ISTRI PALSU

ISTRI PALSU
Dua Tiga


__ADS_3

"Bang Joe mana sih," gumam Ciara mencoba menghubungi orang itu lewat ponsel tapi tak di angkat sama sekali. Ia sudah berada di dalam club tapi karena suasana cukup ramai dan musik berbunyi cukup keras membuat Fathia malas untuk masuk kedalam.


"Mas, lihat bang Joe nggak?" tanya Fathia pada salah satu pelayan yang sedang mengantarkan minuman.


"Tadi saya lihat dia di meja bar tender sama teman-temannya," jawab pelayan itu.


"Makasih," balas Fathia menuju tempat yang di sebut pelayan tadi.


"Mana bang Joe?" tanya Fathia pada seorang bar tender.


"Lagi di room karaoke sama teman-temannya," jelas bar tender itu sambil menunjuk sebuah pintu berwana hitam bertuliskan VIP berwarna emas.


"Thank's" kata Ciara santai karena ia sudah akrab dengan bar tender itu.


Ciara pun melangkahkan kakinya menuju tempat karaoke itu ia langsung saja masuk tanpa permisi dulu karena sudah biasa jika bersama Joe.


"Kalau ada lo mau bayar berapa?" tanya Joe pada Aka dan Ciara tak sengaja mendengar obrolan itu.


"500 juta kalau servisnya bagus gue tambahin," jawab Aka yakin.

__ADS_1


Ciara pun paham akan arah obrolan para pria itu. "Di tambah berapa?" sela Ciara mengagetkan ketiga cowok yang sedang mengobrol serius.


Aka dan Beno hanya diam lalu saling pandang pada Joe karena mereka tak kenal dengan gadis yang kini masuk ke ruangan ini pastinya ingin mencari Joe pasalnya mereka berdua tak ada janjian dengan wanita lain.


"Sorry gue nggak sengaja dengar obrolan kalian, sorry juga gue ganggu,gue kesini mau ketemu bang Joe," jelas Ciara tak enak.


"Kok nggak telpon?" tanya Joe menarik Ciara duduk.


"Lihat dulu ponselnya baru tanya," kesal Ciara.


Joenas pun mengecek ponselnya dan ternyata ada tiga panggilan dan pesan masuk dari Ciara kalau dia sudah di depan club. "Sorry tadi aku lagi temanin mereka," jelas Joe menunjuk kedua kawannya.


Joe pun hanya menatap Ciara meminta penjelasan tapi gadis itu cuek bebek dan melihat kembali kearah Aka menuntut jawaban dari pria yang duduk di depannya kini.


"100 juta," jawab Aka asal.


"Kurang, tambah 300 juta gue bisa kasih apa yang lo mau," tantang Ciara.


"Ci" panggil Joe karena merasa Ciara tidak paham akan ceritanya.

__ADS_1


"Ok, penawaran ini cuma berlaku selama satu minggu," jawab Aka menantang balik Ciara.


"Deal, minta gue nomor lo," tambah Ciara.


"Minta aja sama Joe, kabarin gue secepatnya. Joe kita pulang ya," pamit Aka menarik Beno.


"Cepat amat," kata Joe berdiri untuk mengantar teman-temannya.


"Kita takut ganggu malam minggu lo, tuh udah datang orangnya ya kita sadar diri aja," balas Beno.


"Sialan lo, yuk bareng aja sekalian gue mau keluar," ajak Joe dan Ciara pun mengikuti langkah mereka dari belakang.


"Kemana lo?" tanya Beno


"Apartment gue," jawab Joe ketika mereka berpisah di parkiran.


"Kalau bisa bening kayak lo, biar gue nggak nyesal bayar mahal," teriak Aka pada Ciara.


Ciara pun menanggapinya santai dan mengacungkan jempol pada Aka sebelum ia masuk ke mobil Joenas. Sudah biasa baginya di anggap wanita malam jika berada di dekat Joenas ia tak peduli apa omongan orang tentangnya yang penting apa yang ia lakukan tak seperti yang di tuduhkan.

__ADS_1


__ADS_2