ISTRI PALSU

ISTRI PALSU
Empat Enam


__ADS_3

3 Bulan Kemudian....


"Pagi sayang," sapa Aka pada Fathia yang sedang terbaring di atas brankar.


Fathia hanya menjawab dengan deheman.Sudah tiga bulan ia tidak bicara satu patah kata sejak kecelakaan.Seluruh wajahnya di balut perban apalagi setelah menjalani operasi ia bernafas menggunakan ventilator.


Keadaannya sempat memburuk saat Fathia sadar dua hari setelah kecelakaan.Ia berteriak histeris merasakan sakit, perih dan panas di bagian wajah juga beberapa tubuhnya. Bahkan sakit kepala yang begitu hebat menyerang akibat geger otak yang di deritanya.


Aka dengan penuh perhatian dan kasih sayang merawat dan menjaga Fathia. Ia mencurahkan segala cintanya supaya Fathia bisa sabar menjalani proses penyembuhan dan ia berjanji akan mengembalikan wajah sang istri seperti semula.


Awalnya Fathia tak terima karena Aka salah paham sudah menganggap ia sebagai Alodie. Tapi mau bagaiman bicara pun ia tak bisa hanya bola mata yang ia gunakan sebagai alat komunikasi.Akhirnya Fathia pasrah dengan kondisinya. Ia sabar menunggu sampai keadaannya membaik baru akan menjelaskan kesalah pahaman ini pada Aka.


Dua bulan keadaan Fathia sudah mulai membaik tapi tetap saja wajahnya masih harus di perban. Tapi alat bantu pernafasannya sudah di lepas. Ia mulai mencoba menjelaskannya pada Aka.


"Aku bukan Alodie" tulis Fathia di sebuah buku yang di berikan Aka padanya untuk berkomunikasi.

__ADS_1


Bukannya percaya Aka malah meminta dokter untuk memeriksa keadaan Fathia. Dan dokter pun mendiagnosa Fathia mengalami Amnesia post - trauma atau amnesia setelah kecelakaan.


Berkali-kali Fathia mencoba menjelaskan lewat tulisannya yang jelek akibat tangannya yang sedikit kaku karena luka bakar ringan yang sudah mulai sembuh.


"Kenapa kamu yakin aku Alodie?"


"Karena pakaian yang kamu kenakan terakhir kali keluar dari rumah itu sweater hoodie hitam dan jeans biru dongker. Juga cincin pernikahan kita menjadi bukti kuat kalau kamu benar Alodie, cincin itu aku beli khusus modelnya cuma satu di dunia. Dan itu yang di temukan polisi," jelas Aka lembut karena merasa istrinya masih belum bisa menerima keadaan.


"Apa tidak ada korban lain?"


Fathia pun pasrah. Apalagi ia sadar kalau dokter pasti sudah merekonstruksi wajahnya menyerupai Alodie. Lalu ia harus apa? jujur di satu sisi ia senang dan bahagia saat mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari Aka. Tapi sisi lain ia juga tau betul kalau perhatian dan kasih sayang yang di berikan Aka sebenarnya untuk Alodie bukan dirinya.


Lalu di mana Alodie setelah kecelakaan terjadi jika memang hanya dirinya yang di temukan. Apa lagi ia di temukan di sisi kemudi, bukannya ia duduk di bangku penumpang bersebelahan dengan Alodie!?


Apa jangan-jangan Alodie selamat?

__ADS_1


Kalau benar ia selamat seharusnya sekarang ia sudah muncul di hadapan Aka dan salah paham ini tidak akan terjadi.


Apa dia meninggal?


Kalau ia, lalu aku harus senang atau sedih?


Dan sekarang bagaimana?


Haruskah aku menikmati peran ini menjadi istrinya Mas Aka?


Jujur Aku juga menaruh hati padanya sejak kejadian malam itu.


Apalagi sekarang setiap hari dia selalu membuat aku semakin jatuh cinta dengan sikapnya yang lembut dan penuh perhatian juga kasih sayang.


Pikiran Fathia berkecamuk. Dirinya yang lain menghasutnya untuk tetap berada di samping Aka meski harus menjadi istri palsu. Tapi Dirinya yang lain lagi mengatakan kalau semua ini salah dan harus segera di luruskan.

__ADS_1


__ADS_2