Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 101 SHOPPING


__ADS_3

Aku bersiap-siap untuk menemani Erika Shopping, dan sekaligus aku ingin berjalan-jalan Di kota Surabaya ini. Tidak munafik kalau aku butuh hiburan sejenak, untuk merefresh otak ku.


Dan tiba-tiba Erika sudah sampai Di kosanku, dan dia langsung masuk Ke kamarku.


" Sudah siapkan Riss ?? "


" Iya sudah Rik, oiya ngomong-ngomong kamu ada acara apa sih kok bisa sampai batal gitu ?? "


" Acara yang gak begitu penting kok Riss, sudah lupain aja. "


" Ok Rik, ayo kita berangkat. "


" Ayo. "


Kami langsung naik mobil dan menelusuri jalan raya menuju sebuah Mall terbesar Di kota Surabaya ini. Ini kali pertama kalinya aku jalan-jalan Ke kota Surabaya ini. Jadi tidak heran aku begitu hebohnya melihat jalan yang padat dan ramai tersebut.


" Baru pertama kali ya Riss ke Surabaya ??? "


" Iya Rik, maaf ya Ndeso ya ?? "


" Gak apa-apa kok, santai saja. Wajar lah kan kamu baru pertama kali ini Ke kota ini kan ".


" Iya Rik. "


" Kamu suka Shopping gak Riss ??? "


" Gak begitu suka Rik. "


" Lho memangnya kenapa Riss ?? "


" Ya kan dunia kita berbeda Rik, aku mau shopping uang darimana Rik. Aku sama kamu berbeda, jangankan shopping kadang aku buat makan saja juga susah. "


" Maaf ya Riss, aku gak ada maksud buat menyinggung perasaan kamu ya. "


" Iya Rik gak apa-apa memang kenyataan hidup ku seperti ini. Aku gak mau menutupi kenyataan yang ada pada diriku. Aku berasal dari keluarga yang susah Rik. Dan jujur sebenarnya aku malu berteman dengan kamu. "


" Hei Rissa kenapa kamu ngomong kayak gitu, aku gak pernah membeda-bedakan teman kok. Kamu gak usah ngerasa kayak gitu, jujur aku berteman dengan kamu tulus kok. Udah ya jangan punya pikiran kayak gitu lagi sama aku. "


" Tapi tetap saja Rik, aku minder berteman dengan orang kaya sepertimu. "


" Udah Riss, jangan kayak gitu sama aku. Aku seneng memiliki teman sepertimu, kamu orangnya jujur dan baik. Dan asal kamu tahu selama ini orang yang dekat denganku adalah mereka yang hanya mau dengan uangku saja. Jadi aku dikelilingi orang-orang yang hanya mengincar uangku saja. "


" Iya Rik. ''


" Berbeda sekali dengan kamu Riss, meskipun kita baru saja bertemu dan saling kenal tapi aku yakin kamu adalah orang yang berbeda. "

__ADS_1


" Makasih atas penilaian kamu padaku Rik. "


" Sama-sama Rissa, ya sudah kita ngobrol yang lain yuk. Oh ya kamu pengen jalan-jalan kemana saja hari ini Riss ??? "


" Aduh aku terserah kamu saja Erika. "


" Ya gak gitu lah, kan kamu baru pertama kali ke kota ini jadi aku mau kamu seneng menginjak kota ini. "


" Erika, aku terserah kamu saja. Aku ikut kemanapun kamu membawaku pergi. "


" Ya sudah kalau begitu kita shopping dulu ya. "


" Aku ngikut saja Erika. "


" Ok. "


Kami menuju Mall terbesar Di kota Surabaya, aku sangat menikmati perjalanan yang menyenangkan ini. Meskipun sebenarnya aku tidak membawa uang yang banyak, dan sebisa mungkin aku harus bisa menahan membeli baju yang harganya fantastis.


Akhirnya sampailah kami Di Mall tersebut, dan yang paling membuatku malu adalah saat pertama kali aku naik Lift, aku seperti mabuk dan hampir terjatuh karena tidak bisa menjaga keseimbangan. Sungguh pengalaman yang sangat memalukan sekali. Untungnya Erika benar-benar memahami keadaanku dan dia mengajariku untuk tetap tenang.


