Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 181 CEMBURU


__ADS_3

Tidak terasa kami pun sampai juga di Terminal Surabaya. Kami pun segera turun dan menuju ke area tunggu.


" Kamu di jemput tunangan mu atau gak Riss ? "


" Kalau misal gak di jemput, kamu bisa bareng sama aku. Kebetulan mobil ku aku titipin disini. "


" Aku di jemput kok sama tunangan aku Ray. "


" Ya sudah aku temani kamu disini ya sampai tunangan kamu jemput. Boleh kan ??? "


" Ok gak masalah kok Ray. "


" Ya sudah kamu telfon saja dulu tunangan kamu suruh jemput kamu disini. "


" Ya sudah aku telfon dulu ya. "


" Ok. "


Aku langsung menghubungi Kak Arsel, setelah lama menunggu akhirnya Kak Arsel menjawab telfon ku.


" Halo sayang, gimana kamu sudah sampai di terminal ?? "


" Iya sayang, baru saja sampai nih. "


" Aduh gimana ya sayang, aku lagi benar-benar sibuk di kantor Papa sekarang sayang. Kerjaannya benar-benar gak bisa ditinggal apalagi sebentar lagi aku ada presentasi di kantor, aku benar-benar minta maaf banget sayang. Atau gimana kalau sopir aku yang jemput kamu sekarang ke sana ?? ''


" Kalau kamu memang benar-benar sibuk, kebetulan ini aku dari Lumajang tadi bareng sama teman ku naik bis. Dia nawari aku bareng sama dia naik mobil nya. Jadi kalau kamu ngizinin aku bareng sama dia, ya sudah aku bareng sama dia saja gak apa-apa. "


" Teman kamu cewek apa cowok ??? "


" Cowok ???? "


" Iya memangnya kenapa sayang ?? "


" Jadi kamu dari Lumajang bareng sama dia ??? "


" Iya tapi kita gak sengaja tadi ketemu di dalam bis, dan kita baru tadi ketemu setelah sekian lama gak pernah ketemu sayang. "


" Kalian duduk bareng, berdua ??? "


" Iya sayang, lumayan kan buat teman ngobrol di dalam bis. Biar gak jenuh. "


" Berarti kalian duduk berduaan ??? "


" Ya iya sayang, lagian kita cuma ngobrol saja kok sayang. Gak ngapa-ngapain kok sayang. Gimana, kalau kamu izinin aku bareng dia, ya biar aku sama dia. Lagian kan kamu sibuk banget sayang."


" Kamu tunggu aku di sana, aku langsung jemput kamu di sana sekarang juga. "


" Lho katanya kamu sibuk sayang, dan katanya ada presentasi sekarang ??? "


" Semua itu gak penting kalau menyangkut harga diri. "

__ADS_1


" Harga diri ??? Harga diri apa sayang ??? "


" Harga diri sebagai laki-laki. "


" Tapi kan kerjaan kamu di kantor lebih penting sayang ?? "


" Semua itu gak ada artinya dibanding kamu saat ini dekat dengan laki-laki lain sayang, biar kerjaan kantor aku serahkan pada asisten. Kamu tunggu aku ke sana, jangan kemana-mana. "


" Iya sayang aku tunggu. "


" Ok. "


Aku pun segera menutup telfon dan segera mendekati Rayhan. Kami duduk di area tunggu sambil menunggu Kak Arsel datang.


" Gimana, tunangan kamu bisa jemput apa gak ?? "


" Bisa kok, sebentar lagi dia datang ke sini. "


" Ya sudah kalau begitu aku temani kamu tunggu tunangan kamu disini. Bukannya apa, aku takut terjadi apa-apa dengan mu disini sendirian. "


" Ya sudah kalau begitu Ray. "


" Riss, aku boleh tanya satu hal gak sama kamu ??? "


" Apa Ray, katakan saja. "


" Apa kamu bahagia bersama tunangan kamu ?? "


" Maaf jangan salah paham, aku tidak ada maksud apa-apa. Aku hanya ingin bertanya saja, karena saat tadi kita masih di Bis, aku tahu bahwa kamu belum bisa melupakan cinta dan kenangan mu bersama Farrell. Lantas gimana dengan perasaan mu pada tunangan mu Riss ? "


