Arsksa : Love And Magic

Arsksa : Love And Magic
28. Apakah Penting!


__ADS_3

***


" Lama banget sih Clar?" Tanya Valencia


" CK ini semua gara gara cowok mesum itu" gerutu Heera


" Cowok? siapa Clar?" Tanya Keysa penasaran.


Persahabatan antara Arsya, Heera, Valencia, Kyra, Keysa, Elvira, dan Naura terjalin semakin erat. Selama satu bulan ini mereka saling mengenal karakter satu sama lain.


Keysa gadis yang paling pemalu di antara mereka pun sekarang menjadi gadis yang berani atas dukungan dari teman teman baru nya, meski kadang sifat pemalu nya sering muncul.


Selama satu bulan juga Keysa di latih langsung oleh Miss Calista bagaimana cara mengendalikan kemampuan membaca pikiran yang di miliki nya, teman teman nya pun banyak membantu nya, sekarang dia sudah mencapai level 3.


Sebenarnya yang paling banyak membantu adalah Arsya, meski dia yang paling pendiam dan bicara nya sangat irit dari ketujuh gadis itu. Nyata nya pemahaman Arsya sungguh di luar ekspektasi mereka, Arsya sungguh membuat mereka tercengang.


Awal nya mereka ragu saat Heera menyuruh mereka menanyakan pemahaman tentang sihir dan elemen elemen yang mereka miliki pada Arsya, tapi setelah mencobanya mereka menjadi mengerti Arsya tidak akan menjawab jika tidak ada yang bertanya.


Arsya pun menjelaskan nya sangat rinci dan singkat sehingga sangat mudah mereka memahami nya, namun yang membuat mereka heran kenapa nilai nilai tertulis Arsya semua nya nol.


Dulu Kyra pernah menanyakan alasan kenapa nilai Arsya bisa nol, bukankah pemahaman nya sangat luar biasa, yang dia tahu juga ujian nya tertulis kebanyakan soal nya tentang pemahaman elemen elemen utama dan elemen pendukung.


...Tapi yang lebih membuat nya tercengang saat mendengar jawaban Arsya, dia hanya mengatakan kata yang begitu singkat 'apakah penting!' mendengar jawaban Arsya Heera bahkan sampai tertawa....


Heera juga memang pernah mengatakan pada mereka Arsya akan mendapatkan nilai nol jika ujian nya adalah ujian tertulis, dia tidak akan menulis jika menurutnya tidak penting itulah yang Heera katakan.


Mereka hanya menggelengkan kepala saat mengingat kejadian itu, sungguh ada orang seperti Arsya aneh bin ajaib.


" sudahlah itu tidak penting, yang penting kita tidak terlambat bukan?" Tanya Heera


" Tidak, tapi kau sudah membuang waktu kami yang berharga" jawab Arsya singkat dan acuh


" hehehe.... hanya beberapa menit saja kok Ara" jawab Heera cengar-cengir ga jelas.


" waktu adalah uang, beberapa menit saja itu sangat berharga!" ketus Kyra yang sikap nya sebelas dua belas dengan Arsya.


" ya maaf, kalau gitu ayo sekarang kita pergi sebelum benar-benar telat!" ucap Heera langsung kabur atau dia akan diintrogasi lagi oleh teman-teman nya ini.


Sudah lima jam berlalu ujian pun telah selesai mereka lewati, mereka menyelesaikan setiap ujian dengan baik.


Ujian nya hanya ada dua yaitu ujian pemahaman dan pengendalian, dan mereka bertujuh melewati nya dengan baik.

__ADS_1


Heera, Valencia, Kyra naik ke tingkat Astro Class, sedangkan Arsya, Naura, Elvira dan Keysa naik ke tingkat Blossom Class.


Heera sudah berada di level 5, Valencia dan Kyra berada di level 4, sedangkan Arsya, Elvira, dan Keysa sama di level 3. itulah yang di ketahui para juri.


Harus nya Arsya dapat naik ke tingkat Astro Class seperti Heera, hanya saja ia tidak pernah mendapatkan nilai ujian tertulis sehingga menurunkan penilaian nya juga karena ia sengaja menyembunyikan level asli nya. Namun Arsya pun tidak peduli akan berada di kelas apa.


