Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 32 JANJIKU PADA ALMARHUMAH KAK THANIA


__ADS_3

" Kak Thania, " Batinku dalam hati.


" Kak Thania, Allah sudah memanggilmu di usia yang masih begitu muda, " Batinku dalam hati.


Maut memang tidak ada yang tahu, karena itu memang sudah takdir darinya. Akhirnya aku terlelap dalam buaian malam.


Demi kak Thania aku nekat Ke kelas Kak Morgan. Aku ingin memenuhi Janjiku Pada Almarhumah Kak Thania. Aku akan terus berusaha semampuku meluluhkan hati Kak Morgan.


" Kak Morgan. "


" Rissa, kamu ngapain kesini ?? "


" Aku nekat Ke kelas Kakak karena ada yang mau aku omongin ke Kakak. "


" Apa Riss. "


" Tentang Kak Steffan. "


" Apa lagi. "


" Kak, apa Kakak gak mau maafin Kak Steffan, sahabat Kakak. "


" Ada apa sih kamu datang-datang ngomongin anak kutu buku itu !!!! "


" Dulu kalian adalah sahabat baik kan Kak ??? "


" Itu dulu sekarang gak !!! "


" Aku mau Kakak baikan Kak. "


" Emang kamu siapa nyuruh-nyuruh aku baikan sama dia !!!! "


" Iya aku tahu aku memang bukan siapa-siapa Kakak, tapi niat aku baik disini mau bantu Kakak. "


" Udah la aku malas ngomongin dia, kalau kamu kesini cuma mau ngomongin dia udah ya aku gak ada waktu !!! "


" Kak Thania,, aku ngelakuin ini buat Kak Thania, " Kak Morgan yang awalnya mau pergi ninggalin aku langsung berhenti mendengar nama Kak Thania.


" Gimana kamu tahu tentang dia ???? "


" Aku tahu semuanya Kak. "


" Pasti si kutu buku itu kan yang bilang ke kamu !!!!! "


" Iya Kak,, Kakak jangan salah paham dulu Kak. Aku tidak ada niatan apa-apa Kak selain hanya ingin penuhi janjiku pada almarhumah Kak Thania. "


" Janji ???? Janji apa ???? "


" Kak Thania datang ke mimpiku Kak, dia minta tolong padaku agar aku bisa mendamaikan persahabatan Kakak lagi. Aku ingin Kak Thania tenang disana Kak. "


" Aku mau kamu pergi dari sini Riss !!! Pergi !!!! "


" Kak Morgan...... "


Sepertinya kak Morgan masih belum bisa menerima kenyataan. Tapi aku tidak mau menyerah, aku pasti bisa meluluhkan hatinya agar bisa baikan dengan Kak Steffan.


Sepulang sekolah aku berusaha menunggu Kak Morgan Di depan sekolah. Tiba-tiba Farrel mendekatiku.


" Riss kamu ngapain disini ?? "


" Lagi nungguin Kak Morgan. "


" Kak Morgan ??? Memangnya kalian sudah pacaran ya ??? "


" Pacaran ????. Ah entahlah, Bukan urusan kamu. "


" Riss, jangan jutek gitu dong ke aku. "


" Udahlah Rell, jangan seakan-akan bersikap kita ini kenal dekat. "

__ADS_1


Akhirnya aku melihat Kak Morgan mengendarai motornya keluar dari sekolah. Lantas aku meninggalkan Farrell begitu saja dan mengejar Kak Morgan.


" Kak Morgan.... Kak Morgan.... " Teriakku.


" Apa lagi sih Riss. "


" Kak, apa yang harus aku lakuin agar Kakak mau maafin Kak Steffan ???? "


" Memangnya kamu dibayar berapa sih sama si kutu buku itu buat ngelakuin ini ???? "


" Maaf Kak, aku ngelakuin ini bukan karena uang Kak tapi aku murni ngelakuin ini karena janjiku pada Almarhumah kak Thania. "


" Udah aku mau pulang !!!!! "


Karena aku berdiri agak Ke tengah jalan, tiba-tiba aku di serempet mobil yang lewat Di depan sekolah.


" Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh !!!!!!!!!!!!! " Teriakku histeris.


" Rissaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa !!!!! " Ku dengar kak Morgan berteriak dan langsung menolongku.


Aku merasakan dorongan dari mobil itu yang membuatku terpental dan terjerembab di tanah. Setelah itu aku melihat sekeliling tampak gelap dan tidak sadarkan diri.


Kak Morgan langsung membawaku Ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Setelah beberapa jam kemudian aku mulai membuka mataku.


" Aku dimana ???? " Aku tersadar dari pingsanku. Ku melihat sekeliling.


