Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 31 TERBONGKARNYA MASA LALU KAK STEFFAN DAN KAK MORGAN


__ADS_3

" Riss, Rissa Riss bangun ada yang nyari tuh !!! ". Teman sebelah kamar kosku membangunkanku


" Ada apa ya. "


" Ada yang nyari tuh. "


" Siapa ??? "


" Gak tahu. "


Sebenarnya aku masih ingin menikmati hari liburku dengan tidur yang lebih lama. Namun apalah dayaku aku harus bangun saat itu juga.


" Duh, siapa sih pagi-pagi datang ke kosku, " Aku menggerutu dalam hati. Aku sempatkan cuci muka agar wajahku terlihat segar.


Sesampai Di depan kosku, sebenarnya aku malas melihat wajah itu. Hampir saja aku tinggalkan kembali masuk ke dalam kosanku, namun dia memanggilku.


" Rissa tunggu Riss, aku ada perlu sama kamu. "


" Ada apa lagi sih, bukankah aku tidak mau berurusan dengan Kak Steffan lagi. "


" Aku mau menunjukkan sebuah kebenaran sama kamu Riss. "


" Kebenaran apa lagi ???? Kebenaran kalau kalian memang benar-benar menjadikanku barang taruhan ??? "


" Bukan Riss, bukan. Kamu salah paham Riss. Kamu hanya mendengarkan pembicaraan kami pas di akhir cerita saja, kamu tidak tahu pembicaraan kami di awal cerita kan ??? "


" Terus. "


" Aku mau menunjukkan masa lalu antara aku dan Morgan. Kamu harus tahu Riss. "


" Kalau aku tidak mau ??? "


" Jangan biarkan aku merasa bersalah Riss. "


" Aku masih sakit hati kak. "


" Percayalah setelah ini kamu akan mengerti, percayalah. Aku ingin menunjukkan kebenarannya Riss. Aku mohon Riss, " Kak Steffan memohon sambil bersimpuh di kakiku.


" Bangun Kak, jangan seperti ini Kak. "


" Aku akan bangun kalau kamu mau ikut denganku Riss. "


" Oke-oke, aku kasih Kakak satu kesempatan lagi. Kakak harus menunjukkan kebenaran apa yang kakak maksud. Tapi aku mau siap-siap dulu Kak karena aku belum mandi. "


" Iya Kakak tunggu Riss. "


" Ya sudah tunggu sebentar. "


" Riss, jangan lupa pakai kerudung ya. "


" Kerudung ??? Buat apa kak ???? "


" Bawa saja. "


" Ok la kak. "


" Kerudung,,,, buat apa Kak Steffan menyuruhku membawa kerudung. Apa dia mau mengajakku ke tempat pengajian kali ya. Tapi buat apa ???. Ah entahlah, " Batinku dalam hati.


Aku bersiap-siap dan tidak lupa memakai kerudung pashminaku. Aku langsung menemui Kak Steffan. Di dalam perjalanan kami hanya diam membisu, karena aku juga mau mengajaknya bicara namun tidak ada bahan yang bisa dibicarakan. Kita hanya bisa menikmati jalanan kota yang sangat ramai dan padat sekali.


Namun tidak lama kemudian motor yang kami naiki berhenti Di salah satu Pemakaman umum. Entah apa maksud Kak Steffan mengajakku ke tempat ini.

__ADS_1


Mungkin ini yang menjadi tanda tanya besar masa lalu Kak Steffan dan Kak Morgan.


" Ayo. "


" Iya Kak. "


" Kamu pasti bertanya-tanya dalam hati untuk apa kita kesini kan ??? "


" Iya Kak, ngapain kita ke makam umum ini kak ?? "


" Karena jawaban dari kebenaran yang aku maksud ada disini. "


Tidak lama kemudian langkah Kak Steffan berhenti di salah satu pusara yang bertuliskan nama " Thania ".


