
"Lihat deh Mas, banyak orang yang suka sama iklannya. Komennya bagus-bagus semua," ujar Fathia pada Aka yang baru saja selesai mandi.
"Coba lihat sini," pinta Aka ikut duduk di kasur bersama istrinya.
@Furinana "ih gemes deh sama mereka"π
@Disarafina " so sweet iklannya, Alodie sama suaminya bikin iri π₯°
@Zia "Couple baru nih yang bakalan di gemari emak-emak"
@Sarighk "Suaminya Alodie ganteng ya π
@lunaluli "cus kita borong produknya buat calon bumil!!"
"Maksud couple di gemari emak-emak apa sih sayang?" bingung Aka setelah membaca beberapa komentar.
"Itu loh Mas, kayak youtuber Atta Aurel itu, fans mereka banyak emak-emak soalnya suka lihat mereka berdua," jelas Fathia membantu mengeringkan rambut suaminya.
"Oh, aku nggak tau kalau soal itu mah!"
"Ia lah, kamu mah orangnya sibuk di kerja mulu, jadi kudet deh sama hal-hal yang lagi viral," jutek Fathia.
"Hehe, maaf istri ku. Oh iya, besok aku libur di kantor."
"Kenapa?"
"Aku mau tugas jaga malam di RS."
Fathia berhenti mengeringkan rambut Aka. "Tuh kan, baru aku bilang kamu sibuk malah besok malam akunya di tinggal," kesal Fathia berbaring di kasur lalu menutup tubuhnya dengan selimut.
"Ya maaf, aku nggak tau kalau kamu bakalan pulang hari ini. Kan kamu bilang 3 hari di Bandung makanya aku sengaja mau jaga malam di RS biar nggak tidur sendirian di rumah," bujuk Aka menarik selimut.
"Tau ah."
"Honey jangan ngambek dong, yuk sini kita tidurnya pelukan! kangen tau."
"Aku lagi kesal sama kamu, tau gitu mendingan aku nggak usah pulang tadi," keluh Fathia di dalam selimut.
"Kok gitu? aku senang tau kamu pulang, ya tapi maaf kalau besok malam aku harus ke RS. Aku udah janji sama dokter lain buat gantiin dia."
Fathia hanya diam tak menanggapi suaminya yang berusaha menarik selimut.Aka pun tak mau di abaikan istrinya, sekuat tenaga ia menarik selimut lalu menggelitik pinggang Alodie palsu.
"Ih, Mas geli," kata Fathia berusaha menghindar.
__ADS_1
"Maafin aku dulu dan nggak ngambekan baru aku stop!"
"Ia, ia aku maafin, tapi udah dong aku nggak tahan geli," pinta Fathia tertawa kegelian.
"Nggak ngambek lagi?"
"Ia , ia Mas!"
"Muach, gitu dong, masak baru ketemu kamunya ngambekan, nggak seru tau aku nya kan kangen." Kecup Aka memeluk dan merebahkan kepala di dada istrinya.
Fathia mengelus rambut Aka, wangi shampo yang di pakai Aka masuk ke hidung Fathia, aroma kesukaannya, aroma khas suaminya membuat Fathia menyadari betapa rindunya ia pada Aka.
"Aku juga kangen Mas, kangen banget malahan."
"Makanya jangan ngambekan," pinta Aka mengangkat wajahnya.
"Maaf ya! Tapi jujur aku kesal kalau kamu besok harus jaga malam di RS."
"Tapi kan udah aku bilang tadi, sengaja mau jaga malam karena aku pikir kamu besok masih di Bandung," jelas Aka dan tangannya mulai menjelajahi pegunungan empuk istrinya.
Fathia menghela nafas. "Ok deh, tapi besok aku boleh ya ajak Mita nginap di sini buat temanin aku!?"
"Boleh! tapi malam ini kita kangen-kangenan dulu. Aku mau puas-puasin makan kamu," kata Aka dengan tatapan yang sudah penuh gairah.
π₯―π₯―π₯―π₯―
"Morning apa an, udah jam 10 ini," kata Fathia mengaduk masakannya.
"Nggak pa-pa lah sekali-kali bangun siang, kan habis kerja keras," jawab Aka santai dan menggoda istrinya.
