Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 71 KENANGAN ROMANTIS


__ADS_3

" Foto disini yuk Riss, " Ajak Farrell.


" Ok Rell, " Jawabku.


" Senyum dong, biar makin cantik. "


" Iya Rell. "


Setelah berfoto-foto Di tempat tersebut, Farrell menyuruhku duduk. Dia mengajakku berbincang dengan serius sekali.


" Riss, aku mau ngomong penting sekali. "


" Ngomong apa Rell, kok kayaknya serius amat ya. "


" Riss, seandainya aku beneran sudah tidak ada nanti disini, kamu jangan sedih ya. "


" Kamu selalu bahas akan kematian Rell, aku gak suka tahu gak. "


" Dengarkan aku dulu Riss, jangan marah. "


" Kenapa lagi Rell ???? "


" Misal nanti aku tidak ada di dunia lagi, kamu harus yakin bakal ada penggantiku yang jauh lebih baik Riss. Kamu harus bisa buka hati kamu untuk dia Riss. Bukan maksud aku mengungkit hubungan kita ini Riss, tapi aku takut tidak bisa menemanimu lebih lama lagi Riss. Percayalah tidak semua laki-laki Di dunia ini jahat Riss. "


" Iya aku tahu Rell, ok aku jujur ya sama kamu. "


" Jujur apa lagi Riss ?? "


" Sepertinya...... A.. a... aku mulai menyukaimu Rell, Ucapku terbata-bata.


" Tidak Riss, jangan terlalu memaksakan masalah hati dan cinta. Aku tahu kamu hanya ingin menyenangkan hatiku saja. Tidak mungkin kamu secepat itu berubah mulai ada rasa suka padaku. Aku sadar diri Riss, sampai kapanpun kamu akan selalu menganggapku sahabat terbaikmu. "


" Tapi Rell, aku... "


" Cukup Riss, jangan bersikap seperti itu karena aku tidak suka. Tidak masalah kalau memang selamanya kita menjadi sahabat. Yang penting kamu bahagia Riss. Aku yakin suatu saat nanti kamu akan mendapat pendamping hidup yang jauh lebih baik dariku Riss. "


Aku tidak mampu berdebat dengan Farrell. Aku sangat ingin berkata jujur pada Farrell, kalau aku sekarang sudah mulai menyukainya. Benih-benih cinta itu kini mulai muncul. Tapi anehnya Farrell tidak peka akan perasaanku saat ini. Aku bingung harus menjelaskannya dari mana dulu. Bibirku terasa kaku untuk mengeluarkan kata-kata yang membuat Farrell percaya akan perasaanku saat ini. Akhirnya aku hanya bisa diam dan menunda untuk menjelaskan akan rasa cinta yang mulai tumbuh ini pada Farrell.

__ADS_1


" Riss.. "


" Iya Rell. "


" Apa yang kamu suka dariku ??? "


" Semuanya Rell. "


" Maksudnya semuanya ???? "


" Semua tentang kebaikan yang ada pada diri kamu Rell. Aku menyukainya. "


" Jelaskan dong yang lebih spesifik lagi Riss. "


" Ketulusan kamu mengartikan persahabatan kita ini, tanggung jawabmu menjagaku, kehangatanmu saat menenangkanku disaat aku sedih dan terluka, keikhlasanmu saat membantuku ketika ada masalah, kedewasaanmu yang tidak malu disaat aku berada di titik terendah saat menjadi pemulung. Semua kebaikan itu yang ada pada dirimu, dan aku sangat menyukainya. "


" Kok jadi dalam banget ya Riss, kata-katamu. Aku jadi tersentuh dan terharu jadinya Riss. Seandainya bisa aku ingin merekam kata-katamu barusan Riss. Kata-kata yang paling indah yang pertama aku dengar akan diriku Riss, " Ucap Farrell memujiku.


" Ada satu hal lagi yang aku suka darimu Rell. "


" Apalagi itu Riss, aku jadi penasaran. "


Farrell terpana mendengar aku mengatakan hal tersebut. Dia bahkan hampir tidak bisa berkata apa-apa. Aku berharap kata-kataku barusan bisa membuka hatinya bahwa kini aku sadar mulai mencintainya. Aku ingin dia tahu perasaanku yang sebenarnya. Aku ingin menjalin hubungan yang lebih dari hubungan seorang sahabat. Bukankah dari dulu dia menginginkan agar aku bisa menerima cintanya ????. Semoga saja dia sadar akan hal ini.


