
"Aku cuma 3 hari di sana, nggak apa kan aku tinggal?" tanya Fathia saat memasangkan dasi untuk Aka.
"Nggak apa sayang, kan aku udah kasih izin jadi nggak masalah," jelas Aka lembut.
"Tapi aku masih berasa berat loh perginya," ujar Fathia. Pagi ini ia akan berangkat syuting ke kota Bandung selama 3 hari dan Aka sudah menyetujuinya saat Mita menjelaskan jadwal kerja Alodie palsu padanya.
"Kenapa gitu?"
"Nggak biasa jauh-jauh dari kamu!"
Aka tersenyum "Jangan gitu, nanti aku jadinya nggak izinin kamu pergi loh."
"Tuh kan, kamu izinnya juga berat hati kan," tebak Fathia.
Aka menghela nafas melihat wajah cemberut istrinya. Di izinin salah nggak di kasih izin juga salah. "Honey, dengar aku ya! kamu boleh pergi aku beri izin sepenuh hati jadi kamu berangkatnya jangan ragu-ragu karena itu nggak baik nanti malah terjadi sesuatu di jalan. Aku di sini nggak apa di tinggal 3 hari nggak masalah, kalau kangen kita bisa VC ya," bujuk Aka lembut supaya istrinya tak ragu-ragu untuk pergi ke Bandung.
"Ok deh tapi kamu makan yang teratur ya, terus jangan lembur sampai pagi, awas ya aku bakalan awasin kamu lewat Mas Beno," ancam Fathia.
"Ia istriku," jawab Aka memeluk istrinya.
Jadilah pagi ini pagi perpisahan bagi mereka berdua, sebenarnya Fathia enggan untuk pergi karena sejak bersama Aka 10 bulan ini ia belum pernah pergi jauh dari suaminya dan baru kali ini mereka berpisah meski hanya beberapa hari. Begitu pula dengan Aka berat melepas istrinya pergi jauh tapi ia tak mau menjadi suami yang mengekang istri. Bagaimana pun Alodie palsu sudah menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dan ada kalanya Alodie menikmati waktunya sendiri bersama teman-temannya.
"Peluk dulu," manja Fathia memeluk Aka sebelum mereka sama-sama berangkat.
"Nanti kalau sudah sampai telpon Aku ya," pinta Aka.
Fathia hanya mengangguk di dada suaminya.
"Makan yang teratur, obatnya nggak ketinggalan kan?"
Fathia hanya menggeleng.
"Istirahatnya jangan sampai larut malam!"
Fathia mendongakkan kepalanya untuk melihat Aka begitu pula Aka ia menundukkan wajahnya untuk menatap sang istri. "Kamu juga ya Mas, kalau lembur cuma boleh sampai jam 9 malam."
"Ia istriku, muach" Aka mengecup sekilas bibir istrinya.
"Udah atuh Mbak sama Mas nya mesra-mesra mulu, nggak kasian apa sama saya yang jomblo ini," timpal Mita yang merasa resah melihat kemesraan pasutri itu.
__ADS_1
Aka dan Alodie palsu hanya tertawa. Lalu mereka berpisah menaiki mobil masing-masing. Lewat jendela mobilnya Alodie melambaikan tangan pada Aka. "Da-da Masaka, love you! muach, muach, muach" Fathia mencium tangannya dan melambaikan pada Aka.
"Da-da honey," balas Aka. Setelah itu mobil keduanya bergerak maju keluar dari halaman rumah menuju jalan raya.
🌱🌱🌱🌱
Sampai di kota Bandung tepatnya di vila tempat syuting FTV di adakan Alodie palsu hanya bisa mengirim pesan singkat pada suaminya mengatakan kalau ia sudah sampai di sana. Sebab ia harus buru-buru berada di set karena gilirannya untuk take adegan sudah di tunggu dari tadi. Artis, kru dan tim lainnya sudah berangkat dari kemaren sore, tapi Alodie palsu sengaja berangkat pagi-pagi karena tak mau melewatkan malam bersama suaminya.
Akibatnya hari ini Alodie harus mengejar ketertinggalan nya dalam take adegan. Mengambil beberapa scene membuat Alodie sibuk seharian sampai magrib barulah ia dapat beristirahat. Fathia buru-buru membersihkan diri dan langsung menunaikan ibadah solat magrib di lanjutkan makan malam bersama Artis dan kru setelah itu mereka kembali syuting untuk beberapa adegan yang di butuhkan saat malam hari.
Tepat jam 10 malam syuting berakhir semuanya bisa istirahat di kamar masing-masing. Rasa rindu nya pada Aka membuat Fathia langsung menghubungi suaminya. Panggilan pertama masuk, tapi tak di jawab Aka mungkin saja suaminya sudah tidur pikir Fathia cemberut lalu merebahkan diri di kasur, rasanya ia ingin menangis saja karena malam ini harus tidur sendiri tanpa suami.
Kling kling kling 📞
Ponsel Fathia berdering, seketika wajahnya berubah kembali ceria saat melihat nama Aka tertera di layar ponselnya.