" Riss gimana keadaan kamu ??? "


" Kak Morgan ??? "


" Iya Riss ini Kakak. Maafin Kakak ya, karena Kakak kamu jadi begini. "


" Gak Kak ini semua bukan karena Kakak kok, aduh sakit....... "


" Yang yang mana yang sakit Riss ???? "


" Kaki dan tangan aku kak perih Kak. "


" Jangan Kak. Jangan. Orang tuaku jangan sampai tahu keadaanku sekarang yang ada nanti mereka makin kawatir Kak. Biar aku rawat sendiri diriku Kak. Soalnya Ibuku juga masih harus merawat kedua Adikku kak. Kasian Ibu kalau harus bolak balik untuk merawatku dan kedua Adikku. "


" Kalau gitu ijinkan Kakak yang merawatmu Riss. "


Tatapan mata Kak Morgan membuat hatiku berdetak kencang dan sangat kencang. Mungkinkah aku mulai jatuh cinta lagi ????.


Karena lukaku masih masuk dalam kategori ringan aku pun diperbolehkan pulang.


" Kak, ini mobil siapa ??? " Tampak sebuah mobil menghampiri kami.


" Bukan mobil Kakak. "


" Terus mobil siapa Kak ?? "


" Mobil Orang Tua Kakak. "


" Kita naik mobil ini kak. "


" Iya ayo masuk, " Kak Morgan membantuku masuk ke dalam mobil dengan pelan-pelan.


" Iya Kak. "


" Ayo Pak jalan, " Kak Morgan memerintahkan pada Pak Sopirnya.


" Masih sakit banget ya Riss. "


" Iya Kak. "


" Jangan tinggalin aku Riss, jangan terluka lagi, " Aku menatap mata Kak Morgan berkaca-kaca.


" Apa maksud Kak Morgan ???? "

__ADS_1


" Ehmmm gak apa-apa. "


" Kak. "


" Aku boleh minta satu permintaan. "


" Apa Riss. "


" Tapi Kakak janji mau penuhi permintaanku. "


" Iya Riss, apa ??? "


" Aku cuma minta 2 permintaan sama Kakak. "


" Iya apa ???? "


" Pertama kakak harus belajar menerima kenyataan bahwa kak Thania sudah tenang di sana Kak, terus yang kedua aku harap Kakak bisa bersahabat lagi dengan Kak Steffan. "


" Permintaan yang sulit !!!!! "


" Kak, tadi kakak kan sudah janji sama aku kan ???? "


" Lebih baik kamu ubah saja permintaanmu Riss. "


" Gak Kak, aku cuma minta itu sama Kakak. "


" Itu gak mungkin Riss, ok la kalau masalah menerima kenyataan tentang Thania aku bisa belajar, tapi bersahabat lagi dengan Steffan maaf aku gak bisa !!!! "


" Berarti Kakak ingkar janji sama aku. "


" Maaf Riss, aku gak bisa baikan dengan Steffan. Sampai kapanpun !!!! Gara-gara dia Thania meninggal, seandainya Thania lebih memilihku mungkin dia masih hidup sekarang. "


" Kita gak tahu Kak takdir kita seperti apa, maut dan ajal itu rahasia Allah. Bisa saja aku pun bisa menyusul Kak Thania sekarang juga Kak. "


" Rissa, apa maksudmu !!!! "


" Kan memang benar Kak jodoh dan maut kita tidak ada yang tahu. "


" Aku gak mau kehilangan orang-orang yang aku sayangi lagi Riss, " Tatapan matanya membuatku bergidik tidak karuan dan salah tingkah.


" Maksud Kak Morgan. "


" Ehm,,, sudah lupain aja !!! "


Setelah itu kami terdiam.


" Kak, ini kan bukan arah jalan Ke kosku Kak ??? "


" Memang iya. "


" Terus kita mau kemana Kak ????? "


" Ke rumahku. "


" Apa ????????????????????????????????? " Aku kaget bercampur histeris. Apa maksud dari kata-kata Kak Morgan. Bagaimana mungkin Kak Morgan membawaku Ke rumahnya.


" Kaget ya, biasa aja. "


" Ta tapi Kak. "


" Lha kamu melarang ku menghubungi Ibumu, terus siapa yang akan merawatmu ???? "


" Aku bisa rawat diri aku sendiri Kak. "


" Udah jangan bawel !!! "


" Tapi gimana nanti dengan Orang Tua Kakak, lagian kita ini kan gak ada hubungan apa-apa kak. "


" Orang Tuaku lagi ada bisnis Ke luar kota. Lagian jangan GR aku gak ada maksud apa-apa. Tenang saja Di rumah ada Nenekku yang nanti akan membantu merawat kamu sampai sembuh. "

__ADS_1


" Ya Kak. "


__ADS_2