
Anita mempersiapkan bekal kedua anak kembarnya,dia juga membawa pakaian ganti untuk kedua anaknya.
"Sudah semua Anita?"tanya ibu Yuni yang melihat Anita membereskan isi tas yang akan di bawa nanti.
"Sudah bu,tinggal belal aja yang belum di masukkan."jawab Anita.
Ya,Anita dan ibu Yuni akan liburan bersama Arga. Tapi mereka belum tahu kemana Arga mengajak liburan. Yang di minta Arga hanya membawa baju ganti beberapa stel baju,begitu juga dengan Anita dan ibu Yuni.
Anita pikir Arga akan mengajaknya pergi berenang,tapi dia tidak memberitahunya.
"Ma,kok om Arga belum datang ya?"tanya Chila yang sejak tadi menunggu di luar berharap mobil Arga datang.
"Sabar kak,mungkin om Arganya juga sedang siap-siap. Kan sama Celine dan omanya Celine juga ikut."kata Anita.
"Celine juga ikut ma?"tanya Chila.
"Iya,kan om Arganya juga ikut."jawab Anita.
"Emm,kalau om Arga jadi papa Chila sama Chiko juga ngga apa-apa ma?"tanya Chila takut-takut.
Anita diam,berhenti merapikan tas yang akan di bawanya. Menatap Chila yang menunduk merasa bersalah telah bertanya seperti itu.
Anita tahu,Chila butuh sosok seorang ayah. Dia menghela nafas panjang. Dia mengelus kepala anak gadisnya itu lalu memeluknya. Rasa perih Anita rasakan ketika Chila memeluknya erat.
Sudah lama sekali anak itu tidak mendapatkan pelukan dari Anita,Anita memeluknya sangat. Menyalurkan rasa kasih sayang pada anaknya itu,sembari berkata dalam hati.
'Sabar ya sayang,mama mau meyakinkan hati mama dulu kalau memang Arga adalah jodoh mama berikutnya'
Dan anehnya,Chila melepas pelukan Anita dan menatapnya lama lalu tersenyum ceria.
"Chila seneng sama om Arga ma,om Arga ngga pelit. Mau ngajakin liburan bersama,ngga kaya papa. Papa suka bohong.."ucap Chila.
Deg
Hati Anita miris,perih hatinya mendengar ucapan Chila anaknya itu. Ternyata ingatan anak kecil selalu tersimpan dengan baik,apa yang di lakukan orang dewasa padanya selalu di ingatnya. Apa yang di ucapkan oleh orang dewasa olehnya akan di ingatnya juga sampai kapanpun.
Kembali Anita memeluk putrinya dengan sayang,tanpa bisa berucap apa pun. Sedangkan di balik pintu ibu Yuni menghela nafas panjangnya mendengar anak dan cucunya berinterakasi. Dia tahu Anita serba salah dengan keadaan itu.
Tin tiin tiiin
Bunyi klakson di luar membuyarkan kedua anak dan ibu itu. Chiko masuk ke dalam rumah berlari memberitahu ibunya kalau Arga sudah datang.
"Ma,om Arga udah datang."kata Chiko dengan wajah senang.
"Iya sayang,mama siap-siap dulu."jawab Anita.
Chiko keluar lagi dengan Chila. Mereka menatap Arga yang turun dari mobil bersama Celine. Celine berlari mendekati Chila dan Chiko,sedangkan Arga tersenyum melihat ketiga anak itu bertemu.
Arga masuk ke dalam rumah di sambut oleh ibu Yuni.
__ADS_1
"Lho,katanya sama omanya Celine,mana?"tanya ibu Yuni pada Arga.
"Ada di mobil bu,beliau sengaja tidak boleh turun dari mobil oleh saya. Maaf kalau nanti kenalannya di dalam mobil saja."kata Arga merasa tidak enak hati.
"Oh,ngga apa-apa nak Arga. Memang kasihan kalau naik turun mobil itu,apa lagi ibunya nak Arga sering capek ya."kata ibu Yuni.
"Iya bu. Oh ya,Anita mana bu?"tanya Arga lagi.
"Masih siap-siap,mungkin sedang dandan. Di tunggu aja."kata ibu Yuni.
Dan berebapa menit Arga menunggu,akhirnya Anita keluar dari kamarnya dengan penampilan berbeda dari biasanya. Arga terkesiap,dia melihat Anita begitu cantik dengan dandanan natural dan sedikit polesan lipstik tipis saja,namun tetap terlihat cantik di mata Arga. Apa lagi rambutnya yang biasa di kuncir kuda kini,di biarkan tergerai jatuh.
"Kita berangkat sekarang,Ga?"tanya Anita membuyarkan lamunan Arga.
