
" Seperti nya wanita itu menarik"
Sungguh aneh!
Melihat senyuman Arsya membuat teman-teman nya tak habis pikir, mereka selalu tidak dapat menebak apa jalan pikiran gadis itu, bahkan Keysa yang dapat membaca isi pikiran seseorang pun tidak dapat menebus apa yang sedang Arsya pikirkan.
Namun tidak ada yang tahu arti dari kata-kata berunjuk ke hal lain, saat ini Arsya menemukan sesuatu yang menarik dari wanita di atas podium itu, di mana ada jejak energi hitam yang mengalir di setiap Meridian nya.
Bukankah ini menarik! penyihir hitam yang menggunakan energi hitam sebagai energi kekuatan nya telah lama musnah tapi ada penyihir lain yang menggunakan energi yang hampir sama saat ini.
Jika guru-guru di academy mengetahui nya, akan terjadi masalah besar. sayang nya dia tidak bisa untuk ikut campur saat ini, apa lagi bukti juga belum ada, jadi hanya bisa mengamati untuk saat ini.
" O ya, bagaimana kondisi mu saat ini Valencia?" Tanya Kyra pada Valencia yang sedari tadi diam saja.
" Kondisi ku sudah jauh lebih baik, ini semua karena bantuan Arsya." Seru Valencia sambil menatap Arsya dengan penuh rasa terima kasih.
" Aku tidak mungkin diam saja saat Kakak ipar ku dalam bahaya." Goda Arsya sambil menaik turunkan alis nya.
Meski sebenarnya kondisi nya sendiri tidak baik-baik saja setelah kembali dari hutan penyihir dia keluar dengan terluka parah, dan hampir kehabisan energi spiritual. jika saja saat itu Aksa tidak datang dia tidak akan kuat lagi dan Meridian nya akan hancur. Namun Arsya tidak mungkin mengatakan semua itu yang ada hanya akan membuat teman-teman dan kakak nya khawatir.
" A-apa, jangan bicara sembarangan, lihatlah dia ingin bicara apa lagi."
Valencia segera mengalihkan perhatian nya dan pada wanita di atas podium sedangkan wajahnya sudah Semerah tomat saat ini. Arsya tidak lagi menggoda setelah melihat pipi Valencia yang begitu merah tanpa perlu memakai pemerah pipi.
" Kalian mungkin merasa heran karena acara perburuan di percepat dari pesta dansa. Namun kalian tenang saja ini semua di lakukan untuk menguji kemampuan masing-masing dari kalian, dan tentu saja akan ada tantangan di acara hari ini. Saat ada tantangan pasti nya akan ada hadiah nya. Tantangan nya adalah kalian akan masuk ke hutan monster dan di dalam sana kami sudah menyebar enam kepingan Puzzle satu orang yang dapat menemukan semua kepingan puzzle akan dapat memasuki fraksi White Angels tanpa perlu di uji kembali, dan dia pun akan mendapatkan hadiah berupa ramuan tingkat menengah, dan senjata sihir pendukung tingkat menengah. Selain itu yang berhasil bertahan sampai acara perburuan berakhir juga akan mendapatkan hadiah, jadi kalian harus berjuang"
ucapan nya terdengar begitu tulus dan ramah, tidak akan ada yang menyadari tatapan licik dari mata nya itu.
" Wah hadiah nya sangat luar biasa."
" Benar, semua orang tahu betapa susah nya mendapatkan ramuan tingkat rendah, tapi jika memenangkan perburuan kali ini aku akan mendapatkan ramuan dan senjata yang hebat, bahkan bisa masuk dalam salah satu fraksi terhebat di academy ini, sungguh luar biasa."
" Dengan ramuan tingkat menengah aku bisa menerobos ke level berikut nya. Kemarin aku hanya dapat membuat senjata sihir tingkat rendah, jika memiliki senjata sihir pendukung tingkat menengah akan sangat hebat."
__ADS_1
Saat semua orang menatap dengan mata berbinar mendengar hadiah yang akan mereka dapatkan, berbeda dengan Arsya dan teman-teman nya, mereka hanya acuh dan masih tetap bersikap tenang bahkan menurut mereka hadiah itu hanya biasa saja. Sebagai teman Arsya tentu Arsya sering kali juga memberikan mereka ramuan yang telah di buat nya, dan semua ramuan itu berada di tingkat tinggi jadi mana mungkin mereka akan merasa hebat dengan hanya ramuan tingkat menengah itu.
Wsush
Angin berhembus dan dari atas mereka muncul sebagai Token.
" Token itu sebagai nyawa kalian, setelah di dalam hutan dan jika bertemu dalam bahaya kalian hanya cukup memecahkan token itu dan kalian akan segera di bawa keluar dari dalam hutan. Namun ingat jika kalian sudah keluar sebelum waktu yang di tentu maka kalian di nyatakan gagal. Waktu yang di tentukan hanya 2 hari sampai matahari terbenam."
