Arsksa : Love And Magic

Arsksa : Love And Magic
42. Tempat Rahasia


__ADS_3

Di sebuah danau yang terlihat indah dan sejuk, banyak pepohonan yang menjulang tinggi di tempat itu, banyak bunga yang berwarna warni menghiasi taman tersebut.


Pemandangan yang sangat indah, menakjubkan, dan sungguh menawan, menjadi pemandangan pertama yang terlihat, pemandangan di depan nya tidak bisa di jelaskan oleh kata kata.


Ada sebuah taman yang di penuhi bunga bunga berwarna warni, ada juga sebuah taman yang di penuhi pohon pohon yang sudah berbuah dan ada berbagai jenis buah di sana.


Terlihat juga sebuah danau yang sangat jernih dan bersih sampai kita bisa melihat ikan ikan yang berenang ke sana kemari, di atas danau juga banyak tumbuh bunga teratai berwarna warni menambah kesan keindahan danau tersebut.


Tidak jauh dari danau ada sebuah gazebo yang terlihat indah dan elegan sangat cocok untuk menikmati pemandangan danau dari sana.


Di tengah taman bunga, kebun buah dan danau ada sebuah villa yang terlihat cukup megah, villa itu terlihat sangat elegan dan mewah sangat cocok untuk pemandangan di tempat itu.


" Kenapa ada sebuah villa di tempat seperti ini?" Ujar Arsya bingung


" Dingin sekali, apa ini..." Gumam Arsya saat melihat ada serpihan es di bunga yang sedang ia pegang.


" Seperti nya aura ini berasal dari rumah itu" gumam Arsya lagi


Karena penasaran dan tertarik dengan sesuatu yang ada di dalam villa itu, dia pun berjalan mendekati villa itu.


Kriet


" Villa ini tidak di kunci sama sekali, apakah ada orang di dalam nya!" Batin Arsya


Arsya masuk ke rumah itu tanpa ragu, ia sangat tertarik dengan sesuatu yang mungkin saja berada di dalam rumah ini.


Arsya melihat ke sekeliling namun tidak ada siapapun di sana. Di dalam rumah terlihat lebih indah lagi, setiap ornamen di rumah itu menggunakan ukiran yang sangat unik dan menarik, berbagai lukisan terkenal ada di sana, benda benda di sana pun sangat unik sebagian besar benda benda itu adalah barang antik.


Ada dua lantai di rumah ini, di lantai pertama tidak ada yang menarik perhatian Arsya, namun di lantai atas ada sesuatu yang menarik perhatian gadis itu, anak tangga di sana juga terlihat telah membeku menjadi es.


" Seperti nya belum musim dingin! tapi kenapa tangga ini sampai membeku!" Gumam Arsya


Arsya sama sekali tidak merasakan keberadaan orang lain di dalam rumah, namun aneh nya hati nya seakan yakin ada seseorang di dalam rumah ini, dan orang itu juga yang menyebabkan ia sangat tertarik masuk ke tempat yang tidak tahu asal-usul nya ini, ia bahkan tidak mengerti mengapa ia sampai bisa menemukan tempat aneh dan unik ini.


Wosh

__ADS_1


Arsya mengibaskan tangan nya ke arah tangga, tiba-tiba tangga yang telah membeku kembali mencair, namun rasa dingin itu masih menusuk kulit nya.


Tap


Tap


Tap


Arsya melangkahkan kaki nya menaiki setiap anak tangga dengan langkah perlahan dan santai, sampai berada di lantai atas ia melihat banyak kamar di sana.


Namun dari semua kamar yang ada di tempat itu, hanya ada satu kamar yang sangat membuat nya tertarik.


Kamar itu adalah satu satu nya kamar yang pintu kamar nya berwarna putih, semua kamar yang lain nya pintu kamar nya berwarna coklat.


Tapi bukan itu yang menarik perhatian nya, kamar itu bukan hanya berbeda dari segi warna pintu kamar nya saja, tapi juga kamar itu adalah kamar yang memiliki aura dingin lebih dominan di bandingkan yang lain nya, bahkan pintu kamar itu telah membeku oleh lapisan es yang sangat tebal.


Jika manusia biasa yang datang kemari mereka mungkin akan mati karena kedinginan.


Arsya meraba pintu kamar itu, ia baru bisa merasakan hawa keberadaan seseorang di dalam kamar tersebut.


Ini aneh!


