Arsksa : Love And Magic

Arsksa : Love And Magic
178. Kemenangan


__ADS_3

" uhuk..". Arsya menyeburkan sedikit darah dari mulut nya dan mengusap darah itu dengan kasar.


" lumayan juga kekuatan mu. Namun sekarang giliran ku!"


Arsya menggerakkan pedang milik nya dan menancapkan nya di tanah.


raja serigala yang seakan mencemooh manusia di depan nya, menjadi tercengang saat ada sulur-sulur yang menjerat ke empat kaki nya membuat dia tidak bisa bergerak bahkan dia merasa energi milik nya terserap oleh sulur-sulur tersebut.


Arsya tersenyum menyeringai melihat itu dan membuat raja serigala yang melihat senyuman nya jadi gemetar ketakutan.


Arsya berjalan mendekat dan akan menyentuh kepala raja serigala tapi raja serigala dengan marah memberontak.


" percuma saja, semakin kau memberontak semakin keras sulur-sulur ku menjeratmu."


" oh apa ini?" gumam Arsya terkejut setelah menyentuh kepala raja serigala.


" sihir pemikat." gumam dengan lirih.


pantas saja serigala-serigala itu begitu agresif menyerang mereka, bahkan raja serigala juga seakan kehilangan kewarasan nya sampai mengorbankan begitu banyak rakyat nya, ternyata terdapat sihir pemikat yang telah menguasai pikiran raja serigala.


" tenanglah aku akan melepaskan sihir pemikat ini!" seru Arsya meminta raja serigala itu untuk tenang dan tidak lagi memberontak, untung nya setelah merasakan usapan Arsya serigala itu pun menjadi diam dan jinak.


Arsya dengan mudah dapat mematahkan sihir tersebut, lalu membiarkan sulur-sulur yang melilit kaki raja serigala menghilang. bahkan menyembuhkan semua luka raja serigala.


" Terima kasih nona!" seru raja serigala di dalam pikiran Arsya.


" hmm, tidak masalah. namun aku pun harus minta maaf, banyak dari rakyat mu telah aku dan teman-teman ku bunuh, karena mereka menyerang kami lebih dulu."


" aku mengerti, ini semua gara-gara sihir pemikat yang menguasai pikiran ku, sampai aku membiarkan banyak rakyat ku yang mati." jawabnya yang tentu nya terdengar di kepala Arsya


" sudahlah sebaiknya, kau minta bawahan mu yang lain untuk segera mundur di banding semakin banyak serigala yang mati terbunuh." seru Arsya acuh tak acuh tapi dia juga segera menghilang kubah yang menyelimuti mereka.


" baik, akan aku lakukan."


****

__ADS_1


Semua orang merasa lega saat tidak ada lagi serigala yang menyerang, mereka telah mengalahkan banyak monster serigala lalu kawanan terakhir yang datang malah pergi begitu saja, meski merasa bingung tapi mereka juga merasa bersyukur. Atau jika pertarungan ini terus di lanjutkan yang ada mereka lah yang akan terpojok dan kalah.


Di tengah rasa lega yang mereka rasakan, mereka terkejut saat melihat kedatangan Arsya, bukan kemunculan nya yang membuat mereka terkejut melainkan sesuatu yang berada di belakang gadis itu.


" A-arsya cepat kemari!" Seru Valencia dengan wajah yang sudah pucat, dan dia sangat ketakutan melihat pemandangan di depan nya.


Di sana Arsya berjalan dengan santai tapi yang membuat semua yang di sana shock adalah kemunculan monster serigala yang tubuhnya lebih besar dari serigala yang sudah mereka kalahkan bahkan lebih besar dari gajah dewasa.


Ini mengerikan.


Bagaimana jika monster itu melahap tubuh Arsya. 


Arsya yang melihat wajah ketakutan mereka hanya mengernyitkan kening nya dengan bingung.


Beberapa dari mereka bahkan seakan sudah menyiapkan Mantra untuk menyerang, saat itulah Arsya baru menyadari apa yang terjadi.


" Eh... Tunggu dulu, jangan menyerang!" Seru Arsya merentangkan kedua tangan nya.


" Aku akan menjelaskan apa yang terjadi tapi hentikan serangan kalian itu."


Mereka menuruti perkataan Arsya, namun diam-diam masih bersikap waspada. Bahkan saat Arsya sudah berada di dekat mereka Valencia segera menarik tangan nya dan membawanya berlindung di belakang tubuh nya.