" Masuk lah lewat pintu itu untuk menuju tujuan kalian. Baiklah selamat berjuang untuk kalian semua."
Dia berbicara dengan semangat dan ceria tapi setelah pergi dari hadapan semua orang wajah nya langsung berubah sinis dan acuh, sungguh begitu cepat mengubah ekspresi wajah dalam sekejap.
****
Saat semua orang di transportasi ke hutan monster orang-orang itu muncul di tempat yang berbeda.
Arsya di buat kebingungan dengan tempat di mana saat ini dia berada, dan tidak ada satupun orang yang berada di tempat yang sama dengan nya.
Sebelumnya tujuan Arsya masuk ke academy adalah mengawasi keanehan yang terjadi di salah satu fraksi di academy, dan kecurigaan kepala academy juga ayah nya ada di fraksi White Angels, namun dia merasa ada yang aneh. Meski bukti dari energi hitam mengalir dalam tubuh wanita itu, hanya saja ada hal lain yang membuat nya janggal. Karena ini juga dia masih bingung antara harus ikut bergabung dengan fraksi itu atau tidak.
" Pergerakan ku akan sangat terbatas jika bergabung dengan fraksi ini, tapi akan sulit juga jika ingin mengawasi mereka tanpa masuk ke dalam fraksi tersebut" sungguh hal yang membingungkan, namun bukan berarti dia hanya akan diam saja.
Arsya melihat ke sekitar nya dan dia dapat merasakan beberapa pasang mata sedang mengawasinya dalam kegelapan, hanya saja mereka bukan manusia.
" Kebetulan sekali aku butuh sesuatu untuk meningkatkan kemampuan senjata sihir ku" gumam Arsya menyeringai, namun sikap Arsya masih setenang air.
" Keluarlah kalian para monster jelek." Seru Arsya sambil menatap beberapa titik di mana mereka berada.
Tidak berapa lama beberapa monster seperti harimau, macan tutul, kijang dan dan sekelompok serigala.
" Bagaimana bisa sekelompok monster serigala bisa muncul di sini bersama monster lain nya." Batin Arsya mengerutkan kening nya dan merasa heran.
Bagi serigala mereka adalah binatang yang hidup berkelompok dengan kawanan nya meski itu serigala biasa atau monster sekalipun, tapi saat ini mereka malah datang untuk menyerang nya bersama beberapa binatang lain.
__ADS_1
Bukankah ini aneh.
" Ggrrr.."
" Auuu.."
" groaar!"
Suara binatang saling menggeram terdengar di keheningan hutan.
Arsya masih diam dengan tenang tapi tatapan nya menunjukkan betapa waspada nya dia saat ini.
Saat harimau yang diam menyerang Arsya menyentuh anting di telinga nya dan seketika anting itu berubah menjadi sebuah tongkat sihir.
Wsush
Harimau itu berhenti di udara, Arsya menggerakkan tongkat sihir nya dan energi spiritual dari monster harimau itu terserap oleh senjata sihir milik Arsya.
Semua monster binatang yang melihat itu mundur beberapa langkah karena takut, monster binatang berbeda dengan binatang biasa, mereka dapat mengolah energi spiritual dan memiliki sedikit akal seperti manusia.
Harimau yang ingin menyerang Arsya kini sudah mati karena inti energi nya telah tongkat sihir Arsya serap dan inilah salah satu keunikan senjata sihir milik nya, selain saat level kekuatan nya meningkat senjata ini juga bisa menyerap inti energi milik monster untuk meningkatkan tingkatan nya.
" Aaahhkk..." Terdengar suara seseorang yang menjerit tidak jauh dari tempat nya berada.
" Suara itu.."
Arsya memutar tongkat sihir nya aneh nya jika orang lain selalu mengucapkan mantra jika akan mengeluarkan sihir, maka berbeda dengan Arsya yang tidak perlu melakukan itu seketika energi spiritual yang berada di tubuh monster-monster itu terserah oleh senjata miliknya, ada beberapa binatang yang ingin melarikan diri tapi kekuatan menyerap yang dimiliki senjata nya lebih cepat dari lari mereka, hanya dalam satu menit mereka semua mati mengenaskan tanpa ada tanda-tanda energi kehidupan.
Arsya baru saja ingin pergi tapi di salah satu pohon yang jarak nya tidak jauh dari tempat nya berada dia melihat sebuah kotak yang cukup unik, Arsya pun mengambil kotak itu dan meninggalkan tempat itu.
Wush
Arsya pun segera berteleportasi ke tempat di mana suara teriakan tadi terdengar.
__ADS_1