
"Hem... hem... kayaknya ada yang ikutan honeymoon nih Ben!" sindir Aka pas kedatangan Joe dan Ciara di meja makan bergabung bersama Aka dan Beno serta istri saat sarapan pagi.
"Ia dong! nagih jatah nafkah batin selama dua tahun," jawab Joe santai.
"Bukannya kalian sudah cerai?" tanya Beno.
"Kapan? gue nggak pernah jatuhkan talak sama Ciara ya! meskipun kita pisah sudah lama, tapi gue masih tetap nafkahin dia."
"Sebaiknya segera di resmikan!" usul Fathia.
"Obrolan kita belum sampai kesana," jawab Ciara.
"Gue emang kepikiran gitu, tunggu balik ke indo aja," tambah Joe.
"Serius kamu mau balik ke indo?" tanya Ciara.
Joe mengangguk "Kita nikah resmi disana nanti!"
"Tapi usaha kamu di sini?"
"Gampang! orang kepercayaan aku ada, ntar sekali beberapa bulan kita kontrol ke sini sekalian liburan," jelas Joe meraih roti tawar yang ada di atas meja.
Senyum Ciara mekar sempurna.
"Selamat ya Ci," ujar Fathia memeluk Ciara begitu pula dengan dokter Biya. Mereka semua ikut merasa senang dan bahagia.
__ADS_1
"Jadi sekarang kita tripel honeymoon ceritanya!?" Beno.
"Ya gitu lah!" Joe.
"Jadi hari ini kita ngapain aja nih?" tanya Aka sudah tak sabar untuk memulai hari di pulau indah ini.
Joe mengangkat dan memberikan telapak tangannya seolah mengatakan tunggu sebentar sebab ia sedang mengunyah makanan. "Hari ini kita akan diving, tapi sebelumnya kita diberi pelatihan teknik dasar secara singkat oleh diver yang sudah berpengalaman. Masing-masing pasangan di dampingi satu orang diver," jelasnya.
"Habis itu ngapain?" tanya Biya.
"Makan siang lalu istirahat. Selepas itu kita semua bisa menikmati layanan spa sebelum dinner romantis di tempat spesial," tambah Joe.
Semuanya tampak semangat dan tak sabar untuk segera mulai menjalani hari ini.Tepat jam 9 pagi mereka semua sedang mendengarkan dengan cermat penjelasan dari diver yang akan memandu mereka nanti di dalam laut. Sebelum terjun langsung ke laut mereka melakukan pelatihan singkat di kolam berenang. Di rasa cukup dan semuanya paham mereka mempersiapkan diri memakai pakaian lengkap dan peralatan khusus diving.
Bagi Aka dan Beno serta istri juga Ciara sedikit gugup saat mulai masuk kedalam laut tapi tidak dengan Joe, ia sudah terbiasa. Ada rasa takut dan deg-deg an juga rasa penasaran yang kuat membuat mereka memberanikan diri mencoba pengalaman baru ini. Sampai di kedalaman 2 meter mata mereka menangkap pemandangan yang begitu indah. Pemandangan bawah laut yang spektakuler dengan beragam ikan dan karang yang eksotis. Selain itu, tempat ini juga mempunyai perairan yang tenang sehingga mereka merasa lebih tenang dan nyaman saat menyelam.
Satu hal yang tak mungkin di lupakan adalah mengabadikan momen-momen indah dalam laut. Tentunya Joe sudah menyiapkan satu orang fotografer untuk merekam setiap kegiatan mereka di bawah sana. Puas menjelajahi dunia bawah air mereka semua berenang kembali ke permukaan.
"Hhuuu... seru banget!" ujar Fathia meluapkan kegembiraannya.
"Cuma sebentar, nggak puas rasanya!" tambah Ciara.
"Kapan-kapan kita kesini lagi, terus diving berdua," ajak Joe.
"Emang kamu bisa tanpa diver?"