" Ada orang di dalam sini, tapi kenapa Aura di dalam kamar sangat dingin dan pintu kamar ini juga telah membeku saking dingin nya, sebenarnya apa isi kamar ini!"


Duarr


Arsya menyerang pintu kamar itu, tapi tidak juga membuat pintu itu terbuka.


" Siapa yang ada di dalam sana, kekuatan yang di miliki orang ini sangat besar sampai membuat kekuatan ku tidak mampu membuka nya" batin Arsya


Arsya menutup mata nya, ia pun menyerap energi alam yang ada di sekitar nya dan mengumpulkan nya di dalam tubuh, ia akan melakukan serangan tunggal pada pintu itu.


Duaaarrr


BAAAMM!!

__ADS_1


Braaakk


Pintu itu pun terbuka lebar, Arsya perlahan memasuki kamar itu, ia tetap waspada pada sekitar nya siapa tahu tempat itu berbahaya.


" Segel yang sangat kuat, siapa orang ini hingga mampu membuat segel yang begitu kuat, bukan hanya itu aura yang di miliki orang ini mampu menekan kekuatan ku" batin Arsya


" Aksa!" seru Arsya pelan saat melihat siluet seorang pemuda yang sangat dia kenal sedang duduk bersila di atas kasur nya.


Di sekitar tubuh Aksa terasa sangat dingin, di dalam kamar itupun sudah membeku dan berubah menjadi es.


" Ini, jangan jangan dugaan ku itu benar tentang nya.... Tapi itu tidak mungkin!" seru Arsya tidak percaya dengan apa yang ada di benak nya sekarang.


Aksa membuka mata nya perlahan, setelah mata nya terbuka ia dapat melihat siluet seorang gadis yang berada di hadapan nya.


" Kenapa kau bisa datang ketempat ini.... Pergilah dari tempat ini" seru Aksa datar dan nada yang terdengar begitu dingin.


Aksa tidak menduga akan bertemu gadis itu di tempat persembunyian nya, selama ini tidak ada yang pernah mengetahui tempat ini selain diri nya seorang, bahkan teman teman nya pun tidak pernah tahu akan tempat ini, tapi kenapa Arsya dapat memasuki tempat tersembunyi ini.


Tempat ini telah terlindungi oleh segel yang di buat nya tidak ada yang bisa memasuki nya tanpa seijin dari nya.


" Hawa dingin yang begitu kuat, Ini... apakah Kau terkena racun dingin" seru Arsya menatap tajam Aksa, Arsya sama sekali tidak takut meski mendapatkan respon yang begitu dingin dari pemuda itu.


" Bagaimana kau tahu.... Itu tidak penting sekarang, pergilah dari sini!" ujar Aksa dengan dingin


Aksa mencoba menahan rasa sakit yang menyerang seluruh tubuh nya, ia sudah terbiasa jika racun dingin yang ada di tubuh nya mulai bereaksi, rasa nya akan seperti tertimpa gunung es, namun untung nya ia masih bisa menjaga kewarasan nya.


Tapi ia takut racun ini akan melukai Arsya, meski dia yang terkena racun dingin ini, namun saat racun ini bereaksi rasa dingin yang dikeluarkan tubuh nya akan melukai orang orang di sekitar nya, bahkan bisa membuat mereka membeku menjadi es jika ia tidak bisa mengendalikan racun dingin itu, karena itulah dia selalu menjauh dari orang orang saat racun ini akan kembali kambuh.


" Ahkk..." Hawa dingin bagaikan es menusuk ke seluruh anggota tubuh nya, jantung nya seakan tertusuk pedang tajam yang terbuat dari es. Begitu dingin dan sakit, itulah yang di rasakan Aksa, bahkan mungkin rasa sakit nya sangat sulit untuk di jelaskan.


" Aku harus menahan nya" batin Aksa sangat takut akan melukai gadis yang sedang berdiri mematung di hadapan nya.


Arsya sama sekali tidak menghiraukan ucapan Aksa ia tetap melanjutkan ucapan nya " Jadi benar kau terkena racun dingin, bagaimana itu bisa terjadi... Racun dingin adalah racun langka yang belum pernah di temukan selama ribuan tahun, bagaimana bisa kau terkena racun ini?"


" Aahkk... Sssttt"

__ADS_1


Arsya mendekati tempat Aksa berada, dapat ia rasakan rasa dingin yang menusuk kulit nya, semakin mendekat rasa dingin itu semakin menusuk kulit nya.


__ADS_2