Farrell masih berusaha mencerna kata-kataku, dan dia masih diam seribu bahasa. Aku tidak tahu apa yang sedang dia fikirkan saat itu. Dia mengalihkan perhatianku dan justru mengajakku berpindah dari tempat itu.


Kini kami duduk Di pinggiran pantai dengan deburan ombak yang bergerak perlahan menghampiri kaki kami. Farrell masih berdiam diri dan belum memberikan jawaban apapun dari kata-kataku yang tadi. Setelah lama menunggu akhirnya Farrell memberi jawaban yang justru mengejutkan ku.


" Aku ingin istirahat Riss. "


" Maksudnya Rell ???? Istirahat gimana ??? Kamu lelah sekarang ???? "


" Aku ingin istirahat sejenak dari urusan duniawi saat ini Riss. "


" Rell, apa maksudmu ??? Jangan membuatku kawatir seperti ini Rell. "


" Aku sadar selama ini aku sudah banyak menyakiti hati seorang perempuan. Dan kini aku dapat karmanya. "

__ADS_1


" Karma ??? Maksudnya Rell ???? "


" Ya kini aku dapat karmanya. Dulu sebelum mengenalmu aku selalu mempermainkan hati dan cinta seorang perempuan. Kini aku bisa merasakan sakitnya di permainkan. "


" Siapa yang mempermainkan mu Rell ??? "


" Bukan aku yang dipermainkan, tapi Mamaku. "


" Ceritakan padaku Rell, apa yang terjadi ??? "


" Papaku ketahuan selingkuh dengan perempuan lain dan Mamaku sangat sakit hati. Aku juga merasa sakit melihat Mamaku diperlakukan seperti itu. Aku hanya takut kalau mereka bercerai Riss, aku tidak mau kehilangan salah satu orang tuaku Riss. "


" Sabar ya Rell, aku sangat bisa memahami keadaanmu saat ini. "


" Iya Riss, kamu pasti sangat paham sekali yang aku rasakan saat ini. Ya sudahlah aku tidak mau membahasnya. Tolong alihkan perhatianku agar aku bisa bahagia hari ini bersamamu. "


Jujur sebenarnya aku masih ingin mendengarkan curhat Farrell mengenai masalah rumah tangga orang tuanya tapi Farrell rupanya malas membahasnya dan memintaku untuk mengalihkan kesedihannya.


Aku memiliki ide karena aku ingin berfoto lebih bagus lagi bersama Farrell. Kebetulan tidak jauh dari tempat kami ada fotografer yang menawarkan jasanya untuk memotret dengan indah. Tidak hanya itu mereka juga menawarkan sewa baju dan make up sekaligus. Kami pun tertarik dan memakai jasanya dan berharap hasil potretannya bagus. Dengan cara ini aku yakin Farrell bisa melupakan kesedihannya sejenak dan bisa tersenyum kembali.


Kami berpose sebagus mungkin, agar kami memiliki Kenangan Romantis Di tempat ini. Kami bahkan menyewa baju dan make up agar potret foto kami lebih maksimal dan lebih bagus lagi. Aku menyewa dress berwarna orange sedangkan Farrell menyewa kemeja berwarna hitam agar kelihatan senada denganku. Farrell tampak begitu senang dan bahagia saat melihat penampilanku yang cantik bersamanya.


" Kamu tahu Riss. "


" Apa Rell. "


" Kamu cantik sekali hari ini, aku merasa bahwa hari ini adalah seperti akan foto prewedding beneran bersamamu Riss. "


" Iya Rell, aku harap kamu suka ya. "


" Iya Riss, aku sangat suka dan bahagia sekali hari ini karenamu Riss, " Ucap Farrell sambil mengelus-elus pipiku.


Berikut salah satu kenangan kami berfoto ala-ala Prewedding yang berhasil kami abadikan.



__ADS_1



Setelah melihat hasil jepretan foto-foto kami, kami merasa puas dan segera menyimpannya. Dan foto yang paling bawah sendiri itu adalah foto terakhir kami saat akan pulang. Kami menyewa fotografer lainnya dengan pemandangan sunset dan deburan ombak pantai yang sangat cantik sekali.


__ADS_2