__ADS_1
"Bisa lah, udah makanan aku kalau di sini! kadang suka jadi diver juga buat tamu resort," jelas Joe.
"Ngapain tadi lo juga ikut di dampingi diver, kalau lo bisa?" tanya Beno.
"Jaga-jaga Ben! gue takut nanti ada yang panik atau apa lah," tutur Joe.
"Oohh." Beno membulatkan mulutnya.
"Lain kali kita diving di tempat lain ya," ajak Fathia pada Aka.
"Ok sayang, kapan pun kamu mau!" balas Aka.
"Silahkan ganti baju dulu, kita ketemuan di restoran buat makan siang," kata Joe.
Sesuai yang di bilang Joe, mereka semua kembali ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian. Air laut yang dingin membuat tubuh bekerja ekstra untuk meningkatkan suhu tubuh jadinya kini perut mereka sudah kelaparan dan harus segera di isi.
Makan siang mereka di suguhkan berbagai menu khas Filipina yang tentu saja halal di makan oleh mereka yang muslim karena Joe sudah mempersiapkan semuanya saat Aka memberitahu akan datang untuk liburan kesana.
Santai sejenak melepaskan kenyang di perut sambil bercengkrama bersama. Banyak hal yang mereka bahas hingga tak sadar waktu pun sudah menjelang sore. Waktunya mereka menikmati spa, untuk relaksasi tubuh dan pikiran juga membersihkan diri dan mencerahkan kulit,mengurangi nyeri sendi dan otot, serta melancarkan peredaran darah. Agar saat mereka kembali nanti untuk menjalani aktivitas sehari-hari bisa lebih semangat karena tubuh dan pikiran segar kembali.
Selesai dari spa, mereka bersiap-siap untuk menghadiri dinner romantis yang sudah di siapkan oleh pelayan resort. Ada di tiga tempat berbeda bagi tiap-tiap pasangan. Aka dan Alodie palsu di arahkan menuju bibir pantai. Sedangkan Beno dan Biya di arahkan ketengah hutan. Terakhir Joe dan Ciara di arahkan ke tengah jembatan di atas laut. Sampai di tempat mereka masing-masing nampak satu meja dan dua kursi saling hadap berada di tengah-tengah lilin yang membentuk love.
Para pria pun mempersilahkan pasangan mereka untuk duduk terlebih dahulu. Lalu pelayan mulai menyajikan menu pembuka. Semuanya menikmati pemandangan malam dari tempat mereka masing. Aka dan Alodie palsu menikmati hamparan pasir yang di terangi lilin kecil yang di susun di sana, meski angin laut bertiup begitu kencang tak ada satupun lilin yang padam. Sedangkan Beno dan Biya juga menikmati hutan malam di terangi oleh lilin-lilin dan lampu-lampu kecil nan di gantung di beberapa pohon. Joe dan Ciara tak kalah menarik di bawah jembatan mereka masih dapat melihat air laut karena beberapa lilin juga di letakkan di sana.
Semuanya menikmati momen pertama bagi mereka. Meski Aka dan Alodie palsu adalah pasangan yang paling lama menikah dari dua lainnya, tapi jujur ini adalah pengalaman yang tak dapat mereka lupakan sejak bersama. Meski sering dinner berdua, tapi tak pernah seindah dan seintim ini. Mereka betah berlama-lama sambil menunggu hidangan selanjutnya datang, para pasangan itu membahas banyak hal, lebih tepatnya membahas hal pribadi yang memang seharusnya mereka diskusikan saat berdua. Tujuannya untuk saling memahami dan saling mengerti satu sama lain agar hubungan mereka lebih baik lagi kedepannya.
__ADS_1
Udara semakin dingin mereka tak perlu merasa khawatir jika kedinginan. Sebab di setiap bangku yang mereka duduki sudah di siapkan selimut kecil untuk membungkus badan. Joe sudah mengatur semuanya dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk sahabatnya.