"Nanti sore aku mau jalan sama Ciara boleh ya?"
"Kemana?"
"Mall."
Aka mengangguk dan duduk di meja makan. "Boleh, lagian ntar sore aku tidur sebelum berangkat ke RS.
"Kamu berangkatnya jam berapa?"
"Setengah 9 aja kali ya."
"Ok, aku berangkatnya habis solat ashar, pulangnya sebelum magrib. Ntar aku masakin bekal buat kamu sebelum kamu berangkat ke RS."
__ADS_1
Aka mengacungkan jempolnya sambil menyeruput segelas kopi buatan istri tercinta.
π¦΄π¦΄π¦΄π¦΄
Fathia berjalan sambil menunduk mencari ponselnya di dalam tas saat memasuki mall tempat ia dan Ciara janjian. Tak sengaja ia menabrak seorang ibu-ibu.
"Ya ampun maaf bu," pinta Fathia mengumpulkan belanjaan ibu itu.
"Astaga, ini kan mama tirinya Ciara." gumam Fathia kaget dalam hati.
"Gimana sih Mbak, jalan tuh di lihat pakai mata. Lihat ini barang belanjaan saya jadi jatuh dan rusak semua," keluh ibu itu.
"Maaf bu, saya benar-benar nggak sengaja," pinta Fathia.
"Ada apa Al?" tanya Ciara yang baru datang."Loh Mama!" kaget Ciara.
"Saya nggak mau tau pokonya bayar ganti rugi," keluh ibu itu.
Tak mau masalah makin panjang Fathia mengeluarkan uang seratus ribu 10 lembar dari dalam dompetnya lalu menyerahkan pada ibu yang tadi di tabraknya. "Segini cukup kan bu? sekali lagi saya minta maaf," pinta Fathia merasa tak enak.
"Cukup! terimakasih," ketus ibu itu pergi meninggalkan Alodie palsu dan Ciara.
Ciara hanya geleng-geleng kepala. "Nggak berubah ya tu orang, masih aja mata duitan," ujar Ciara.
"Sabar, yuk kita duduk dulu," ajak Fathia menuju restoran di dalam mall.
"Ibu tadi itu mama tiri gue, dia selingkuh dari papa. Selingkuhannya bikin papa bangkrut, sakit-sakitan dan akhirnya meninggal," kata Ciara curhat pada Alodie palsu.Sedangkan Alodie palsu memesan makanan.
Tanpa Ciara bercerita pun Fathia sudah tau kisah masa lalu Ciara. Dimana saat ia berumur 4 tahun mama dan papanya bercerai karena papa Ciara selingkuh. Lalu mamanya memutuskan untuk pulang kampung dan menikah lagi di sana. Mama kandung Ciara meninggal saat melahirkan adiknya. Ciara dan adiknya tak pernah bertemu sebab Ciara saat itu masih kecil, barulah saat ia remaja tau kalau ia mempunyai seorang adik.
"Terus kabar adik lo gimana?"
"Kok lo tau gue punya adik?"
Kebiasaan Fathia yang sering keceplosan dan lupa diri kalau ia sekarang hidup berperan menjadi Alodie. "Lo kan pernah cerita."
"Kapan? seingat gue nggak pernah," pikir Ciara.
"Pernah, mungkin lo nggak ingat aja kali," kekeh Alodie palsu meyakinkan Ciara.
Ciara hanya tampak bingung. "Ah ia kali, mungkin gue lupa.Kabarnya gue juga nggak tau, karena kita nggak pernah komunikasi. Cuma gue tetap kirim uang buat bantu-bantu biaya sekolahnya."
"Aneh ya, saudara tapi nggak pernah ketemu dan nggak pernah bicara."
__ADS_1
"Mungkin karena kita emang nggak pernah ketemu jadi rasanya biasa aja sih, kayak nggak punya saudara gitu. Malahan gue kaget loh saat tau gue punya adik, tapi mau dekat juga susah kita kayak orang asing gitu pas gue coba hubungin dia beberapa kali. Akhirnya komunikasi kita nggak berjalan lancar."
"Nanti lagi ceritanya, kita makan dulu yuk habis itu kita keliling mall shoping-shoping," ajak Fathia saat pesanan makanan mereka datang.