ISTRI PALSU

ISTRI PALSU
Enam Delapan


__ADS_3

Di kamar Fathia belum bisa merasakan empuknya kasur. Ia harus menyiapkan air panas untuk mandi Aka dan baju ganti.


"Aku bisa sendiri sayang!" kata Aka membuka kemeja kerjanya.


"Nggak apa Mas, ini tugas aku. Lagian kamu pasti capek kerja seharian sampai lembur," sahut Fathia dari kamar mandi.


Aka heran dengan perubahan sikap Alodie sekarang. Ia betanya-tanya bagaimana bisa amnesia mengubah perilaku seseorang bahkan Alodie yang dulu tak paham akan tugasnya sebagai seorang istri kini tiba-tiba saja mengerti akan tanggung jawabnya.


Tapi Aka tak curiga, ia malah bersyukur. Mungkin ini kesempatan kedua yang Tuhan berikan untuk rumah tangganya terutama untuk Alodie.


"Sudah Mas, mandi gih baju gantinya aku tarok di meja rias ya," kata Fathia memberikan handuk pada Aka.


"Terimakasih." pinta Aka berlalu menuju kamar mandi.

__ADS_1


Keluar dari kamar mandi Aka merasa tubuhnya segar dan bersih. Di lihatnya sang istri sudah menyelami alam mimpi.Aka pun mematikan lampu utama kamar mereka. Lelah di badan membuatnya menyusul istrinya. Tanpa memakai pakaian ia naik ke atas kasur hanya mengenakan celana boxer yang di gunakan tadi dari kamar mandi. Mendekap istrinya di dada Aka menarik selimut untuk memberikan kehangatan pada tubuh mereka berdua.


πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…


Sudah satu minggu lebih Aka bekerja pagi siang dan malam.Bukan tanpa alasan, peluncuran produk baru yang sempat di tundanya saat merawat sang istri di rumah sakit harus segera di lakukan bulan ini.Bahkan untuk bercinta saja dengan istrinya Aka tak ada waktu, pulang larut malam sampai di rumah ia langsung istirahat dan paginya harus bagun lagi dan berangkat ke kantor.


Untungnya kali ini Aka memiliki istri yang pengertian. Fathia tak pernah komplain dengan kesibukan Aka. Malahan ia menjadi penyemangat bagi Aka jika sudah merasa lelah dan capek di kantor. Setiap hari Fathia datang mengantar makan siang untuk Aka tak lupa cemilan juga vitamin agar kondisi imun sang suami terjaga.


Menemani sebentar atau memijit pundak Aka yang terasa pegal karena terlalu lama duduk dan fokus pada laptopnya. Sore hari Fathia akan kembali kerumah di antar oleh supir kantor dan malam harinya ia selalu menunggu kepulangan Aka. Tak masalah baginya sebab nanti ia bisa tidur kembali setelah mengantar suaminya berangkat kerja pada pagi hari


"38, 4 mas Aka deman," gumamnya seorang diri.


Fathia berlari kecil keluar kamar dan menuruni tangga menuju dapur. Mengambil air untuk mengompres suaminya.

__ADS_1


"Mas, bagun dulu yuk," ajak Fathia lembut.


"Hhmm... dingin Al," kata Aka dengan suara serak.


Rencananya ia akan memberikan parasetamol agar panas di tubuh Aka bisa turun. Tapi melihat suaminya yang mulai menggigil Fathia memilih untuk segera membawa Aka kerumah sakit.


"Mas, kita kerumah sakit aja ya," ajaknya cemas membangunkan Aka.


Aka bangkit, di lihatnya jam dinding pukul tiga dini hari.Ia bingung kenapa tiba-tiba saja tubuhnya kini menjadi lemah. Biasanya tak pernah.


......................


like like like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

__ADS_1


komennya jangan lupa πŸ–ŠπŸ–ŠπŸ–ŠπŸ–Š


Favorit juga biar dapat notif kalau up date ❀❀❀


__ADS_2