" Bagaimana kalau kita makan di kantin sebagai perayaan kita naik peringkat" seru Valencia


" Setuju... Clara yang traktir" ujar Kyra semangat jika soal makanan


" Ky soal makan aja kamu cepet" ucap Naura


" Tunggu! kok jadi aku yang traktir sih" seru Heera


" Ya kan emang kamu yang biasa nya mentraktir kita" ucap Elvira yang di setujui oleh Keysa


" Emang begitu?" Ucap Heera sok polos


" Iya" jawab Keysa


" dan juga itu hukuman kamu karena telat datang tadi!" seru Kyra acuh


" soal itukan aku sudah minta maaf!" ucap Heera lesu


" Hei apa aku salah dengar"


" Tidak aku pun mendengar nya"


Mereka saling tatap, takut pendengaran mereka ada yang rusak.


" Horee, kita Let's go" teriak mereka heboh hingga banyak orang yang menatap mereka dengan aneh


" Ra tungguuu!" teriak Heera segera menyusul Arsya yang sudah berjalan duluan, di ikuti yang lain nya di belakang.


" Yah kantin nya penuh gimana donk" ucap Keysa, mereka sekarang sudah berada di depan kantin, namun tidak ada meja yang tersisa semua nya telah penuh.


" Arsya kau mau kemana?" Tanya Valencia yang melihat Arsya akan pergi ke lantai yang lebih atas.


" Kantin yang lain" jawab Arsya


" Tunggu, tapi kan kantin itu harga makanan nya mahal mahal, tidak usah makan di kantin deh, kita masak di asrama aja" cegah Naura yang di setujui Elvira dan Keysa

__ADS_1


" Tenang saja, hanya untuk mentraktir kalian uang ku masih cukup. aku tidak akan kekurangan uang hanya karena ini" ucap Arsya tenang


" Sudahlah kalian ikuti saja apa kata dia, jika dia bilang cukup maka pasti cukup... Kalian tidak perlu khawatir, lagi pula tingkatan kita sudah naik, uang bulanan yang di berikan academy pun semakin besar" ujar Heera membujuk yang lain nya


" Baiklah, tapi jika uang Arsya tidak cukup kita patungan saja" ucap Keysa yang di setujui oleh yang lain nya


Bangunan untuk setiap kelas dan tingkatan nya saling berurutan dari bawah ruangan magic Class, lalu Skyfall Class, Blossom Class, Astro Class di tengah ada dua kantin, Phoenix Class, terakhir Galaxy Class.


Bentuk bangunan itu seperti menara atau Piramida yang naik ke atas, setiap kelas memiliki wilayah atau pulau tersendiri seperti sebuah pulau kecil yang mengambang dan bangunan Phoenix Class serta Galaxy Class berada paling tinggi di atas awan karena merupakan tingkatan tertinggi dari tingkatan yang ada di academy ini.


setiap pulau kecil di hubungkan oleh sebuah tangga, namun hanya Phoenix Class dan Galaxy Class yang tidak memiliki sebuah penghubung.


Dan bangunan bangunan itu di kelilingi oleh bangunan lain nya, yang merupakan bangunan untuk kelas tambahan.


Bangunan kelas tambahan pun ada yang di permukaan dan ada pula yang di atas langit atau awan.


" Akhh... sungguh melelahkan, itu tangga atau apa sih, banyak banget" ucap Elvira lesu


" Iya cuma mau makan aja susah banget, kayak di Padang pasir aja cari minum tapi yang ada pasir, ya masa pasir yang di minum" seru Kyra mulai ngelantur


" Ky, bicara apaan sih, ga jelas banget. kenapa sampai ke Padang pasir di sebutin" ucap Elvira


" lah, bukan nya di Padang pasir emang tidak ada air yah, gimana mau minum nya?" tanya Keysa polos


" bukan begitu begitu juga Bambang!" ucap Elvira ngegas, sedangkan Keysa hanya menggaruk kepala nya dengan bingung.


" Clara, Arsya kalian tidak lelah" tanya Valencia


" Tidak" jawab Heera dan Arsya bersama


" Ayo masuk" seru Arsya mengajak teman-teman nya masuk ke dalam kantin.


Mereka pun akhir nya sampai di kantin yang kedua dengan penuh perjuangan, kantin di academy ini ada sekitar tiga kantin, dua kantin untuk para murid dan satu kantin untuk para guru.


Ruangan para guru serta kantin nya cukup jauh dengan tempat belajar para murid.


" Kita duduk di sana saja" tunjuk Heera ke pojok kantin itu


" Oke, let's go" yang lain pun menyetujui saja.


" Seperti nya kantin ini pun sangat ramai" seru Valencia bingung

__ADS_1


" Ku dengar harus nya hari ini dari tingkat Blossom Class sampai Phoenix Class masuk kembali ke academy" jawab Heera acuh


" Pantas saja kantin tingkat kedua pun hampir saja penuh, jika saja kita terlambat sudah tidak ada kursi untuk kita di sini" ujar Naura


__ADS_2