
Hari ini adalah hari tunangan Erika dan Kak Arsel, aku berusaha menguatkan hatiku untuk datang memberikan ucapan selamat pada mereka. Aku sengaja mandi lebih awal karena aku ingin santai. Dan tiba-tiba Bryant menghubungiku.
" Keluar lo sekarang. "
" Ada apa sih Bryant, kalau kamu mau menemani aku ke acara tunangan Erika dan Kak Arsel ini masih belum waktunya. Nanti sajalah. "
" Udah deh, keluar aja gak usah banyak omong. "
" Ok, " Aku langsung keluar sambil memegang ponsel ku.
Saat aku sudah turun kebawah dan menemui Bryant, dia langsung memaksaku masuk ke dalam mobilnya.
" Kamu mau bawa aku kemana sih Bryant, aku belum ganti baju ini. "
" Udah diem aja lo, terima jadinya aja. "
" Maksudnya ??? "
" Udah diem aja. "
Dan tiba-tiba mobil Bryant berhenti di salah satu salon yang bernama "Beauty salon & Boutique ".
" Kita ngapain kesini ???? "
" Udah ayo masuk. "
Bryant menggandeng ku masuk dan meminta salah satu pegawai salon melayani ku.
" Buat dia secantik mungkin, " Jawab Bryant santai.
Awalnya aku menolak, namun Bryant berusaha meyakinkan ku kalau dia melakukan ini juga demi kebaikanku.
Sambil menunggu aku selesai di make over, Bryant tampak menuju ke Butik dan memilihkan gaun untukku. Tidak hanya itu dia juga memilihkan sepatu untukku. Aku tidak tahu dan tidak pernah menyangka dia bisa perhatian dan peduli sekali padaku.
Aku masih fokus di make over oleh salah satu pegawai salonnya. Dan sesekali Bryant meminta agar tampilan make up* ku terlihat natural. Dan tidak terasa wajah ku sudah selesai di make over*. Kini tinggal penataan rambut saja.
Setelah itu aku mengganti pakaianku dengan gaun yang sudah dipilihkan Bryant. Dan hasilnya aku terlihat sangat berubah dan terlihat cantik sekali. Bahkan Bryant sampai terpana melihat penampilanku.
" Apa ini gak terlalu berlebihan Bryant ???. Aku gak percaya diri nih memakai gaun seksi seperti ini. "
__ADS_1
" Lo benar-benar cantik sekali Riss, gue gak pernah menyangka lo bisa berubah menjadi secantik ini. "
" Tapi kenapa kamu melakukan ini semua padaku, jadinya aku merasa berhutang budi padamu Bryant. "
" Oh gak, lo jangan berfikir seperti itu. Lo gak berhutang budi kok sama gue. Yang ada ini adalah salah satu cara gue untuk memperbaiki kesalahan gue sama lo. Sudah ya jangan mikir kayak gitu lagi. "
" Iya tapi kenapa kamu harus melakukan ini sama aku ??? "
" Ada tiga alasan. "
" Tiga alasan, tapi apa ??? "
" Pertama, ini sebagai bukti kalau gue peduli sama lo. Kedua, lo harus tampil secantik mungkin malam ini. Dan yang ketiga, gue ingin Arsel atau orang yang lo cintai itu menyesal karena lebih memilih Erika daripada lo. Gue ingin Arsel benar-benar menyesal setelah melihat lo secantik ini. "
" Tapi tetap saja mereka akan bertunangan Bryant."
" Tapi setidaknya Arsel tahu, bebek buruk rupa bisa berubah secantik angsa seperti ini. "
" Maksud kamu selama ini aku kelihatan dekil dan jelek begitu ??? "
" Ya begitulah, karena memang kenyataannya seperti itu kan. " Jawab Bryant santai.
" Huh, awas kamu ya, " Balas ku sambil memasang wajah cemberut.
Sambil menahan kesal karena merasa diejek, aku tetap mengikuti Bryant dari belakang. Aku segera masuk ke mobilnya meskipun sedikit ribet dengan dress yang seksi ini.
Aku menatap ke arah Bryant dan soalnya dia juga menatap ke arahku.
