap saja ini hadiah karena kau sudah membantu ku, lagi pula ukuran pakaian itu semua ukuran mu, sedangkan di keluarga ku tidak ada wanita selain ibu ku." Ucap nya acuh karena ia tahu Keysa akan menolak pemberian nya.


Tanpa menunggu jawaban Keysa, ia pun segera menarik tangan gadis itu menuju kasir, dimana di sana sudah ada pasangan tidak tahu malu itu.


" Keysa dimana barang belanjaan mu, apakah pria mu tidak bisa membayar nya karena itu kalian mencoba kabur dari sini!" Ucap nya mencibir yang malah mendapatkan reaksi acuh dari Kenan dan Keysa.

__ADS_1


" Barang belanjaan kami sedang di urus oleh pelayan, kami di sini tentu saja untuk membayar. Kita akan lihat siapa yang tidak bisa membayar barang nya." Sahut Kenan santuy


" heh, kau terlalu sombong.. kau harus tahu kekasih ku adalah tuan muda kedua Rivera. Bahkan jika dia ingin membeli seluruh toko ini mudah saja bagi nya, sedangkan pria mu ini selain penampilan nya yang tampan tidak ada kelebihan yang di miliki nya." Ucap wanita itu menatap Kenan dengan sinis, tapi harus dia akui wajah pria itu jauh lebih tampan dari kekasih nya.


Saat itu juga rasa nya Keysa ingin tertawa dengan keras, bagaimana bisa Leta begitu bangga pada seseorang yang mengaku-ngaku sebagai bagian dari keluarga Rivera. Sedangkan tuan muda kedua


Rivera yang asli Sendiri berada di samping nya, tapi dia juga bingung kenapa Kenan tidak langsung mengungkapkan identitas asli nya saja, dibandingkan harus bermain pura-pura bodoh dengan kedua orang ini.


" Berapa total belanjaan mereka, biarkan mereka membayar lebih awal." Ucap kenan acuh pada sang penjaga kasir.


" Total belanjaan kalian semua nya tujuh puluh juta." Sahut kasir dengan tersenyum profesional.


" Silahkan tuan ingin pembayaran menggunakan apa."


" Tunggu, benarkah total semua nya segitu?" Tanya pria itu tidak percaya.


" Benar tuan, silahkan lakukan pembayaran."


" Kenapa tuan muda kedua Rivera Masih belum bayar juga atau kau tidak memiliki uang untuk membayar nya" ucap Keysa dengan muka polos yang malah terlihat menyebalkan di pandangan Leta


" Ekhem... Biarkan dia dulu yang membayar, kita lihat apa dia bisa membayar satu barang di toko ini." Ucap nya dengan gengsi, tapi tubuhnya sudah berkeringat karena bingung bagaimana cara dia untuk membayar barang belanjaan sang kekasih yang ternyata lebih besar dari uang yabg di miliki nya.


Kenan tidak lagi membalas ucapan nya, dia malah menghadap petugas kasir dan menanyakan jumlah barang yang telah ia beli.


Keysa hanya tertunduk lesu saat mendengar Kenan sedang menanyakan harga dari barang yang telah ia beli. Ia sangat lesu karena Kenan bukan hanya membeli satu atau dua barang melainkan sudah seperti membeli seluruh isi toko ini saja, ia yakin pria itu dapat membayar nya tapi mau bagaimana membawa barang sebanyak itu.


Berbeda dengan pemikiran Keysa, wanita itu malah berpikir Kenan tidak akan dapat membayar satu pun barang yang ada di toko ini, apa lagi melihat wajah Keysa yang terlihat begitu lesu menambah rasa sombong nya menjadi semakin tinggi.


Sungguh dia seperti katak di dalam sumur..


" Tuan tolong tunggu sebentar!"


" Oke, tapi cepatlah. Aku tidak memiliki banyak waktu luang seperti tuan muda kedua Rivera ini" Sindir Kenan dengan santai.


Pria itu mengepalkan tangan nya dengan kesal, berani sekali pemuda bodoh ini malah menyindirnya di depan banyak orang.

__ADS_1


Awas saja dia akan memberikan pelajaran pada nya nanti.


" Kalo begitu, bagaimana kalo tuan ini saja yang membayar belanjaan kekasih nya lebih dulu." Ucap Keysa dengan rendah hati, tapi hati nya sedang sangat dongkol, jadi hanya bisa melampiaskan pada dua orang ini saja.


" Sayang kau sebagai keturunan bangsawan utama tidak boleh diam saja saat orang kecil seperti mereka berdua meremehkan mu, kau bayar saja barang nya sekaligus bayarkan juga belanjaan mereka, biarkan mereka melihat kekayaan keluarga mu." Ucap wanita itu dengan jengkel


" Kau diamlah.."


" Aku akan menelpon dulu, kau tunggu disini."


" Telepon saja disini, kami tidak keberatan. Tapi mungkin kau bisa kabur kapan saja jika tidak ada di sini.." Kenan terus saja memojokkan nya membuat pria itu tidak bisa menjalankan rencana nya dan hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi nanti nya.


" Oke, aku akan membayar nya.."


" Gunakan kartu ini!" Seru nya menyerah sebuah kartu ATM pada penjaga kasir dengan berat hati.


" Tunggu sebentar tuan."


" Maaf tuan saldo di kartu itu tidak mencukupi limit, apakah tuan ingin menggunakan kartu lain?" Ujar penjaga kasir dengan sopan


" Apa! Tidak mungkin, coba kau cek lagi."


Dengan tenang penjaga kasir melakukan apa yang pria itu inginkan, tapi sayang nya hak yang sama tetap terjadi dan hal itu membuat ekspresi wajah nya semakin jelek.


" Apa yang terjadi, kenapa kartu kredit mu bisa kekurangan limit."


Pria itu ingin marah dan mencaci kekasih nya dengan kesal karena telah membawa nya dan mempermalukan dia tapi saat melihat wajah polos wanita nya membuat ia luluh.


" Ibu ku selalu marah setiap hari pada ku karena membelikan mu banyak barang, jadi dia menghukum ku dengan memotong uang saku ku.. aku bisa membayar barang mu sebagian tapi kau bayar sisa nya bisakan?"


" Tapi..."


" Aku akan mengganti uang mu setelah ibu ku mengembalikan uang saku ku" ucap nya membujuk.


Kenan dan Keysa rasa nya ingin sekali tertawa melihat drama yang begitu mengharukan di depan nya, bagaimana tidak drama nya begitu memukau bahkan ini tayangan di depan mata bukan hanya sekedar live saja.

__ADS_1


" Baiklah."


__ADS_2