Izinkan Hati Yang Memilih

Izinkan Hati Yang Memilih
47. Rico yang menolong nya


__ADS_3

____


Hanya untuk mengingatkan takut pada lupa, hehhehe..


Jangan lupa tinggalkan jejak dan komen nya ya..


Muach...


____


Happy Reading..


________


Tangan kekar langsung mencengkram kerah baju Rico dan membuat nya terkejut, Rico berdiri karena merasa ingin tercekik, baru saja bisa berdiri pukulan keras mendarat di pipinya hingga Rico kembali terduduk dan punggungnya terbentur dengan keras.


Bugh..


Brakkk....


" Aku sudah peringatkan kamu untuk menjauhi Aisyah! Kenapa kamu masih saja mendekati! Sekarang apa yang kamu lakukan sehingga membuat Aisyah masuk ke rumah sakit, hah!. " Bentak orang itu yang tak lain adalah Rayyan yang baru datang dengan Faisal.


Benar-benar kesalahan pahaman yang besar, Rayyan tidak tau akar masalahnya dan dia sekarang menyalahkan orang yang malah menjadi penyelamat untuk anaknya. Jika saja Rico tidak ada di sana entah apa yang akan terjadi pada Aisyah sekarang.


Mata hati Rayyan benar-benar telah tertutup akan kebenviau pada Rico sehingga dia gak bisa melihat bagaimana ketulusan dan pengorbanan Rico untuk Aisyah. Entah terbuat aoa hati Rayyan sebenarnya, padahal dulu dia tak separah ini hati dan sifatnya.


Sudah sakit kini Rico bertambah sakit lagi. Lukanya tadi belum juga di obati sekarang di tambah lagi pukulan dari Rayyan yang membuatnya semakin sakit.


Faisal dan juga Farel langsung menengahi Rayyan yang masih belum puas, Faisal terus membujuk Rayyan supaya lebih tenang semuanya bisa di bicarakan baik-baik lagian sekarang ada di rumah sakit tak seharusnya terjadi kegaduhan.


" Om, Rico tidak bersalah. " Ucap Farel yang membungkuk di depan Rico dan melihat kearah Rico yang semakin parah. Sesekali Farel menoleh ke arah Rayyan yang matanya masih muncul aura hitam.


" Kenapa sekarang kamu membelanya, apa kamu juga sudah terpengaruh oleh nya?." Tanya Rayyan dengan kesal menatap Farel dengan tajam.


" Bukan seperti itu, Om. Rico tidak bersalah tapi malah sebaliknya! Rico yang menyelamatkan Aisyah menyelamatkan ku! Kalau tidak ada Rico pasti kita berdua sudah celaka!. " Tutur Farel.


" Heh!. " Rayyan masih menyungging.


" Om, percayalah rit tidak bersalah dia yang menolong kami. Lihatlah keadaannya sekarang? Bahkan dia rela membawa Aisyah dalam keadaannya yang seperti ini."

__ADS_1


Farel tak mau mengatakan itu sebenarnya, dia ogah bagaimanapun Rico adalah saingan beratnya untuk mendapatkan cinta Aisyah. Tapi itu tidak etis jika dia diam saja dengan kebenarannya.


" Benar!? " Ucap Rayyan memastikan.


Farel mengangguk. " Iya, Om. Semuanya benar. Rico yang menyelamatkan kami. " Jawab Farel.


" Maaf. " Hanya satu kata itu saja yang keluar dari Rayyan setelah dia berhasil menambah rasa sakitnya Rico dan juga begitu banyak kata tuduhan yang dia lontarkan.


Rayyan seakan tidak ikhlas mengatakan itu, rasanya sungguh berat atau mungkin dia gengsi saja karena harus meminta maaf pada anak kecil yang umurnya jauh di bawahnya.


Rico masih diam tak menjawab sepatah kata dari Rayyan tadi. Apakah dia juga harus menjawabnya dengan sepatah kata juga?.


"'Terima kasih. " Dua kata kini Rayyan tambah untuk Rico.


" Saya tidak membutuhkan terima kasih dari anda. " Jawab Rico dengan dingin.


Mungkin kesabaran Rico sudah habis untuk menghadapi Rayyan. Sudah bertahun-tahun dia terus sabar dari segala hinaan dan kebencian yang Rayyan berikan. Dia selalu saja memaafkan tapi mungkin kini dia sudah lelah.


