
" Rissa, kamu kenapa ????. Kenapa kamu jadi begini, ayo bangun sayang, " Erika membantuku untuk bangun.
" Iya Riss, gue juga minta maaf. Lo jadi begini karena gue. Gue minta maaf ya, gue janji gak akan mengungkit masalah ini lagi. Gue janji ya, " Bryant
bersimpuh sambil memegangi kakiku.
" Bangun Bryant, jangan bersikap seperti ini. Jangan membuat seakan-akan aku jahat seperti halnya Cassandra, " Jawabku sambil menghapus air mataku.
" Iya Riss, sekali lagi gue minta maaf banget sama lo. Gue janji gak akan bikin lo kayak gini lagi. "
" Iya. "
" Kamu gak apa-apa kan Rissa ??? " Erika tampak sangat mengkhawatirkan keadaanku.
" Entah kenapa setiap aku mengingat kejadian malam itu, aku benar-benar trauma banget. Aku takut sekali ketemu penjahat itu lagi. Kalian tahu betapa berharganya kehormatan ini bagiku. Karena kalau sampai aku kehilangan kehormatanku, aku bukan lagi wanita yang berharga. Karena aku berjanji akan memberikannya pada pasangan hidupku kelak, " Air mataku kembali menetes di pipiku.
" Iya aku tahu Riss, aku sangat paham sekali Riss."
" Karena bagiku hanya ini sesuatu yang sangat berharga sekali yang aku pertahankan untuk pasangan hidupku, Selaput Dara. "
" Iya Riss, yang penting saat ini kamu masih beruntung karena masih bisa menjaga kehormatan kamu sekarang. "
" Kalian tahu aku ini orang miskin, keluargaku berasal dari keluarga sederhana. Dan kalian mungkin tidak akan tahu rasanya menjadi diriku selama ini. Aku tidak memiliki apa-apa, bahkan aku kuliah disini menyandang gelar mahasiswa gratisan. Bagaimana seandainya peristiwa itu benar-benar terjadi padaku ???. Bisa dibayangkan seberapa hancurnya aku bahkan keluargaku ???? "
" Kamu masih punya aku Rissa, selamanya aku akan selalu menjadi sahabat terbaik buat kamu. Aku janji sama kamu Riss, aku janji, " Erika berjanji padaku.
" Makasih Erika, kamu memang sahabat yang selalu mengerti aku. Aku sungguh beruntung memiliki sahabat seperti kamu. "
" Erika, kamu masuk saja ya gabung sama teman-teman dulu. Ada yang mau aku omongin berdua sama Bryant. "
" Ok Riss, aku masuk ke dalam dulu ya. "
" Iya. "
Kini tinggal aku berdua dengan Bryant, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengannya.
" Lo mau ngomong apa sama gue Riss, " Bryant bertanya padaku.
" Gimana hubungan kamu dengan Cassandra ??? "
" Semenjak dia selingkuh, hubungan kami merenggang. Sebenarnya dia ingin memperbaiki hubungan lagi dengan gue namun gue paling tidak bisa memaafkan orang yang berkhianat. Namun setelah apa yang sudah dia lakukan kemarin sama lo, gue langsung mencari dia. Namun gue tidak tahu dia sembunyi dimana. Sepertinya dia takut kalau masalah ini dikasuskan ke Polisi. "
__ADS_1
" Lalu seterusnya bagaimana ???? "
" Iya, gue tahu Cassandra memang perempuan yang nekat, dia akan melakukan berbagai cara untuk melampiaskan balas dendamnya sampai dia merasa puas. Tapi gue akan berusaha melindungi lo agar tidak diganggu terus sama dia."
