Arsksa : Love And Magic

Arsksa : Love And Magic
174. Keluarga Bangsawan Nelson


__ADS_3

" ba-bagaimana kau melakukan itu. kami menyimpan itu di dalam saku ruang, selain pemiliknya tidak akan ada yang bisa mengaksesnya. kau juga tidak menggunakan mantra saat menggunakan sihir, sihir jenis apa itu."


Shock


itulah yang mereka rasakan saat ini, mereka belum pernah berhadapan dengan pengguna sihir yang bahkan tidak mengucapkan mantra sebelum menggunakan sihir nya.


" apakah sangat perlu mengucapkan mantra lebih dulu, bukankah hanya sihir tingkat rendah yang sekarang ku gunakan" ucap Arsya dengan wajah polos.


sihir tingkat rendah?


bagaimana mereka bisa mempercayai nya, sihir tingkat rendah dapat begitu kuat dan mengalahkan sihir tingkat menengah.


apakah Arsya tidak tahu seberapa mengerikan kemampuan nya saat ini, pikir Valencia dengan ngeri.


jika yang dia gunakan hanya sihir tingkat rendah, dan bisa sekuat itu bahkan tanpa mengucapkan mantra untuk mengaktifkan nya dapat begitu mudah di pelajari, tidak akan ada lagi jenius di dunia ini.


untung nya dia teman nya, jika dia bermusuhan dengan gadis mengerikan yang wajah nya terlihat polos dan lugu ini, mungkin dia akan kalah sebelum bertarung.


" kau bohong kan! mana mungkin penggunaan sihir yang kau gunakan hanyalah sihir tingkat rendah, akar pohon ini bahkan sekeras besi dan tidak bisa di bakar oleh elemen api tingkat menengah ku"


apa gadis ini sedang mencoba merendah untuk meroket, bagaimana mereka bisa mempercayai omong kosong itu.


" tentu saja benar, itu hanya sihir tingkat rendah elemen kayu yang di kombinasikan dengan elemen logam, apa yang aneh..." ucap nya tanpa beban


ekspresi wajah Arsya masih tenang dan terlihat polos seakan dia tidak mengerti apa-apa.


Bagaimana pun mereka melihat nya, mereka sama sekali tidak menemukan kebohongan dari mata nya. Tapi apa yang mereka lihat dan dengar sekarang sangat sulit untuk di percaya. Jika mereka tidak melihat nya secara langsung mungkin akan berpikir semua ini hanya omong kosong saja.


Namun mereka juga tidak tahu saja di dalam benak Arsya saat ini, dia memandang orang-orang di depan nya dengan aneh.


apakah mereka idiot, jika dia menggunakan sihir tingkat tinggi yang ada mereka akan mati saat itu juga.


jika mereka mendengar apa yang Arsya sedang pikirkan, mereka akan muntah darah dan pingsan saat itu juga.


saat ini saja mereka saling menatap dengan tidak percaya, dengan apa yang mereka dengar. meski terdengar mudah nyata nya menggabungkan dua elemen menjadi satu itu sangat susah itu seperti matahari yang ingin bertemu dengan bulan kemungkinan nya sangat rendah.

__ADS_1


" kenapa rasa nya semakin lama tubuh ku terasa sangat lemas!" seru salah satu anggota yang sedari tadi terdiam.


" oh aku juga lupa mengatakan, sulur itu menyerap energi spiritual kalian, jadi semakin kalian memberontak semakin cepat juga energi kalian terserap." seru Arsya dengan acuh wajah nya sekarang bahkan terlihat seseorang yang sangat malas hanya untuk mengucapkan semua itu. Terlihat dari beberapa kali dia sedang menguap.


apa?


kenapa gadis ini tidak mengatakan nya sedari tadi


" kenapa kau tidak mengatakan nya dari tadi?" ucap sang ketua dengan kesal.


" oh, aku hanya malas." seru Arsya dengan acuh


apakah begitu malas hanya mengucapkan beberapa kata saja..


" bukankah apa yang kalian inginkan, sudah kalian dapatkan. cepat lepaskan kami sekarang."


" setelah satu jam kalian akan lepas, jadi nikmati saja, anggap saja liburan bagi kalian saat ini."


kau pikir dengan posisi kaki di gantung seperti ini, kami sedang liburan.


sungguh gadis yang aneh, mereka tidak ingin berurusan dengan gadis aneh ini lagi lain kali. jika tahu akan seperti ini mereka lebih baik berputar arah saja.


" Ayo kita pergi."


Valencia segera mengikuti langkah Arsya, dia menatap Arsya dengan tatapan kagum.


" apa yang kau lihat, berhenti melihat ku seperti itu, jika ada yang ingin kau tanyakan katakan saja. tatapan mu itu sangat menjijikkan Cia" ucap Arsya bergidik sendiri.


apa tadi gadis ini yang sudah dia klaim sebagai kakak ipar nya terjatuh dan kepala nya terbentur batu. Tatapan nya saat ini seakan akan ingin menelan dia hidup-hidup saja.