"Ah ya,kita berangkat sekarang. Takut kemalaman di jalan."jawab Arga yang masih menatap Anita penuh kekaguman.
"Memang kita mau kemana?"tanya Anita lagi,dia malu Arga masih menatapnya.
"Kamu cantik."ucap Arga tanpa sadar.
"Eh? Kamu bilang apa Ga?"
"Eh,oh ngga. Kamu tanya apa?"Arga gugup dengan di tatap balik oleh Anita.
Anita tersenyum,lalu Arga mengambil tas yang di bawa Anita satu.
Mereka pun masuk ke dalam mobil yang sudah di tunggu oleh anak-anak dan ibu-ibu mereka.
"Maaf bu,saya lama siap-siapnya."kata Anita merasa tidak enak pada ibu Ema,ibunya Arga.
"Sudah siap semua?"tanya Arga pada anak-anak.
"Siaap!"jawab mereka bertiga dengan kompak.
Baik Arga,Anita,ibu Yuni dan ibu Ema tertawa dengan jawaban mereka yang kompak itu.
_
Mobil Arga sampai di sebuah rumah di tengah lapang dan ada beberapa rumah namun berjauhan jaraknya. Ya,Arga mengajak liburan Anita dan anak-anaknya ke vila temannya yang dia sewa untuk dua hari.
Dia sengaja mengajak semuanya agar nanti jika Arga dan Anita bicara berdua anak-anak mereka ada yang menjaga dan lebih anteng karena ada temannya untuk bermain.
"Nah,kita sudah sampai di vila."kata Arga.
Dia turun dari mobil di susul Anita yang masih heran kenapa Arga membawanya ke vila.
"Ga,apa kita akan menginap di vila ini?"tanya Anita yang masih kebingungan dengan semuanya.
"Iya,kita liburannya di vila selama dua hari. Kamu suka?"tanya Arga.
__ADS_1
Anita diam,dia tidak menyiapkan apapun untuk menginap di vila. Yang dia siapkan hanya baju untuk renang.
"Kamu tidak bilang kita mau menginap di vila,aku pikir liburannya renang aja. Jadi baju gantinya ya buat renang nanti."kata Anita.
"Ngga apa-apa,nanti kita beli di pasar malam.Katanya di sini setiap malam minggu ada pasar malam di alun-alun desa di sana,kita beli aja nanti di sana kalau untuk ganti baju sementara."
Lalu Anita dan Arga menurunkan barang bawaan mereka dan menyerahkan pada penjaga vila untuk di bawa masuk ke dalam vila.
Semua masuk ke dalam vila,melihat-lihat isi vila tersebut. Ada lima kamar di sana,dua kamar di lantai dua dan tiga kamar di lantai bawah. Anak-anak minta di lantai atas kamarnya dengan ibu Yuni sedangkan ibu Ema di lantai bawah dengan Arga dan Anita.
_
Malam harinya benar saja,Anak-anaknya Arga dan Anita pergi ke pasar malam yang ada di desa sebelah di alun-alun.
Anak-anak merasa senang,mereka minta naik komidi putar.
"Om,Chila mau naik kora-kora."kata Chila pada Arga.
"Kamu ngga takut naik itu?"tanya Arga lembut.
"Ngga om,Chila senang naik kora-kora."kata Chila.
"Ya udah,nanti om beli tiketnya. Kalau Chiko sama Celine pengen naik apa?"tanya Arga pada kedua anak itu yang masih bingung mau naik apa.
"Naik karnival aja pa,sama abang Iko."jawab Celine mengajak Chiko.
"Ya udah sama tante Anita naiknya ya. Kalau ngga ada orang dewasanya ngga boleh naik."kata Anita memberi jawaban.
"Iya tante,ayo beli tiketnya."ajak Celine tidak sabar.
"Aku di sini aja,barangkali nanti Chila keluar nyariin"kata Arga.
"Iya."
Lalu Anita membeli tiket untuk tiga orang naik karnival. Arga merasa senang. Dia memandang ketiga orang itu,membayangkan Anita adalah istrinya dan mereka bertiga adalah anak-anaknya.
Tujuan Arga liburan bersama agar dia nanti bisa leluasa untuk mengobrol dengan Anita dan menyatakan cinta padanya. Dia berharap Anita mau menerima cintanya.
Malam semakin larut setelah mereka puas bermain dan membeli baju ganti sementara saja di pasar malam itu.
Akhirnya rasa lelah melanda karena sejak datang sore hari mereka belum istirahat dengan baik,mereka terlalu senang.
Dan Arga sudah menyusun jadwal untuk besok dan malam harinya,tinggal malam ini mereka akan istirahat dulu untuk persiapan besok bertualang di pantai yang letaknya cukup jauh dari tempat vila mereka menginap.
_
_
_
__ADS_1
❤❤❤❤❤❤