" Sepertinya aku tidak cocok tinggal Di kota besar ini ya Rik, aku lebih pantas tinggal Di desa. "


" Jangan seperti itu Riss, kamu bukannya tidak cocok namun karena belum terbiasa saja. Lama-lama kalau sudah terbiasa juga pasti cocok kok. Jangan merendah terus ya. "


" Kamu gak malu jalan sama aku Rik ??? "


" Makasih ya Rik. "


" Iya Riss, sama-sama. "


Akhirnya Erika mulai menggila belanja baju hampir lima potong. Tidak hanya itu dia juga membeli dua buah tas yang harganya tidak main-main. Dan aku benar-benar tidak tahu apa memang Erika beneran hobby belanja atau ini hanyalah pelampiasan semata karena masalah yang sedang dia pendam erat-erat ???.


Aku pun juga tidak tahu...


" Erika, sepertinya belanjaan kamu sudah banyak deh. Kita pulang saja yuk. "


" Kok pulang sih Riss ??? Kan kita baru saja sampai. Aku belum selesai belanjanya. "


" Tapi aku rasa kamu sudah sedikit kelewatan belanja segitu banyaknya Riss, ya memang sih bagi kamu uang segitu gak ada artinya tapi kan lebih baik uangnya bisa buat lainnya Rik. "


" Maksud kamu ditabung gitu ??? "


" Ya kurang lebihnya seperti itu, atau kalau gak lebih baik di sedekahkan pada yang lebih berhak. Bukankah itu lebih baik Rik daripada kamu habiskan hanya untuk ini semua ??? "


" Kamu orang pertama yang memberi aku saran seperti ini Riss. "

__ADS_1


" Maaf kalau saran ku ini kelewatan atau tidak bisa kamu terima Rik, sekali lagi aku minta maaf ya Rik. Aku gak ada maksud apa-apa kok Rik. "


" Gak apa-apa Riss, karena saran yang aku dapatkan selama ini ya memang beginilah, shopping dan shopping. Apalagi di saat aku banyak masalah kayak gini. "


" Jadi kamu seperti ini karena ada masalah Rik ?? Dan satu-satunya cara dengan shopping seperti ini untuk menyelesaikan masalah mu ??? "


" Iya Riss, seperti inilah caraku menyelesaikan masalah. Dengan shopping ini aku bisa sedikit tenang."


" Maafkan aku Rik, aku tidak bermaksud menggurui mu. Tapi bukankah lebih baik kamu mengaji atau bersedekah daripada shopping seperti ini untuk membuat hati mu adem dan tenang ??? "


" Aku tidak mengerti Riss, yang aku tahu hanya jalan inilah yang mampu membuat ku tenang. "


" Memangnya kamu ada masalah apa Rik ??? "


" Masalah besar Riss, dan aku tidak bisa cerita sama kamu ??? "


" Kenapa ???. Apa kamu tidak percaya padaku ??? "


" Karena ini adalah masalah besar Riss dalam hidup ku. "


" Cerita saja Rik, siapa tahu aku bisa bantu kamu. "


" Maaf Riss aku belum bisa cerita sama kamu. "


" Ya sudah kalau gitu aku gak akan maksa kamu Rik. "


" Iya Riss. Ya sudah makan yuk, laper ni. ''


" Iya Rik, ayo kita makan. "


" Oiya Riss kamu ambil semua hasil belanjaan ku tadi dari baju dan tas ya ??? "


" Gak mau Rik, aku gak butuh semua itu. ''


" Kamu aneh ya, dikasih kok malah nolak. "


" Bagi ku kamu yang lebih aneh lagi, terus maksudnya kamu gila belanja kayak gitu maksudnya apa ???. Terus ujung-ujungnya kamu kasihkan ke orang lain ???? "


" Ya agar hatiku tenang saja lah Riss. "


" Terus sampai kapan kayak gini ????. Aku gak mau nerima baju dan tas itu. "


" Lalu buat siapa dong ?? "


" Jual lagi dan sedekahkan. "

__ADS_1


Erika pun melongo..


__ADS_2