
" mudah saja, jebakan itu tidak membahayakan nyawa seekor binatang, dan sangat jelas di maksud kan untuk manusia. sedangkan tujuan mereka melakukan itu kau sendiri mengerti bukan."
" kau benar Sya, mereka ingin memastikan setelah aku masuk ke dalam fraksi itu apakah aku akan mudah di kendalikan oleh mereka atau tidak."
" ya, mereka tidak akan membiarkan seseorang yang dapat mengancam merusak rencana mereka."
" Jika mereka dapat mengetahui dengan mudah identitas ku, lalu apa mereka tidak mengetahui identitas mu dan Clara sebenarnya?"
" Aku dan Clara sejak kecil tidak pernah di kenalkan pada publik, dan segala data kami juga di jaga dengan keamanan tingkat tinggi. Selain kepala keluarga tiga keluarga bangsawan utama tidak akan ada yang mampu menembus nya. Jadi mereka tidak akan mengetahui indentitas kami dengan mudah, kecuali kami sendiri yang membukanya." Jawa Arsya dengan tenang.
Segala keamanan data keluarga nya juga Heera telah dia perkuat dengan sistem yang dia buat. Jadi meski seseorang ingin membobol data milik nya mereka akan di serang oleh berbagai virus lebih dulu sebelum mendapatkan informasi nya.
" Jadi begitu." seru Valencia.
Dia sendiri pernah mendengar dari sang ayah bahwa putri keluarga Lawrence dan Nixon tidak pernah muncul di publik. berbeda dengan nya yang memang pernah beberapa kali muncul meski itu di acara tertutup.
" Ayah ku meminta ku masuk ke dalam academy Blue Ocean untuk masuk ke dalam fraksi White Angels dan mencari tahu rencana mereka sebenarnya."
" Kenapa kau menjelaskan nya pada ku, meski sepuluh keluarga bangsawan utama telah berdamai setelah perang besar melawan penyihir hitam, tapi sebenarnya mereka masih merebutkan wilayah dan ingin menjatuhkan satu sama lain."
" Ya kau benar, namun aku juga tahu tiga keluarga bangsawan utama tidak pernah melakukan hal yang kotor hanya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. alasan lain nya, karena aku percaya pada mu." ujar Valencia menatap Arsya dengan tersenyum manis.
" Lalu apa kau tahu apa tujuan ayah mu meminta hal itu dari mu?"
Tidak mungkin setiap keluarga bangsawan utama mengirimkan para keturunan nya hanya untuk menyelidiki satu fraksi yang berada di dalam academy begitu saja. Karena bagaimanapun semua itu terasa seperti penghinaan bagi mereka yang merupakan seorang bangsawan.
Dan dia sendiri yakin kepala academy Blue Ocean yang telah mengetahui perasaan bangga dan sombong para bangsawan tidak akan begitu mudah meminta bantuan pada para bangsawan..
Dia sendiri belum mendapatkan titik terang mengapa kepala academy meminta bantuan seperti ini, yang lebih penting bagaimana dia bisa memastikan bahwa fraksi White Angels memang bermasalah. Jika para fraksi di academy mengetahui ini, mereka juga akan merasa takut akan di mata-matai dan di awasi setiap gerak-gerik nya.
" sebenarnya kepala academy sendiri yang dalang ke mansion kami, dan meminta agar aku mencari sesuatu dari fraksi White Angels."
" mencari sesuatu?"
" Ya, sebuah artefak kuno yang dulu pernah menghebohkan seluruh academy karena di curi oleh seseorang. meski kasus tersebut telah di tutup, tapi diam-diam kepala academy masih tetap menyelidiki nya, dan terakhir penyelidikan nya dia menemukan sesuatu yang mengarah pada fraksi White Angels. namun akan sangat berbahaya jika dia langsung mengambil tindakan tanpa adanya bukti, jadi dia pun datang dan meminta bantuan padaku. karena sebagai murid baru semua orang di academy akan lengah dan itulah keuntungan ku."
" Jadi begitu."
Dia memang pernah mendengar dari Arion tentang kasus tersebut, dan dia juga tahu artefak kuno itu bukanlah artefak biasa itulah yang kakaknya ucapkan dulu.
__ADS_1
Namun tujuan nya ternyata berbeda dari Valencia, dan seperti nya dia juga tidak mendengarkan penjelasan sang ayah dengan benar dulu. pantas saja kepala academy tidak percaya padanya dan memilih meminta bantuan keluarga Nelson yang merupakan keluarga yang dapat di percaya dari sepuluh keluarga bangsawan utama lainnya.
" O ya, aku juga ingin meminta bantuan mu." Arsya menaikkan sebelah alis nya seakan bertanya 'apa?'
" Tolong jangan beritahu ini pada Arion, bukan maksud ku ingin menyembunyikan nya, namun aku ingin aku sendiri yang memberitahu nya" ucap Valencia dengan memohon dan tatapan penuh harap.