" Kenapa lo menatap gue kayak gitu, marah lo sama gue. "
" Gak, biasa aja. "
" Nanti kalau kita sudah sampai di rumah Erika, janji lo ya jangan nangis. "
" Iya, aku gak akan nangis kok. Aku janji. "
" Lebih baik lo tunjukkan pada Erika maupun Arsel bahwa meskipun lo ditinggalin sama mereka berdua, lo tetap bahagia. Jangan pernah lo menunjukkan muka sedih di depan mereka. Terlebih Erika, dia bukan sahabat lo lagi. Dia tidak sebaik seperti saat kalian masih bersahabat. Dia saat ini menganggap lo adalah orang lain baginya. Meskipun gue tahu lo masih ingin memperbaiki hubungan persahabatan lo dengannya. "
" Iya Bryant. "
Akhirnya kami sampai juga di rumah Erika yang megah. Ternyata sudah banyak tamu undangan yang sudah datang, dan pastinya dari kalangan elit. Terlihat jelas dari gaun yang mereka kenakan dan penampilan mereka yang glamour.
__ADS_1
Aku hampir saja masuk ke rumah Erika, namun Bryant menahan ku masuk.
" Kenapa ??? " Aku bertanya pada Bryant.
" Apa lo mau masuk dan menemui mereka seperti itu ??? "
" Lalu aku harus bagaimana ??? "
" Kita harus bersikap sama romantisnya dengan mereka. "
" Maksudnya ???? "
" Ya kita pura-pura menjadi pasangan, gitu saja lo gak paham. Apa lo mau menemui mereka dengan jalan sendirian ???. Bukankah lebih baik kita bergandengan tangan dan terlihat mesra dihadapan mereka ???. Sempurna bukan ???? "
" Terserah kamu sajalah. "
Tanpa banyak bicara Bryant menggandeng tanganku dengan mesra. Aku hanya merasa canggung saja, karena aku malu pada orang-orang yang melihat kami berdua.
Dan kini tiba saatnya kami akan mengucapkan selamat pada Erika dan juga Kak Arsel. Erika tampak sangat cantik sekali menggunakan gaun panjang berwarna coklat muda. Senada dengan warna bajunya Erika, Kak Arsel juga terlihat sangat tampan sekali dengan setelan jasnya. Bahkan mataku tidak bisa berkedip saat bertatapan dengannya. Sungguh aku benar-benar terpukau dengan penampilannya malam ini.
Saat aku hendak mengucapkan selamat pada mereka, Kak Arsel tersenyum manis padaku.
" Selamat Ya, Semoga Bahagia, " Aku mengucapkan selamat pada mereka berdua.
Aku tidak pernah menyangka aku menjadi tamu di acara pertunangan mantan kedua sahabatku. Tapi setidaknya aku bahagia karena bisa mempertemukan mereka lagi, bahkan cinta mereka kembali bersatu.
Aku dan Bryant meninggalkan mereka dan kami menikmati sajian yang sudah disediakan sambil menunggu acara yang akan dimulai. Dari kejauhan aku merasa bahagia karena bagaimanapun juga aku pernah dekat dengan mereka berdua.
Namun saat acara pemasangan cincin pertunangan, tidak sengaja air mata ini menetes membasahi pipiku. Aku berusaha menguatkan hatiku bahwa aku baik-baik saja. Tapi hati tidak akan pernah bisa berbohong kalau sedang tidak baik-baik saja.
Bryant yang tahu aku menangis, menghapus air mataku dengan sapu tangan yang dia bawa. Dia juga mencoba menenangkan ku.
" Riss, gue tahu lo sangat sedih sekarang melihat kebahagiaan mereka, tapi lo jangan nangis sekarang ya. Lo paham kan maksud gue ??? "
" Iya Bryant, maaf ya aku hanya kebawa perasaan saja saat melihat kebahagiaan mereka. "
" Lo juga pantas bahagia Riss, lo jangan merasa sedih terus menerus hanya karena Arsel. Ikhlaskan saja dia dengan Erika, karena masih banyak laki-laki yang jauh lebih baik darinya. "
" Tapi siapa Bryant ??? "
" ....... "
__ADS_1
Bryant tidak mampu menjawab pertanyaan ku dan dia malah menjadi salah tingkah sendiri. Aku juga tidak tahu kenapa dia malah menjadi aneh seperti itu.