Ghost Paviliun

Ghost Paviliun
Pergi Bersama Diva


__ADS_3

Berbeda Hal Dengan Milen.


Tumbuh di negara yang bebas, membuat Milen menjadi wanita nakal ketika Diva bertugas, sebab bukan tanpa alasan dirinya dinikahi Diva, karena menolong ia hamil anak Brian, suaminya pergi selamanya. Namun entah kenapa merasa tidak suka ketika Azan sudah hilang entah kemana. Bahkan ia selalu dating sosial dengan banyak pasangan, demi melupakan kesedihan. Walaupun ia kehilangan sosok yang ia cintai berlalu, Milen masih mengingat Brian. Dan Milen selalu penasaran, apakah Brian, sudah pergi dan melakukan reinkarnasi.


Orangtua Diva, yakni mertua Milen yang mengalami kemajuan akhirnya memutuskan untuk kembali ke negara asal. Ini membuat Milen merasa bahagia, akhirnya ia punya kesempatan untuk menemui Brian yang berada di makamnya.


Namun kegiatannya yang sibuk, membuat ia tidak punya waktu. Keluarga itu sudah memiliki perusahaan sendiri harus menyita waktu Milen untuk fokus berbisnis, bahkan sesekali Diva tak lupa untuk menelpon dimana Milen.


Milen setelah di rawat di rumah sakit bertahun tahun, ia pulih dan mengingat suaminya telah tiada. Bahkan anaknya yang masuk jurang pun saat itu menolongnya terpeleset, ia tidak tahu kelanjutan desusnya dimana berada.


Milen dinikahi Diva, yang di angkat oleh saudara jauh, memintanya ikut dan menyibukkan diri dengan bisnis, sehingga Milen harus ikut sibuk dalam bisnis. Ya! Dia adalah ibu Dena dan pak Dewa, orangtua yang saat ini selalu bersamanya. Sebab itu Diva mempercayakan keluarganya untuk menjaga Milen, dengan sibuk ia tidak akan di ganggu arwah penasaran.


"Milen, besok kamu cek lokasi tanah kavling di cianjur ya."

__ADS_1


"Iy bu, ga apa. Milen juga bisa sebentar ke makam. Milen izin ya bu."


"Iya, tapi selesai dari sana langsung pulang ya."


"Nggeh bu, Milen pasti segera kembali pulang."


Milen pun kembali menyelesaikan kerjaannya, hal yang tak bisa ia pungkiri adalah menatap bingkai foto pernikahan. Serta anak laki laki yang entah masih hidup atau tidak.


'Mas, andai kita bertemu dan kamu ingat kenangan terakhir. Aku ingin kita kembali, meski aku hidup dengan bayangan arwahmu. Batin Milen berucap.


Kilat, petir seolah menjawab. Jendela kamar Milen pun terbuka lebar dan tertutup lagi. Membuat Milen menutup mata, dan kembali bersedih. Milen tampil seperti orang normal tapi siapa sangka dia adalah wanita yang terluka karena kelebihannya yang terlahir sebagai gadis tidak biasa.


Milen diantar Diva kini Kembali Bertemu. Setahun setelah kepulangan mereka, kehidupan Milen dan keluarganya pun berubah. Milen kini menjadi CEO dan semakin memiliki banyak penggemar, mengurus bisnis.

__ADS_1


Karena kecantikannya, Milen sangat mudah mendapatkan pria yang ingin menjadikan istri dan kini Milen pun selalu menepis ia sudah mempunyai kekasih, demi tidak ingin lagi ada yang mendekatinya. Fokus Milen adalah, bekerja di keluarga mertua yang sudah baik padanya, meski begitu ia kagum pada Diva yang masih baik, dan mau menunggunya bersemi dan benar benar cinta.


Jalan demi jalan pun mereka lalui, namun Milen merasa jalan yang ia tempuh terasa tidak asing.


"Milen, kamu kenapa?" tanya Diva. Diva bisa melihat dengan jelas wajah bingung yang tersirat dari wajah Milen.


"Tidak kenapa-napa kok. Hanya saja, aku merasa jalan ini tidak asing," jawab Milen.


"Oh, perasaan kamu saja kali, ini pertama kali kita kesini, jadi bagaimana bisa kamu merasa tempat ini tidak asing," saut Diva dan Milen pun berusaha membenarkan perkataan Diva.


"Mas Diva, tapi aku merasa aneh dengan tempat ini, jangan jangan Azan ada di daerah ini."


Deg.

__ADS_1


Terdiam Diva, hampir rem mendadak.


Tbc.


__ADS_2