Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 41 POSESIF !!!!!!!!


__ADS_3

Memang benar hubungan percintaan itu manis di depan, lama-lama juga ketahuan semua belangnya. Sama yang aku rasakan sekarang, aku mulai tidak nyaman dengan sikap posesif nya Kak Morgan. Dia mulai ngatur-ngatur gak boleh ini itu. Ruang gerakku seakan-akan terbatas.


Waktu itu Kak Morgan datang Ke kelasku.


" Riss, aku minta maaf ya kalau selama ini buat kamu gak nyaman. "


" Ya. "


" Kok cuma iya doang sih Riss ??? "


" Aku masih gak suka dengan sikap Kakak yang kayak gini. "


" Terus aku harus gimana Riss ?? "


" Tolong jangan ngatur-ngatur aku Kak, aku juga berhak untuk berteman dengan orang lain selain Kak Morgan !!!! "


" Kakak cuma takut kehilangan kamu Riss. "


" Jujur aku paling gak suka dengan cowok Posesif !!!!! "


" Tolong kamu ngertiin aku Riss. "


" Jangan egois Kak, aku juga ingin di ngertiin Kak !!!! "


" Aku gak suka kalau kamu dekat dengan Steffan. "


" Andai kakak tahu yang sebenarnya. "


Akhirnya setelah aku menyimpan rahasia penyakit Kak Steffan, kini aku menyerah. Ini waktunya Kak Morgan harus tahu yang sebenarnya. Selagi masih ada kesempatan aku ingin mereka berdua baikan lagi. Terserah meskipun nanti kak Steffan marah padaku karena aku terburu-buru memberi tahu Kak Morgan. Aku siap menerima konsekuensinya.


" Kak Morgan, aku akan jujur tentang rahasia apa yang aku simpan rapat-rapat mengenai Kak Steffan. Karena dengan begitu mungkin Kak Morgan bisa sadar dan tidak bersikap posesif lagi padaku. Terutama saat aku dekat dengan Kak Steffan. Semua itu ada alasannya Kak. "


" Apa Riss, ayo kamu jujur sama aku. "


" Kak Morgan, sebenarnya Kak Steffan itu sakit. "


" Sakit ??????? Sakit apa Riss ???? "


" Kak Morgan sakit keras Kak, Leukimia. Kanker Darah stadium 3. "


" Apa ?????????. Kamu gak bohong ????? "


" Iya Kak, Kak Steffan sendiri yang mengatakannya sendiri padaku. "

__ADS_1


" Bagaimana mungkin, " Kak Morgan sejenak diam dan merenung.


" Dia hanya memiliki satu permintaan Kak, hanya satu dan dia berharap Kakak bisa mengabulkan permintaannya. "


" Apa sayang ???? "


" Temui dia, maafkan segala kesalahannya. Cobalah membangun hubungan yang baik lagi dengannya Kak."


" Aku butuh waktu Riss. "


" Gak masalah kalau Kakak masih belum siap sekarang Kak, tapi satu yang harus Kakak ingat jangan mengulur-ulur waktu. Sejauh mana Kak Steffan berjuang dengan kankernya kita tidak tahu Kak. "


" Iya Riss, Kakak tahu Riss. Ya sudah Kakak balik Ke kelas lagi ya. "


" Iya Kak. "


Aku berharap semoga Kak Morgan bisa memaafkan Kak Steffan. Aku ingin sekali mengabulkan permintaan Kak Steffan untuk yang terakhir kalinya. Aku tahu penyakit kanker itu masih belum ada obatnya. Hanya dengan jalan Kemoterapi lah kebanyakan penderita kanker bisa memperpanjang masa hidupnya. Itu pun melalui proses yang luar biasa perjuangannya.


Aku baru sadar akhir-akhir ini Kak Steffan memang tidak terlihat Di sekolah. Apa mungkin dia sakit dan minta ijin tidak masuk sekolah. Semoga saja tidak terjadi apa-apa dengan kak Steffan.


Aku mencoba menghubungi no handphone Kak Steffan. Ternyata tidak aktif, aku pun mulai cemas dengan keadaan kesehatan Kak Steffan. Tapi aku tidak bisa apa-apa kecuali memberikan doa yang terbaik untuknya.


Tiba-tiba Farrell mendekatiku.


" Sebuah kebenaran yang seperti apa sih Rell. "


" Sebuah kebenaran yang selama ini aku tutupi sendiri Riss."