📱Maaf honey, tadi aku lagi mandi
Pinta Aka meletakkan ponsel di meja rias istrinya lalu melangkah ke lemari mencari baju ganti.
📱Aku pikir kamu udah tidur
Ujar Fathia menatap layar ponsel melihat aktifitas suaminya di sebrang sana.
📱Oh, hampir aja aku nangis
📱Kok gitu?
📱Aku pikir kamu udah tidur duluan, lupa sama aku
📱hahaha... ya ampun sayang. Mana mungkin aku lupa sama istri sendiri, yang ada aku sekarang pengen nyusul kamu kesana tau nggak.
📱Eh, jangan! udah malam ini Mas
📱Habis, kangen tau nggak! biasanya tidur berdua pelukan, sekarang cuma bisa peluk guling.
📱Sama, aku juga kangen!
Obrolan suami istri itu masih berlanjut, layaknya orang pacaran jarak jauh waktu malam berlalu begitu saja tanpa mereka sadari. Fathia pun mulai merasakan kantuk di mata begitu pula Aka, tapi rindu yang begitu besar membuat mereka tak mau mengakhiri komunikasi sampai akhirnya Fathia terlelap duluan barulah Aka mematikan sambungan VC itu.
__ADS_1
🥗🥗🥗🥗
Pagi-pagi sekali selesai solat subuh syuting sudah di mulai tujuan nya agar proses syuting berlangsung cepat dan mereka semua bisa pulang secepatnya. Alodie palsu masih menyempatkan menelpon Aka, menyapa suaminya yang akan berangkat kerja.Setelah itu ia kembali sibuk dengan rutinitasnya yaitu beradegan di depan kamera.
"Mbak, kalau syutingnya beres sore ini mbak mau langsung pulang?" tanya Mita saat mereka istirahat makan siang.
"Ia Mit, aku nggak bisa lama-lama pisah sama Mas Aka."
"Cie, Alodie yang sekarang berubah banget ya, jadi bucin sama lakinya," sela teman sesama Artis.
"Apaan sih, wajarlah istri kangen suami."
"Dulu nggak tuh, malah lo lebih betah nginap di vila bareng Galen," bantah Loli salah satu artis teman ia dan Galen dulu.
Alodie palsu hanya tersenyum kecut.
"Tapi sekarang Galen kemana ya? jarang muncul. Mungkin dia kecewa kali ya lo hilang ingatan."
"Maaf ya Loli, aku nggak ingat sama Galen dan nggak peduli sama dia atau bagaimana masa lalu kami. Bagi aku Mas Aka lebih penting," ujar Alodie palsu merasa sedikit terganggu dengan ucapan Loli.
"Alah jangan berlagak sok jadi istri solehah deh lo! Sekarang lo bisa ngomong gitu karena lo amnesia, ntar kalau ingatan lo balik pasti lo bakalan balik lagi sama si Galen.Gue heran ya sama Aka, kok bisa-bisanya sih dia terima lo lagi? bekas Galen ini, mending sama gue yang masih perawan," ejek Loli merasa tak suka dengan Alodie yang sekarang.
"Jaga ya ucapan kamu. Saya nggak pernah ganggu atau usik kehidupan kamu! Bilang aja kamu iri sama saya, iya kan!?"
Loli tersenyum mengejek "Kalau gue iri emang kenapa? ayo sini lawan gue! mana sih Alodie yang dulu? yang gue kenal berani dan nggak takut sama siapa pun. Dulu gue emang takut sama lo tapi sekarang nggak lagi ya, lihat lo ngomong lembek aja gue jijik tau nggak! lo itu kayak bukan Alodie yang gue kenal.
"Terserah, saya nggak peduli sama kamu!" Alodie palsu pun pergi meninggalkan Loli. Lalu ia meminta Mita untuk menghubungi Rike agar proses syutingnya bisa di percepat dan ia bisa pulang duluan dari yang lain. Sebenarnya sudah dari kemaren Fathia merasa tak nyaman untuk syuting, beberapa teman artis yang merupakan teman lama Alodie selalu mengejek-ngejeknya.
Tampak mereka tak suka dengan perubahan sikap Alodie yang sekarang, perubahan sikap yang positif membuat karir Alodie semakin menanjak. Di tambah Aldoie yang dulu royal dan suka berpesta dan mentraktir mereka makan sekarang sudah tak ada. Mereka kehilangan sumber uang untuk biaya makan, tak ada lagi Alodie yang mau di ajak ini itu lalu memberikan mereka uang dengan cuma-cuma. Bahkan mereka sampai mendukung perselingkuhan Alodie dan Galen asalkan mereka juga dapat menikmati sedikit uangnya Aka.
...----------------...
Please kalau udah baca tinggalkan jejak dong buat dukung author 🥺🥺
Kasih like 👍 kek
Komen 🖊 kek
Favorit 🖤 kek
__ADS_1
Hadiah 🎁 kek
Jangan habis baca terus di tinggal pergi gitu aja 😩😫 sedih tau 😭