ISTRI PALSU

ISTRI PALSU
S2 bab 7


__ADS_3

Hari terakhir mereka semua memutuskan untuk menghabiskan hari menikmati wisata di kota Filipina. Destinasi pertama yang mereka kunjungi adalah Teras Sawah Banaue, menurut kabar dari cerita para penduduk lokal, tempat wisata ini di bangun oleh orang-orang asli suku Batad dengan cara manual, tanpa menggunakan alat berat ataupun mesin. 


Destinasi kedua mereka mengunjungi Ilocos Norte menjadi tempat banyak atraksi yang memamerkan budaya penuh warna dan keanekaragaman ekologi Filipina. Kota Paoay, Paoay Sand Dunes (Bukit Pasir Paoay) yang terkenal, memberikan pengalaman berada di gurun yang seru dan mendebarkan bagi para wisatawan dengan kegiatan-kegiatan seperti sandboarding, ATV, dan naik truk 4x4.


Kota tua yang sangat bersejarah di Filipina, dan menjadi wisata terakhir tujuan mereka, namanya adalah Kota Vigan.


Kota Vigan mendapatkan status sebagai Situs Warisan Dunia dari UNESCO. Karena kawasan tersebut menjadi kawasan yang bersejarah, khususnya di masa kolonialisasi Spanyol atas Filipina.


Penataan kawasan Vigan sangat detail. Dari mulai arsitektur bangunan, ornamen, kondisi jalan, hingga tata letak bangunan, patung, hingga filosofi tata letak gereja.


Kota tua Vigan menghadirkan wisata yang romantis dan instagramable di Filipina. Apalagi saat hari mulai senja, lampu-lampu mulai dinyalakan, mereka pun semakin betah merasakan suasana, dan view yang sangat indah.


Malam harinya Joe mengajak para sahabat untuk menghabiskan waktu dan bersenang-senang di club miliknya.Dari pukul 8:30 malam sampai dini hari tempat itu penuh dengan kehidupan, musik, dan suasana pesta. Di Club mereka bisa berdansa ditemani ketukan hits terbaik atau musik dari beberapa DJ terbaik kota, dan menikmati satu atau dua gelas minuman bersama.


Merasa puas, mereka menuju hotel tempat menginap malam ini. Semua akomodasi mereka selama di Filipina sudah di siapkan dan di atur oleh Joe, jadi mereka tinggal menikmati semua fasilitas yang ada. Waktunya untuk mengistirahatkan badan menyambut hari esok, karena mereka semua akan kembali ke tanah air.


🧁🧁🧁🧁


Jam 11 semuanya sudah berkumpul di restoran hotel, menikmati sarapan pagi mereka yang terlewatkan karena mereka semua bangun kesiangan.


"Lo benaran ikut kita balik ke Indo?" tanya Beno pada Joe.


"Ia!"


"Terus usaha lo di sini gimana?"


"Ada orang kepercayaan gue dan anak buah lainnya yang akan urus. Gue ntar sekali beberapa bulan datang kesini buat kontrol," jelas Joe menyendok makanan.


"Sekalian resort?" tanya Aka.

__ADS_1


Joe mengangguk.


"Serius, mau di tinggal gitu aja? percaya amat sama orang," tambah Ciara.


"Resort itu usaha aku sama beberapa investor di sini Ay. Emang aku yang punya saham terbesar, tapi orang-orang kepercayaan aku sama mereka kompak kok dan memang bisa di percaya sepenuhnya," jelas Joe. "Kalau club itu mah gampang, sama kayak di Indo nanti ada juga anak buah aku yang jalanin."


Ciara mengangguk paham.


"Eh, kita belum beli oleh-oleh loh," ingat Fathia.


"Ia, benar! masih ada waktu nggak ya kita belanja sebelum berangkat?" tambah Biya.


"Kita belanja oleh-olehnya di pusat perbelanjaan dekat bandara aja," kata Joe.


"Ya sudah, selesaikan sarapan, habis itu kita berangkat," ujar Aka.