" Iya sudah kamu ngomong saja sekarang Rell, gak usah berbelit-belit. Aku pusing jadinya. "


" Riss, Kak Morgan gak sebaik yang kamu kira. "


" Apa maksud kamu Rell, aku gak ngerti. Tolong kamu jelasin sama aku. "


" Sebenarnya....... "


Belum sempat Farrell menjelaskan rahasia yang ingin dia sampaikan padaku, tiba-tiba Kak Morgan datang dan langsung memukul Farrell. Mereka malah berkelahi dan saling memukul satu sama lain.


" Cukup, cukup. Udah stop jangan berkelahi disini !!!!!! "


" Dia yang mulai duluan kan Riss, kamu tahu itu kan, " Farrell tampak berusaha membela dirinya di depanku.


" Heh, ngapain kamu deketin Rissa. Oh jangan-jangan kamu masih menyimpan rasa sama Rissa ya. Udah ngaku saja deh, " Kak Morgan juga tak mau kalah dari Farrell.

__ADS_1


" Lagian ngapain Kak Morgan tiba-tiba datang dan memukuli Farrell ???? " Aku mulai tidak nyaman dengan perangai Kak Morgan yang terlalu posesif padaku.


" Aku gak suka kamu dekat dengan cowok lain selain aku Riss, " Kak Morgan membela dirinya sendiri.


" Lama lama aku illfill banget sama Kak Morgan, aku gak boleh gini, gak boleh gitu. Gak boleh sama ini gak boleh sama itu. Terus apa aku harus selalu terus- terusan sama Kak Morgan terus gitu !!!!!! "


" Iya Riss, kamu harus terus sama Kakak Riss. Karena Kakak yang punya hak atas kamu sekarang Riss. "


" Apa ?????? Kak, kita itu cuma pacar. Gak lebih !!!!!! "


Belum menikah saja Kakak udah bersikap kayak gini sama aku apalagi nanti kalau sudah nikah. Udah lebih baik Kakak pergi dari sini sekarang. Cepat pergi. "


" Ok Riss, Kakak pergi sekarang. Untuk kamu Farrell urusan kita belum selesai. Ingat ya aku akan bikin perhitungan sama kamu, " Kak Morgan pun pergi meninggalkan kami berdua.


" Kak Morgan tunggu !!!!!!!. Aku ingetin Kakak ya, awas ya kalau sampai Kakak melakukan hal-hal yang sama seperti yang Kakak lakuin ke Kak Steffan pada Farrell, hari itu juga kita PUTUS !!!!!!!!!! "


" Apa Riss, dengan mudahnya kamu mengucapkan kata putus untuk hubungan kita hanya demi cowok ini ?????? "


" Karena aku sudah gak kuat dengan sifat Posesif kamu Kak !!!!! "


Entah tanpa aku sadari aku mengucapkan kata-kata tersebut. Sebenarnya masih ada rasa cinta di dalam hatiku untuk Kak Morgan..


Namun karena aku merasa kebebasanku dirampas dan merasa terkekang, aku harus mengikhlaskan perasaanku ini. Karena tujuan pertamaku bukan untuk menikah dengan Kak Morgan. Tapi aku ingin menggapai cita-citaku setinggi langit. Aku ingin berusaha dengan tanganku sendiri.


Kak Morgan pergi begitu saja. Aku tahu dia pergi dengan membawa kemarahan dan kekecewaan yang dia dapat. Dia tidak terima atas keputusanku.


Tiba-tiba handphone ku berdering. Kak Steffan tiba- tiba menelfonku.


" Hallo iya Kak ada apa Kak ????? "


" Rissa, maaf mengganggu waktunya sebentar. "


" Iya Kak gak apa-apa, ngomong-ngomong ada apa ya Kak kok telfon aku ???????? "


" Riss, Kakak cuma ngabari mungkin kita tidak akan bisa bertemu lagi. "


" A apa maksud Kakak ?????. Aku gak paham Kak."


" Kakak sekarang di rawat Di rumah sakit, kalau Kakak tidak ada perubahan juga Kakak akan di rujuk Di rumah sakit yang lebih besar di kota lain. "


" Astaghfirullah kak. "


Aku menangis, aku meneteskan air mata. Setidaknya Kak Steffan adalah orang yang dulu pernah menguatkan aku disaat aku lemah. Dia lah orang yang membuatku bisa bertahan dan menjadi juara kelas.

__ADS_1


Lantas bagaimanakah takdir yang akan diterima Kak Steffan selanjutnya ??.


__ADS_2