" Aku gak butuh dan tidak pernah berharap sama sekali agar kamu melindungiku. Aku hanya cukup meminta satu permintaan saja. "
" Apa ??? "
" Pergi dari kehidupanku. "
" Apa ???? "
" Ya karena hanya itu salah satunya cara agar Cassandra berhenti mengusik kehidupanku. Hanya ini satu-satunya cara aku terlepas dari semua ini. "
" Tapi gue tidak bisa Riss. "
" Kenapa tidak bisa ??? Bukankah ini permintaan yang sangat mudah sekali buat kamu ??? Kamu tinggal menemui Cassandra dan mengatakan kalau kamu sudah tidak ada hubungan sama sekali denganku. Dengan begitu Cassandra akan berhenti menyakitiku. "
" Lo tahu kan kita satu fakultas, pastinya kita akan saling berhubungan Riss. "
" Biarkan aku yang pindah kelas saja Bryant, mudah kan ??? "
" Tidak semudah itu Riss, bukankah peraturan fakultas kita ketat sekali. Jadi tidak seenaknya lo bisa pindah begitu saja.. "
" Gue akan tanggung jawab kalau sampai hal itu terjadi, lo percaya sama gue. "
" Apa sulit bagimu untuk pergi dari kehidupanku ??? "
" Maaf gue tidak bisa. "
" Kenapa ????. Aku hanya ingin kamu pergi dari kehidupanku dan semua masalah pasti beres kan ???. Bukankah permintaanku ini mudah bukan ??? "
" Maaf gue gak bisa. "
" Kamu ini kenapa sih, aku hanya ingin kamu pergi dari kehidupanku, aku ingin hidupku kembali tenang seperti sedia kala. Jadi please Bryant, pergi dari kehidupanku, " Aku memohon.
" Lo minta permintaan yang lain saja sama gue. Gue pasti kabulin. "
" Aku gak meminta permintaan apa-apa lagi sama kamu Bryant, aku hanya minta kamu pergi dari kehidupan aku. Itu saja, tidak lebih. Kamu kembali sama Cassandra, dengan begitu dia tidak akan mengusik kehidupanku lagi. "
" Lo egois Rissa, lo hanya mikirin perasaan lo sendiri. "
__ADS_1
" Egois darimananya ???. Aku tidak ada maksud memikirkan perasaanku saja, tapi perasaan semua orang. "
" Gak, lo sama sekali egois jadi orang. Lo hanya mikirin masalah lo saja yang selesai. Sedangkan gue ???. Apa dengan gue balikan dengan Cassandra, masalah ini akan selesai ???. Gak !!! Gue hafal watak dan karakternya Cassandra, meskipun lo nyuruh gue balikan sama Cassandra dia akan terus ganggu hidup lo. Karena apa ??? "
" Apa ??? "
" Dia akan berhenti mengusik hidup lo, kalau dia sudah merasa puas bikin lo menderita. "
" Apa tidak ada pilihan lain ??? "
" Gak ada, satu-satunya cara adalah lo jangan maksa gue untuk pergi dari kehidupan lo. Gue akan jagain lo dari Cassandra, jadi lo gak usah takut. Gue pastiin lo aman bersama gue. "
" Memang kamu siapa ngatur-ngatur hidup aku ??? Apa kamu Tuhan bisa menjamin kehidupanku ?? "
" Bukan seperti itu Rissa, aku hanya mencoba untuk melindungi kamu. Setidaknya terimalah itikad baikku ini. "
" Aku gak butuh. "
Aku berlalu pergi meninggalkan Bryant, namun dia menarik tangan dan mencegahku pergi.
" Cassandra bukan orang sembarangan, bahkan keluarganya juga. Kali ini lo harus dengerin gue, lo harus dengerin gue Rissa. "
" Bryant kamu harus tahu, semenjak kehadiran kamu dalam hidupku banyak masalah yang datang. Kamu sadar gak sih, apa kamu mau menambah masalahku lagi ??? "
" Bukan seperti itu Rissa, gue gak ada maksud apa-apa kok sama lo. "
" Ah udahlah, orang seperti kamu gak akan bisa mengerti aku. "
" Rissa. "
Aku pergi berlalu meninggalkan Bryant, dan segera berkumpul dengan Erika dan teman-teman.
" Riss, gimana kamu sudah selesai bicara sama Bryant. "
" Ya begitulah. "
" Kenapa Riss. "
" Nanti saja aku ceritakan semuanya, ayo kita lanjutkan lagi acaranya.
" Ayo Riss. "
__ADS_1
Setelah itu Bryant datang, dia melihatku namun aku menjauh darinya. Entah kenapa aku hanya ingin dia pergi dari kehidupanku, aku ingin hidup normal tanpa serentetan masalah lagi yang datang.