🌶🌶🌶🌶


Seminggu sejak kepulangan mereka dari Filipina semua sudah kembali menjalani aktifitas masing-masing. Di tambah Ciara sedang mempersiapkan pernikahannya bersama Joe yang akan di gelar 3 bulan lagi. Fathia pastinya juga ikut membantu menemani Ciara meeting dengan WO, memilih designer untuk mendesain baju akad juga resepsi tak lupa juga dengan Make up artisnya.


Semua memang di serahkan Joe pada Ciara. Bukan berarti ia tak mau tau atau lepas tangan begitu saja. Sengaja menyerahkan seluruhnya pada Ciara agar wanita itu dapat mewujudkan dream wedding nya. Joe cukup kebagian soal bayar membayar saja.


Sedangkan Fathia di sela-sela kesibukan syuting dan membantu Ciara mengurus pernikahan ia dan Aka juga sedang bersiap-siap untuk kontrol ke dokter kandungan agar mereka bisa segera melakukan program hamil.


"Saya jelaskan terlebih dahulu ya!" kata dokter Biya. "Biasanya wanita yang baru lepas dari alat kontrasepsi membutuhkan waktu 6 bulan sampai 1 tahun untuk dapat hamil. Menunggu masa ovulasi dan juga hormonal kembali normal. Apalagi buat Alodie, yang masa menstruasi yang tidak teratur membuat masa ovulasinya tidak tetap.Tapi ada juga beberapa kasus pasien saya dapat langsung hamil setelah lepas kontrasepsi. Semua tergantung rezeki dan kehendak Tuhan," terang dokter Biya pada Aka dan juga Alodie palsu.


"Jadi, kalau kami lakukan tindakan inseminasi sekarang belum tentu berhasil?" tanya Aka.


"50-50! Keberhasilan inseminasi bukan hanya terletak pada kesuburan rahim tapi juga di dukung oleh faktor lainnya, seperti hidup sehat, istirahat yang cukup, jangan stres, konsumsi makanan sehat sayur, buah dan juga vitamin. Berlaku untuk kalian berdua. Ada pertanyaan lagi?" dokter Biya.

__ADS_1


"Kapan inseminasi nya bisa di lakukan?" tanya Aka.


"Karena menstruasi Alodie sudah lewat, kita tunggu bulan depan. Kita akan lakukan USG sel telur saat hari ketiga menstruasi."


" 3 minggu lagi dong," kata Aka lesu.


"Santai aja! kalian masih dapat berhubungan, siapa tau dapat rezeki cepat kan. Jadinya kalian nggak perlu program hamil lagi," jelas dokter Biya.


"Dari sini aku resep kan vitamin dan juga obat penyubur rahim. Kalau nanti Alodie mens artinya kita mulai program inseminasi."


Pasutri itu mengangguk setuju mereka pun meninggalkan ruangan dokter Biya menuju apotik menebus resep yang di berikan dokter Biya tadi lalu kembali pulang ke rumah mereka.


"Mas," panggil Fathia saat mereka di kamar.


"Hhmm.."


"Kalau kita tunda dulu program hamilnya gimana?" tanya Fathia ragu-ragu.


Aka yang hendak menganti baju menghentikan kegiatannya melepas pakaian. Menyusul sang istri yang sedang duduk di pinggir kasur. "Kenapa?"


"Kita kan mesti bantu Ciara sama Joe menyiapkan pernikahan mereka Mas, apa lagi aku juga harus syuting kan. Di tambah kamu kedepan juga makin sibuk, katanya mau berangkat ke luar negri, aku takut nanti kita nggak ada waktu dan akhirnya program ini jadi sia-sia gitu aja. Gimana kalau habis pernikahan Joe dan Ciara kita mulai programnya? Kita harus benar-benar siapkan waktu," jelasnya.


"Ok, tapi aku juga mau minta satu hal!"


"Apa?"


"Saat kita mulai program kamu nggak boleh syuting! Istirahat di rumah, fokus untuk program hamil. Aku juga akan atur jadwal nanti biar bisa ada waktu untuk nemanin kamu menjalani proses inseminasi, gimana? setuju?"


Ciara mengangguk dan bibirnya tersenyum merekah. Ternyata Aka bisa mengerti akan maksudnya. "Makasih ya Mas! nanti aku akan bicara sama Mbak Rike, kalau aku harus cuti kerja," ujarnya memeluk Aka.

__ADS_1


__ADS_2