" Sudah, hentikan tatapan tajam kalian itu. Dia adalah raja monster serigala, dia kemari untuk meminta maaf pada kita!" Ujar Arsya dengan singkat.


" Raja monster serigala?"


" Meminta maaf?"


Apakah pendengaran mereka bermasalah, mereka telah membunuh banyak monster serigala, dan sekarang raja nya datang malah untuk meminta maaf, jika dia datang untuk membalas dendam itu mungkin mereka percaya, tapi meminta maaf apa ada yang salah dengan kepala Arsya..


" Kau yakin dia datang kemari untuk meminta maaf, seperti nya dia datang untuk menelan kita hidup-hidup." Seru Ezio dengan tubuh gemetar ketakutan.


" Benar, kita sudah membunuh banyak kawanan nya, bagaimana mungkin dia kemari ingin meminta maaf. Jika membalas dendam pada kita itu mungkin benar" ucap Darren yang memasang kuda-kuda untuk menyerang, takut monster di depannya akan menyerang mereka.


Mendengar percakapan manusia-manusia itu bola mata raja monster serigala hanya memutar dengan malas.

__ADS_1


Betapa liar nya pemikiran manusia ini!


" Saat itu aku terkena sihir pemikat seseorang, jadi menyerang kalian membabi buta, mohon maafkan kami."


Namun yang di dengar oleh telinga mereka hanya suara 'au auu au' saja tanpa ada yang keluar dari mulut serigala itu membuat mereka bingung apa yang akan raja monster serigala itu lakukan.


" Jadi kamu benar ingin meminta maaf pada kami!" Seru Keysa, sebagai seseorang yang memiliki keistimewaan dapat berbicara dengan binatang tentu saja dia mengerti perkataan serigala itu.


Arsya hanya tersenyum tipis melihat itu, dia tau Keysa akan dapat menerjemahkan nya tanpa perlu dia sendiri yang harus melakukan itu, lagi pula dia tidak bisa mengeluarkan seluruh kemampuan nya di hadapan orang lain, atau mereka akan mempertanyakan kemampuan dia sebenarnya apa, dan hal itu tidak akan baik.


" Key, kau dapat memahami apa yang serigala itu bicarakan!" Seru Ezio dengan hati-hati.


" Ya."


" Kau tidak bohong kan." Keysa membuang muka nya acuh saat mendengar itu dan sama sekali tidak menjawab nya.


" Salah satu kemampuan Keysa adalah Animal heart, jadi dia tentu dapat memahami bahasa binatang." Ujar Valencia yang membuat kedua pria itu mengangguk mengerti.


" Key, apa yang serigala itu katakan?" Tanya Valencia 


Keysa pun menjelaskan semua yang raja monster serigala itu katakan " dia bilang ada sihir pemikat yang membuat mereka menyerang kita karena itu dia minta maaf pada kita."


" Woow seorang monster juga bisa meminta maaf ternyata." Seru Ezio dengan heboh.


" Manusia bodoh, untung ada beberapa yang cukup pintar." 


Sekali lagi serigala itu bersuara dan mereka menunggu Keysa untuk menterjemahkan nya, hanya saja reaksi Keysa tampak aneh.


" Ada apa?" Tanya Kyra


" Ku rasa apa yang tadi dia bilang bukan hal yang penting, hanya gurauan nya saja." Kata Keysa dengan ekspresi canggung.


Mereka tidak paham dan ingin terus meminta Keysa untuk menerjemahkan nya, hanya saja suara Arsya membuat Keysa merasa lega.


" sudah hentikan perjalanan kita masih panjang."

__ADS_1


" Raja serigala kembalilah ke tempat mu, dan jangan biarkan anggota mu keluar untuk saat ini." Ujar Arsya yang di angguki oleh serigala itu, dia pun segera pergi dan lari nya begitu kencang sekencang angin.


" Kalian kumpulkan inti kehidupan monster-monster serigala yang kalian bunuh, dan jika kalian mau bisa menguliti kulit nya untuk di jadikan mantel atau dagingnya bisa di makan. Juga jika salah satu dari kalian menemukan potongan puzzle kumpulkan lebih dulu, nanti setelah perburuan selesai baru memutuskan siapa yang berhak memiliki nya." Kata Arsya membuat mereka mengangguk mengerti.


__ADS_2