" Ray, aku harus tetap melanjutkan hidup ku, bahkan kamu tidak akan pernah tahu masa-masa terberat ku selama ini setelah kehilangan Farrell dan perjuangan ku hingga bisa sampai di titik ini. Semua yang sudah ku lalui gak mudah Ray. Bahkan ini semua juga permintaan terakhir Farrell agar aku bisa melanjutkan hidup ku. Kepada Arsel, cinta ku berlabuh. Aku mulai bisa membuka hati ku kembali setelah hati ku benar-benar mati. Ya, aku mencintainya dan aku bahagia bersama nya. "


" Syukurlah kalau begitu, aku berharap kamu dengan tunangan mu Arsel akan selalu bahagia selamanya. Bagaimanapun juga aku pernah menjadi bagian dalam hidup mu Riss, aku mantan cinta pertama kamu. Dan kamu pun adalah mantan cinta pertama ku. Oleh karena itu ijinkan aku untuk tetap bisa membina hubungan baik dengan mu. "


" Oh jadi dia mantan cinta pertama kamu sayang, yang kamu bilang hanya seorang teman tadi ???? " Kata Kak Arsel tiba-tiba datang.


" Sayang, kamu sudah datang ??? " Aku menghampiri Kak Arsel.


" Jelaskan pada ku, apa benar dia adalah mantan cinta pertama kamu ??? " Tanya Kak Arsel.


" Ok, aku akan jujur sama kamu sayang. Dia memang mantan cinta pertama aku. Tapi selama ini kita sudah lama tidak berkomunikasi lagi. Baru tadi pagi kita tidak sengaja bertemu. Dia tidak bermaksud apa-apa, dia hanya menawarkan untuk memberi ku tumpangan tadi. "


" Arsel, tolong jangan salah paham. Aku dan Rissa tidak ada hubungan apa-apa. Aku hanya ingin membina hubungan baik saja dengannya maupun dengan mu. Kenalin aku Rayhan, " Kata Rayhan sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Kak Arsel.


Awalnya Kak Arsel diam saja mematung, sehingga aku mencubit dengan lembut lengannya.


" Oh iya, aku Arsel tunangannya Rissa. "


" Kamu adalah laki-laki beruntung yang bisa mendapatkan wanita sebaik, setulus dan sehebat dia. Jagalah dia dengan sebaik-baiknya, jangan pernah membuatnya sedih apalagi menangis. Jangan melakukan sebuah kesalahan seperti yang sudah aku lakukan padanya. Aku titip Rissa padamu ya Arsel, tolong bahagiakan dia selamanya. Aku pergi dulu. "


" Iya, aku janji akan selalu membahagiakannya, " Ucap Kak Arsel.

__ADS_1


" Iya sudah, aku pergi dulu ya. "


" Iya. "


Aku pun bengong menatap mereka berdua. Aku tidak menyangka pertemuan ini akan terjadi. Aku bertemu kembali dengan masa lalu ku.


" Kenapa kamu malah bengong ??? Gak rela dia pergi ??? " Suara Kak Arsel mengagetkan ku.


" Bukannya begitu sayang, aku gak menyangka dia hadir kembali dalam kehidupan ku. Aku gak nyangka aja bisa ketemu dia lagi. "


" Lalu ??? "


" Iya gak apa-apa sih. Lalu gimana dengan pekerjaan mu di kantor sayang ??? "


" Entahlah, aku lagi gak mood mikirin kerjaan. "


" Kenapa sayang ??? "


" Menurut kamu kenapa ??? "


" Gak tahu sayang, makanya aku nanya kan tadi sama kamu. "


" Kamu gak tahu ???? "


" Gak. "


" Aku cemburu tahu. "


" Cemburu ?????? "


" Aku cemburu dan kehilangan akal sehat ku sampai aku rela tinggalin pekerjaan ku di kantor saat aku tahu kamu bersama laki-laki lain tadi. "


" Tapi aku kan gak ngapa-ngapain sayang sama dia. "


" Tetap saja kalian tadi duduk berduaan dari Lumajang sampai Surabaya kan. "


" Cemburu kamu tak beralasan sayang. "


" Aku cemburu buta. "


" Gelap dong sayang ??? "


" Kok gelap ?? "


" Katanya tadi cemburu buta ??? "


Akhirnya kami pun tersenyum dan saling berpelukan satu sama lain. Kak Arsel memang mudah cemburu, namun setidaknya hal itu adalah salah satu bukti dia sangat mencintai ku dan tidak ingin kehilangan ku.


Ini Author kasih visual nya tokoh Rayhan, mantan cinta pertamanya Rissa. Kira-kira Rayhan masih ada rasa gak ya sama Rissa ???


__ADS_1


__ADS_2