ISTRI PALSU

ISTRI PALSU
Tujuh Empat


__ADS_3

Julanar bergesas turun dari unit apartment dan menaiki taxi memberikan alamat yang ingin ia tuju pada supir taxi. Sampai di sana Julanar menunggu di satu meja yang sudah di pesan oleh orang yang menelponnya tadi.


"Dengan Bu Julanar?" tanya seorang pemuda.


Julanar mengerutkan dahi sambil mengangguk.


"Perkenalkan, saya Galen. Orang yang menelpon ibu tadi," kata Galen mendudukkan diri.


"Di mana anak saya?" tanya Julanar langsung.


"Maaf Buk, untuk saat ini saya hanya bisa memberikan bukti berupa foto," kata Galen memberikan foto Fathia bersama Aka.


Julanar melihat foto yang di berikan Galen. "Ini bukan anak saya!"


"Saya tau, karena itulah saya mengajak ibu kesini untuk membicarakan masalah ini."


"Maksudnya?"


"Anak Ibuk sekarang sudah berubah menjadi orang lain. Ada kesalah pahaman di sini tapi saya tidak bisa jelaskan secara detail. Tapi yang pasti wanita yang ada di foto ini adalah anak yang ibu cari." Tunjuk Galen pada foto.

__ADS_1


"Saya masih nggak ngerti! bagaiman mungkin anak saya bisa merubah wajahnya seperti orang lain," sanggah Julanar tak percaya.


"Satu-satunya cara untuk membuktikan omongan saya kita lakukan tes DNA antara Ibuk dan juga wanita yang ada di foto ini," tawar Galen.


Julanar tak bergeming.


"Saya mohon bantuan Ibuk. Cuma ini cara yang bisa membuktikan kalau wanita ini Alodie palsu dan dia adalah anak Ibu," mohon Galen.


"Saya butuh waktu. Tidak semudah itu bisa percaya omongan kamu, apa lagi kita baru bertemu.Dan dari mana kamu tau nama dan nomor ponsel saya?dari mana kamu tau kalau anak saya hilang?" jawab Julanar ragu.


"Ok, saya akan berikan Ibuk waktu untuk memikirkan ucapan saya. Jika Ibuk bersedia hubungi saya di nomor ini. Dari mananya saya tau itu semua nggak penting.Yang lebih penting sekarang kita bisa membuktikan ucapan saya ini benar,"pinta Galen memberikan secarik kertas berisikan nomor telpon.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Tiga hari sudah Julanar merasakan bimbang.Ia sudah menceritakan pada Ciara tentang Galen yang menemuinya tapi Ciara bukan tipe orang yang mudah percaya pada omongan orang lain. Ciara juga melarang Julanar untuk menghubungi Galen.


"Bisa aja Buk, ini akal-akalan mereka berdua, sebab mereka itu pasangan selingkuh."


"Tapi kalau yang di bicarakan nya sama Ibuk benar bagaimana?"

__ADS_1


"Nggak mungkin Fathia mau dengan sukarela mengubah wajahnya seperti artis sombong itu!" jawab Ciara berpikir realistis.


Ciara juga menjelaskan pada Julanar siapa Alodie dan juga Galen berkat Informasi yang di dapatnya dari Widia.Meski ia juga berharap kalau Fathia masih hidup tapi cerita yang di berikan Galen pada ibu angkatnya sangat tak masuk akal bagi Ciara. Widia juga membenarkan pendapat Ciara dan meyakinkan Julanar kalau Galen hanya drama untuk mendapatkan Alodie dari Aka.


"Tapi boleh kan Ibuk lakukan tes DNA?"


"Buk, tes DNA bisa di palsukan! jangan kayak Fathia deh buk," kata Ciara sedikit kesal karena Julanar sangat mudah termakan omongan orang seperti sahabatnya.


Julanar begitu ingin melakukan tes DNA yang di bicarakan Galen. Tapi ia juga takut kalau yang di katakan Ciara ada benarnya. Bimbang dan penuh keraguan hati dan pikiran Julanar membuatnya sering merenung akhir-akhir ini.Keinginannya untuk makan juga mulai berkurang.


Seminggu hati dan pikirannya terus menimang tawaran tes DNA itu. Akhirnya Julanar memantapkan hatinya untuk menghubungi Galen. Ia sudah tak sanggup hidup dalam keragu-raguan.Lebih baik kecewa dari pada setiap hari ia harus bertanya-tanya tapi tak menemukan jawabannya.


...****************...


Mohon dukungannya ya... πŸ™ dan tinggalkan jejak.. πŸ₯Ί


Like πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘ komen πŸ–ŠπŸ–ŠπŸ–ŠπŸ–Š Favorit ❀❀❀❀ hadiah 🎁🎁🎁🎁


terimakasih πŸ₯°πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2