Izinkan Hati Yang Memilih

Izinkan Hati Yang Memilih
177. Kebahagiaan Yang Menyempurnakan


__ADS_3

Happy Reading...


******


Apa yang selalu Rico katakan dan penuh dengan teka-teki sekarang terlihat semuanya. Kejadian aneh yang selalu Rico dapat setiap pagi itu karena Aisyah telah mengandung anaknya. Ya, Aisyah tengah hamil sekarang.


Begitu bahagia keduanya juga seluruh keluarga. Sebentar lagi kehidupan keduanya akan lengkap dengan kehadiran buah hati dari mereka berdua.


Kesempurnaan yang sangat di tunggu-tunggu dari keduanya juga seluruh keluarga sebentar lagi benar-benar akan di dapatkan saat sang buah hati lahir ke dunia.


Ucapan selamat mereka berdua dapatkan. Bukan hanya dari keluarga besar saja, melainkan dari sahabat juga dari karyawan Rico yang mengetahuinya.


Meskipun hanya ucapan sesederhana kata 'Selamat' namun mampu membuat keduanya mengulas senyum penuh dengan kebahagiaan. Rejeki apa yang bisa melebihi rezeki dari seorang buah hati, itulah yang keduanya pikirkan.


Aisyah juga sangat senang, semua yang merasakan ngidam adalah Rico bukan dirinya sendiri. Bahkan Rico yang lebih sensitif dan juga semakin manja setelah mengetahui akan kehamilan Aisyah.


Seperti saat ini, bahkan Rico sama sekali tak mau makan sendiri. Sama seperti anak kecil dia minta di suapi oleh Aisyah, dan itu harus tidak boleh di tolak.


Aisyah yang tau akan gejala itu hanya bisa menurut saja dan selalu melakukan apa yang Rico minta.


"Sayang, sayurnya lagi dong," Ucapnya setelah menelan makan yang di suapi oleh Aisyah.

__ADS_1


"Nasinya?" Tanya Aisyah sembari bersiap untuk mengambil apa yang Rico ingin.


"Tidak usah, sayurnya saja." Jawab Rico mantap. Dengan gerakan cepat Aisyah langsung berdiri di tempat dan mengambil sayur asem yang ada di hadapannya.


Tak lama Aisyah kembali duduk lagi. Menyuapi Rico dengan begitu telaten. Padahal dulu Rico yang selalu memanjakan Aisyah dan Aisyah juga begitu manja dengan Rico, tetapi semua itu menjadi terbalik sekarang.


Hingga habis Aisyah menyuapi. Setelah itu dia bergegas ke dapur untuk membereskan dan mencuci piring kotornya.


"Sayang, jangan lupa buahnya ya!" Teriaknya. Sungguh jadi pemalas nih Rico sekarang. Tapi tidak setiap saat sih. Hanya pas pagi saja dia berlaku seperti sekarang ini, tapi kalau udah siang dia sudah kembali lagi seperti biasanya.


Benar saja, Aisyah datang dengan piring yang di atasnya ada dua buah apel juga pisau. Aisyah kembali duduk di sebelah Rico, perlahan mengupas apel dan memotongnya menjadi beberapa bagian.


"Nih, Mas." Tangannya seketika menyodorkan apel yang sudah di kupas.


Kebiasaan pagi yang begitu menyenangkan. Begitu membuat cinta dan kasih sayang semakin besar di antara keduanya. Cinta Aisyah juga semakin besar, meski Rico semakin manja tetapi dia begitu menikmatinya.


"Terimakasih ya, Sayang. Dan Maafkan Abang karena begitu banyak minta dan terus menyuruhmu."


"Tidak apa-apa, Bang. Aisyah seneng kok ngelakuinnya." Jawab Aisyah yang terus bergerak memotong apel yang ada di tangannya.


"Setelah ini abang akan ke Resto. Kamu mau ikutan atau mau di rumah saja?"

__ADS_1


"Hem... di rumah aja, Bang. Tugas Aisyah banyak."


Rico mengangguk mengerti. Tak akan lagi dia memaksa Aisyah kalau sudah seperti itu. Lagian Rico juga tidak mau nanti Aisyah ikut dan akan kelelahan.


Padahal yang sering kelelahan adalah Rico sendiri, dia sangat mudah sekali lelah. Sementara Aisyah sendiri malah tidak pernah merasakan itu. Dia begitu enteng dan selalu segar bugar setiap hari. Entahlah.


"Ya sudah, nanti kalau ada apa-apa hubungi Abang. Atau, kalau butuh sesuatu jangan sungkan minta bantuan sama bunda."


"Iya, Bang."


Sekali lagi suapan Aisyah berikan. Hingga sampai suapan terakhir dan apel itu habis di makan mereka berdua.


Rico benar-benar pergi ke resto, meninggalkan Aisyah di rumah bersama kedua orang tuanya.


"Hati-hati ya, Bang!"


"Iya, pasti akan hati-hati. Assalamu'alaikum.."


"Wa'alaikumsalam..." Lambaian tangan menjadi perpisahan untuk keduanya. Setelah Rico tak lagi terlihat Aisyah baru masuk ke rumah dan mulai bergelut dengan semua tugasnya yang begitu banyak dari kampus.


******

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2