" hehe.. Jadi bagaimana cara mu bisa menggunakan sihir tanpa mengucapkan mantra terlebih dahulu?" inilah yang sedari tadi ingin dia tanyakan.


Dia sendiri juga sebenarnya terkejut, selama ini dia belum benar-benar melihat Arsya menggunakan kemampuan nya, jadi saat melihat Arsya mengeluarkan kekuatan nya bahkan tanpa mengucapkan mantra sihir itu membuat nya kagum.


Dia ingat ayah nya pernah mengatakan hanya orang yang memiliki pemahaman sangat tinggi tentang sihir dan kemampuan nya sendiri yang dapat mengeluarkan sihir tanpa mengucapkan mantra. ayah nya sendiri bahkan belum sampai di tingkat itu, dan dia hanya pernah bertemu dua orang yang telah berada di tingkat itu. sekarang dia bertemu satu orang lagi yang juga dapat melakukan itu, dan dia adalah gadis yang saat ini bersama nya hal itu tentu membuat nya sangat kagum.

__ADS_1


ini sangat luar biasa.


" kau harus memahami elemen dan kemampuan mu sendiri, dan menganggap semua itu adalah bagian dari mu"


Arsya menghela nafas dalam, tapi dia juga tetap mengatakan nya.


Namun Valencia yang mendengar nya masih tidak mengerti. bukankah kemampuan istimewa yang di miliki oleh seseorang memang bagian dari orang itu.


mengerti apa yang Valencia pikirkan, Arsya pun kembali berkata " memiliki kemampuan istimewa, dan menggunakan nya seperti kau mengangkat tangan mu sendiri, itu berbeda. suatu saat nanti kau akan memahami nya sendiri."


Valencia terus memikirkan perkataan Arsya, memiliki kemampuan? menganggap nya bagian diri sendiri? mengangkat tangan? apa hubungan semua itu dengan mengendalikan sihir tanpa mengucapkan mantra.


" kau pikirkan saja itu nanti, nih ambil. bukankah ini yang kau inginkan!" seru Arsya memberikan dua potongan puzzle itu pada Valencia."


" lalu kau?"


" awal nya aku juga tertarik masuk ke dalam fraksi itu, tapi sekarang aku berubah pikiran dan memiliki rencana lain. Ambil ini, aku akan membantu mu menemukan yang lain nya."


" benarkah?" seru nya dengan mata berbinar.


" ya, asal ingat saja. apapun mantra sihir yang mereka ajarkan jangan pernah mempelajari nya, dan tetaplah berpura-pura menjadi putri bangsawan Nelson yang manja dan tidak mengerti apa-apa." setelah mengatakan itu Arsya berjalan lebih cepat.


" Tunggu! kau.. sudah mengetahui siapa aku?" tanya Valencia ragu.


Keluarga Nelson adalah bagian dari sepuluh keluarga bangsawan utama. Meski begitu kekuatan nya hanya di urutan ke delapan, dan dari segi kekuatan jelas keluarga Nelson masih kalah jauh dari tujuh keluarga bangsawan utama yang ada. Namun karena bisa masuk dalam jajaran sepuluh keluarga bangsawan utama jelas keluarga Nelson tidak bisa di remehkan. Juga keluarga bangsawan Nelson adalah pemimpin yang sangat bijaksana karena dapat membuat negara yang di kuasai oleh nya hidup damai tanpa ada perbudakan. inilah keunggulan keluarga bangsawan Nelson di banding keluarga bangsawan utama yang berada di urutan empat sampai kesepuluh.


Kedamaian di negara C yang merupakan wilayah kekuasaan keluarga Nelson hampir menyamai tiga keluarga bangsawan utama. kelemahan mereka mungkin hanya dari kekuatan, pertahanan dan sumber daya. karena Negara C adalah negara yang di kelilingi lautan dan juga besar wilayah nya lebih kecil di bandingkan wilayah lain nya.


" Melihat sikap mu selama ini aku dapat tahu kau salah satu keturunan bangsawan utama. dan bagaimana aku tahu dari keluarga mana kau berasal bukankah itu tidak penting. Yang lebih penting saat ini, fraksi White Angels sejak awal sudah mengincar mu yang artinya mereka sudah mengetahui identitas asli mu, dan bagaimana pun cara nya mereka ingin merekrut mu." ucap Arsya dengan acuh tak acuh.


" bagaimana kau bisa berpikir mereka ingin merekrut ku, bukankah dari jebakan sebelumnya itu bisa diartikan mereka ingin hal lain dari ku."


" mudah saja, jebakan itu tidak membahayakan nyawa seekor binatang, dan sangat jelas di maksud kan untuk manusia. sedangkan tujuan mereka melakukan itu kau sendiri mengerti bukan."


" kau benar Sya, mereka ingin memastikan setelah aku masuk ke dalam fraksi itu apakah aku akan mudah di kendalikan oleh mereka atau tidak."

__ADS_1


" ya, mereka tidak akan membiarkan seseorang yang dapat mengancam merusak rencana mereka."


Dugaan Arsya memang benar, Valencia tidak sebodoh itu sampai tidak menyadari apa yang fraksi itu inginkan dari nya.


__ADS_2