Apalagi kejadian yang terjadi ini bisa di katakan karena Rayyan juga, jika Rayyan tidak egois untuk mendekatkan Farel dan Aisyah maka semua ini tidak akan terjadi. Rico berdiri berjalan di depan Rayyan, Faisal dan Farel yang melihat langsung diliputi ketakutan , mereka Rayyan akan kembali emosi lagi.


Faisal dan Farel terus memegangi Rayyan, mereka tak mau dia menampar Rico lagi atau lebih parah.


Tatapan Rayyan dan juga Rico saling beradu dengan tajam.


Rayyan masih tak mengerti dengan apa yang Rico katakan, tak mungkin dia yang mengantarkan Aisyah dalam masalah ini, ini tidak mungkin kan?.


" Saya selalu ingatkan Om untuk buang jauh-jauh ego Om! Karena itu akan membawa Aisyah selalu dalam masalah. Mungkin Om tidak tau, tapi aku selalu tau Om. Dan kenapa Aisyah bisa mengalami ini semua sekarang. Ini semua karena..." Ucapan Rico berhenti dia ingin menghargai keputusan Aisyah untuk merahasiakan semua identitasnya.


" Karena apa?. " Tanya Rayyan.


" Karena keegoisan, Om. " Jawab Rico yang akhirnya menjawab dengan kata lain.


" Sekali lagi jangan membuat masalah untuknya Om. Saya masih menghormati Om sebagai ayahnya Aisyah. Tapi jika Om selalu seperti ini, jangan salahkan saya kalau saya akan mengambilnya dari Om meskipun tanpa restu sekaligus. "


Rico mulai berjalan pergi dari sana. Langkahnya tampak berat kakinya terus di seret dan darahnya yang keluar pun sudah mulai kering. Faisal yang melihat itu merasa tak tega dan langsung berlari menyusul Rico untuk membantunya.


" Biar aku bantu. " Faisal menyerobot dan langsung meraih tangan Rico untuk memapahnya.


" Tidak usah, aku bisa sendiri." Ucap Rico yang ingin menolak.

__ADS_1


" Diam lah, dan menurut lah! Aku ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu. "


Akhirnya Rico diam dan mengizinkan Faisal membantunya untuk dia mendapatkan pengobatan juga.


__


Luka-luka Rico sudah di obati, kakinya juga sudah kembali di perban. Dokter dan perawat yang menangani Rico juga sudah keluar dari ruangan dan hanya menyisakan Rico dan juga Faisal di ruangan itu.


" Bagaimana sekarang? Apa lebih baik?. " Tanya Faisal dan Rico hanya mengangguk acuh.


" Saya tidak mau basa-basi langsung pada poinnya saja. Apa kamu mencintai Aisyah?." Pertanyaan itu terlontar tanpa ragu dari mulut Faisal yang mana membuat Rico langsung fokus menatapnya. " Apa jawabanmu, apa kamu benar-benar mencintai adik saya?. "


" Kalau iya, apa yang akan kamu lakukan. Apa mau menentang ku atau mau merestui ku dan membantuku. " Jawab Rico jelas.


" Kamu tidak hanya memanfaatkan Aisyah kan?. "


" Kalau aku hanya memanfaatkan Aisyah, apa kamu pikir aku akan mengorbankan segala untuknya? Apa aku akan rela bertaruh nyawa untuk keselamatannya? Tidak kan!." Tandas Rico.


Jawaban Rico benar dia tak akan mungkin hanya memanfaatkan Aisyah, dia benar-benar mencintai Aisyah. Bahkan cinta itu bisa dengan mudah di lihat dari matanya.


" Kamu belum menjawab pertanyaan ku? . " Apa kamu akan membantuku?. " Tanya Rico.


" Biarlah Allah yang menentukan. " Jawab Faisal.


" Apa kamu pikir semua akan terjadi jika hanya menyerahkan pada Allah saja tanpa usaha? Tidak!. "


" Terus apa yang harus aku lakukan?. "


" Pastikan keselamatannya selama ada di rumah. Karena aku tak bisa menjaganya saat dia ada di sana. " Jawab Rico.


" Hanya itu?. "


" Itu pun akan sangat sulit kamu lakukan. "


" Maksudnya?. "


" Hemm.. Suatu saat kamu sendiri akan tau.."


____

__ADS_1


Bersambung..


______________


__ADS_2