" Tidak masalah. aku juga tidak akan ikut campur urusan kakak ku. tapi jika kau membutuhkan sesuatu katakan saja, fraksi itu tidak seputih apa yang terlihat." ujar Arsya memberikan sedikit peringatan pada gadis itu.
" aku mengerti."
****
Saat ini Keysa dan Kyra bertemu dengan kawan lama mereka yaitu Darren dan Ezio, tapi sayang reuni yang seharusnya terasa menyenangkan, namun reuni kali ini malah begitu terasa eerr mencekam. Bagaimana tidak, saat ini mereka berempat sedang di kelilingi oleh sekelompok monster serigala yang ukuran tubuh nya lebih besar dari serigala biasa.
" ggrrr.."
serigala-serigala ini menggeram dan siap kapan saja menerkam mereka, monster serigala yang mengepung mereka berjumlah sekitar dua puluh ekor.
" satu orang melawan lima ekor serigala bagaimana." seru Darren
" tidak perlu aku sendiri bisa melawan sepuluh ekor serigala" ucap Ezio dengan sombong dan narsis, lalu dia pun menunggu tatapan kagum dari gadis-gadis ini.
Namun bukan nya mendapatkan pujian, kedua gadis itu malah menatap nya malas, dan hanya seperti angin lewat.
sungguh menyedihkan!
" Kyra di belakang mu!" seru Keysa
wsush
Kyra berhasil menghindari serangan salah satu monster serigala dengan bantuan teriakan Keysa.
" terima kasih."
" sebaiknya kita tetap waspada, serigala-serigala ini tidak seperti serigala biasa, kekuatan mereka jelas tiga kali lebih kuat bahkan mereka juga mungkin bisa mengeluarkan sihir." ujar Darren
" Keysa apa kau bisa berkomunikasi dengan mereka?" tanya Kyra
" Akan ku coba."
__ADS_1
" Baik selama itu aku akan melindungi mu."
" Apa dia sungguh bisa berkomunikasi dengan para monster ini."
" salah satu kemampuan Keysa adalah dapat berbicara dengan binatang, jadi kita coba saja. melawan mereka semua juga hanya akan berakhir kalah, serigala adalah makhluk berkelompok, jadi mereka mungkin akan memanggil komplotan nya jika kita terus menyerang."
" ya, Kyra benar."
" baiklah, serahkan perlindungan pada ku."
" elemen api, lingkaran api." seru Ezio
Dia membuat mereka di kelilingi oleh api agar para monster serigala itu tidak mendekati mereka.
" mereka adalah monster kau yakin api kecil mu ini dapat menahan mereka!" seru Kyra dengan cemas.
" hei.. jangan remehkan sihir ku, aku menggunakan sihir tingkat menengah monster-monster kecil ini mana mungkin bisa melewati nya." seru eztio dengan sombong
Namun belum lama dia mengatakan itu ada dua ekor serigala yang berhasil masuk dalam cincin api yang mengelilingi mereka.
" aaauuu.."
" ah sial, sihir mu sama tidak berguna nya seperti mu!" seru Kyra dengan kesal.
Kyra segera mengeluarkan tongkat sihirnya, dia menutup mata nya seketika tongkat sihir nya memancarkan cahaya lalu tongkat itu berubah menjadi bentuk pistol kecil dan mudah di gunakan oleh seorang wanita.
dor
dor
Kyra berhasil menembak tepat di kepala kedua serigala itu, untung nya jarak monster itu tidak terlalu jauh dari tempat nya berapa jadi dia masih bisa menjangkaunya, tapi jika jauh mungkin tembakan nya akan meleset karena dia bukanlah seorang penembak jitu.
Darren dan Ezio yang melihat perubahan pada senjata Kyra sangat terkejut, mereka belum pernah melihat senjata sihir yang dapat berubah seperti itu. senjata sihir milik mereka saja tidak bisa seperti itu, jadi tentu saja mereka merasa kagum.
" waah.. bagaimana senjata sihir mu bisa berubah seperti itu?" seru Ezio dengan heboh.
yang dia tahu senjata sihir hanya satu tipe, dan jika itu berupa pistol maka dari pembentukan dan setelah jadi nya pun akan bentuk nya seperti itu tanpa bisa di rubah menjadi sebuah tongkat sihir.
" kami memiliki bantuan dari seseorang" jawab Kyra acuh, tapi tidak berniat untuk mengatakan yang sebenarnya.
__ADS_1
mereka berdua yang mendengar nya tampak kecewa, tapi mereka segera melupakan semua itu dan mulai waspada pada apa yang ada di hadapan mereka.
para monster serigala yang melihat dua kawanan nya berhasil di kalahkan segera lebih beringas dan menatap mereka dengan sorot ingin membunuh.