Izinkan Hati Yang Memilih

Izinkan Hati Yang Memilih
166. Aisyah tertangkap


__ADS_3

Happy Reading....



Aisyah yang hendak pergi ke tempat kejadian kini dia malah mengalami masalah, hanya bersama beberapa orang saja yang ada bersamanya yang lebih banyak sudah lebih dahulu karena mereka melewati jalan yang berbeda.



Aisyah yang baru sampai setengah jalan dia malah di hadang oleh Ateez juga anak buahnya. Mereka yang mengenal Aisyah langsung berhenti dan menghadang begitu saja.



Memang tak ada rasa takut dari Aisyah karena dia yakin dia akan bisa menghadapi Ateez beserta pengawalnya meskipun mereka kalah jumlah.



"Hey turun!" bentak salah satu orang dari Ateez.



Sementara Ateez sendiri dia masih berdiri di depan mobilnya dengan menyilangkan kedua tangan di depan dadanya. Ateez begitu senang saat melihat Aisyah, bagaimana tidak? Aisyah terlihat sangat cantik dia akan sangat cocok untuk menjadi selirnya.



Sudah sejak lama Ateez memang menginginkan Aisyah meskipun mereka tak pernah bertemu secara langsung tetapi Ateez terus mengamati Aisyah dari jauh.



Aisyah yang hanya naik motor dia turun begitu juga dengan orang-orangnya yang hanya berjumlah lima orang.



Tak ada gentar dari mereka, mereka sangat tenang.



"Hajar mereka, dan tangkap perempuan itu! Saya sangat menyukainya dan dia akan menjadi salah satu selir yang akan menjadi pemuas ku!" perintah Ateez dengan suara menggelegar.


__ADS_1


"Siap, Bos!" Orang-orangnya langsung patuh padanya. Maju begitu saja untuk melawan orang-orangnya Aisyah yang sudah siaga juga hendak menangkap Aisyah sesuai permintaannya.



Aisyah harus waspada, dia tidak mau sampai dia tertangkap oleh orang-orangnya Ateez.



Pertarungan sengit terjadi di tengah-tengah jalan yang sangat sepi. Mereka juga sangat kewalahan menghadapi orang dari Ateez yang begitu banyak.



Sementara Ateez sendiri dia hanya menjadi penonton yang terus senyam-senyum karena melihat betapa aktifnya Aisyah. Tak sia-sia jika dia bisa menjadikan Aisyah sebagai wanitanya dan juga bisa meluluhkan hatinya pasti dia akan semakin kuat.



Memang cukup terkejut juga melihat keahlian Aisyah yang begitu pandai dalam bela diri bahkan dia bisa dengan mudah menjatuhkan orang-orangnya Ateez.



Tetapi itu tidak menjadi masalah, Ateez yakin dia akan tetap bisa mendapatkan Aisyah setelah dia turun tangan.




Setelah beberapa orang-orangnya terjatuh kalah kini Ateez sendiri yang bertindak, dia melangkah dengan santai menghampiri Aisyah dari belakang Aisyah.



"Nona awassss!!" teriak orangnya Aisyah yang melihat Aisyah dalam bahaya.



Bugh...



Tetapi teriakan itu terlambat karena Ateez sudah lebih dahulu memukul tengkuk Aisyah hingga membuatnya pingsan.

__ADS_1



Tak seperti biasanya Aisyah yang selalu gesit tetapi kali ini dia memang sedikit lemas, mungkin inilah kenapa Rico memintanya untuk tetap bertahan di markas karena Rico tau keadaan Aisyah saat ini yang sedang tidak baik-baik saja.



Orang-orangnya Aisyah yang ingin menyelamatkannya seketika di pukuli hingga tak kuat lagi untuk melawan, dari sebagian kehilangan kesadaran dan yang lain tak mampu untuk berdiri.



"Hahaha..., akhirnya aku bisa mendapatkan mu! Hahaha..." tawa Ateez begitu sangat keras dia sangat bahagia juga sangat puas. Dia akan memiliki selir selayaknya kucing liar yang tidak akan mudah untuk di taklukkan tetapi itu akan sangat menarik saat-saat prosesnya.



Dengan tangannya sendiri Ateez membawa Aisyah masuk ke dalam mobilnya, dia sudah tidak sabar untuk bisa melihat seberapa cantiknya Aisyah yang hanya selalu dia lihat dari jarak jauh dan sekarang? Dia bisa melihatnya di depan matanya langsung.



Rico begitu buru-buru di saat dalam perjalanan. Dia sangat khawatir dengan keselamatan istrinya yang sekarang entah bagaimana keadaannya.


Rico sangat yakin kalau Aisyah dalam keadaan tidak baik-baik saja karena dia terus menghubungi Aisyah tetapi sedari tadi juga tidak di jawab.


Rico tidak sendiri, dia bersama Jon juga orang-orangnya. Dengan melintasi jalan yang cukup jauh kini mereka sampai di tempat di mana Aisyah di berhentikan oleh rombongannya Ateez.


Mereka berhenti sejenak, Rico merasakan kalau Aisyah sempat berhenti di sana. Tak ada petunjuk yang ada karena orang-orangnya Aisyah juga sudah tidak ada sepertinya mereka juga di bawa.


"Ada apa, Tuan?" tanya Jon.


"Aisyah sempat berhenti di sini. Kita harus secepatnya menemukan dia kalau tidak dia akan dalam bahaya. Aku tidak mau sampai terjadi sesuatu padanya," ucap Rico.


Rico yang biasanya tenang dalam masalah apapun tetapi tidak untuk sekarang, dia begitu gusar dan amarahnya juga mulai meningkat tinggi.


Tidak jika mengenai keselamatan istrinya, dia tidak akan bisa tenang lagi. Dia tidak akan membiarkan orang-orang jahat menyakiti Aisyah.


"Kita pergi sekarang," Mereka semua kembali melajukan motor juga mobil mereka. Meski tidak tau sebenarnya Aisyah ada di mana tetapi Rico punya filing yang sangat kuat. Dia tidak akan pernah salah.



Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2