ISTRI PALSU

ISTRI PALSU
Dua Empat


__ADS_3

"Kamu serius bisa dapat apa yang di mau Aka?" tanya Joe pada Ciara saat mereka sudah di apartment.


Ciara mengangguk.


"Emang kamu tau apa yang di mau?"


"Cewek kan buat temanin dia!?"


"Ia tapi nggak sembarangan loh, dia mau yang masih segel," jelas Joe.


"Oh" jawab Ciara santai.


"Kamu yakin bisa nemuin cewek yang mau jual virgin nya? ya aku akui sih banyak cewek yang gampang untuk jual hartanya demi uang."

__ADS_1


"Termasuk aku!" tambah Ciara menatap Joe.


Joe menarik nafas dalam "Jangan bahas masalah kita, ini beda cerita."


"Bedanya di mana? di saat aku butuh uang untuk bayar utang bisnisnya papa apa yang kamu tawarkan? memang kamu menawarkan bantuan tapi mengharapkan imbalan," bantah Ciara berdiri menuju kamar mengatakan kenyataan.


"Please deh, jangan mulai! aku mau senang-senang sama kamu malam ini," bujuk Joe memeluk Ciara dari belakang.


"Aku mau kita cerai," pinta Ciara melepaskan tangan Joe dari pinggangnya.


"Karena aku nggak mau lagi jadi istri pemuas ***** kamu, aku setuju kita nikah sirih karena aku nggak mau zina jika harus melayani kamu sebagai imbalan sudah membayar hutang bisnis papa," jelas Ciara.


"Nggak bisa, perjanjiannya aku yang akan menceraikan kamu kalau aku sudah bosan," bantah Joe kesal.

__ADS_1


Ciara menggeleng. "Aku nggak peduli dengan perjanjian itu. Yang aku mau setelah ini kita cerai terserah kamu mau tuntut aku dengan surat perjanjian itu aku nggak takut. Kalau aku hancur akan aku pastikan juga kamu hancur," kata Ciara tenang tapi kata-katanya penuh ancaman buat Joe.


Joe pun geram dada bidangnya naik turun menahan amarah yang seakan mau meledak. Sikap cuek dan berani Ciara mampu membuatnya berpikir dua kali jika berhadapan dengan gadis satu ini.


Setelah mengatakan maksud dan tujuannya Ciara pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri meninggalkan Joe sendiri yang sudah terduduk di pinggir kasur mungkin sedang memikirkan perkataan Ciara tadi.


Entah apa yang ada di benak gadis itu ia keluar dari kamar mandi mengunakan lingerie tipis berwarna pink dengan rambut lurusnya yang panjang dan hitam itu di gerai menyentuh punggungnya yang terbuka. "Kemarilah, aku juga ingin bersenang-senang sebelum besok kita resmi bercerai," ajak Ciara pada Joe.


Joe seorang pria normal yang juga begitu menggilai tubuh Ciara itu tak dapat menolak. Segala kemarahan, kekesalan dan emosinya tadi meluap begitu saja karena sentuhan dan ciuman yang diberikan Ciara dapat melumpuhkan kewarasannya.


Ciara melancarkan aksinya ia bak seorang profesional yang paham dan tau apa yang harus di lakukan nya untuk membuat pria di depannya ini bertekuk lutut dan memohon padanya untuk tetap terus menemani dan bermain-main dengannya. Satu persatu kancing kemeja Joe sudah dilepas Ciara laki-laki itu hanya menikmati tanpa membalas permainan Ciara. Sisa-sisa kekesalannya masih ada jadi ia sedikit jual mahal kali ini.


Ciara menikmati setiap inci tubuh pria tampan asli indonesia itu, tubuh yang atletis,warna kulit sawo matang, bola mata hitam, rahang kokoh yang di tumbuhi rambut-rambut halus. Belum lagi lehernya tampak seksi bagi Ciara saat jakun pria itu naik turun menelan saliva nya menahan geli dan nikmat yang dia berikan.

__ADS_1


"Aku mulai ya," kata Ciara menggoda saat ia sudah sampai di barang inti Joe yang tampak sudah mengeras dan berair.


__ADS_2