" Makam siapa ini kak. "


" Thania. "


" Thania siapa kak, apa hubungannya dengan kakak ??? "


" Kami dulu memiliki hubungan khusus Riss. "


" Pacaran ??????? "


" Iya, dulu kami saling mencintai. Bahkan kedua Orang Tua kami setuju satu sama lain. Namun semua ini salahku Riss. "


" Salah ??? "


" Aku dan Morgan dulu adalah sahabat baik, baik banget. Kita bersahabat mulai SMP. "


" Lalu. "


" Semuanya berubah ketika kita memasuki kelas 1 SMA, ketika kita mencintai cewek yang sama, Thania. Namun Thania lebih memilihku karena dia tidak suka dengan Morgan. "


" Morgan sangat posesif terhadap cewek. Karena Thania lebih memilihku, Morgan tidak terima dan sakit hati. Dia memutuskan persahabatan denganku karena merasa terkhianati. "


" Lalu bagaimana ceritanya kak Thania bisa meninggal ??? "


" Dia mengalami kecelakaan ketika mau berangkat sekolah, motornya di tabrak bis dari belakang dan meninggal Di tempat kejadian. "


" Aku sangat terpukul dengan kematian Thania yang begitu cepat. Sebenarnya malam hari sebelum tragedi kecelakaan itu aku ingat sekali seakan-akan Thania menunjukkan sebuah firasat. Dia berpesan agar aku memperbaiki hubunganku dengan Morgan. Dia juga minta maaf karena kehadiran dia membuat persahabatan antara aku dan Morgan terputus. "


" Kakak sangat mencintai Kak Thania ya ??? "


" Iya Dek, Kakak sangat mencintai Thania. Meskipun cantik dia juga baik banget. Kakak beruntung bisa menjadi pasangannya. "


" Terus Kak Morgan gimana Kak. "


" Setelah kematian Thania, hubungan kami semakin memburuk. Morgan menyalahkanku atas kejadian itu. Hingga sampai sekarang Morgan masih belum menerima kenyataan ini. "


Aku terharu melihat pemandangan ini, Kak Steffan menabur bunga mawar di pusara Kak Thania. Tidak bisa aku bayangkan rasanya ditinggalkan orang yang sangat kita cintai untuk selama lamanya.


Kak Steffan meneteskan matanya, di balik ketegarannya ada luka mendalam yang dirasakannya. Aku ingin membantunya melewati masalah ini.


" Kak, yang sabar ya Kak. Kak Thania sudah tenang disana Kak. "


" Iya Riss, Kakak cuma sedih saja seandainya Thania masih hidup sekarang mungkin aku bahagia sekarang Riss. "


" Mungkin ini sudah takdir dari Allah Kak, Kakak harus ikhlas ya Kak. "


" Iya Riss. "

__ADS_1


" Kak Thania, aku janji sama Kakak aku akan membantu agar Kak Steffan dan Kak Morgan bisa baikan " Janjiku sambil mengusap pusara kak Thania.


" Apa maksudmu Riss ??? "


" Kak, sebelumnya Kak Thania datang di mimpiku. Dia meminta tolong agar kakak dan kak Morgan baikan lagi, bersahabat lagi kak. "


" Itu tidak akan mungkin Riss, tidak akan ada kata maaf bagi Morgan untukku. "


" Aku berjanji akan bantu Kakak, supaya Kak Thania tenang di surga Kak. "


" Morgan tidak pernah kesini Riss. "


" Bagaimana Kakak bisa tahu. "


" Dia sendiri yang bersumpah tidak akan menyentuh pusaranya. "


" Kenapa Kak ??? "


" Karena dia masih belum bisa menerima kenyataan atas kematian Thania. "


" Iya Kak. "


" Ayo kita pulang Riss. "


" Ayo Kak. "


Di jalan pulang Kak Steffan mengajakku untuk sarapan. Awalnya aku menolak tapi karena Kak Steffan terus memaksa akhirnya aku pun mengiyakan.


" Terima kasih Kak sudah mengajakku sarapan disini. "


" Iya Riss, sama-sama. Riss. "


" Iya Kak. "


" Riss, sepertinya Morgan suka sama kamu. "


Saking kagetnya aku tersedak makanan..


" Ma... mana mungkin Kak Morgan suka sama aku Kak. "


" Aku sudah kenal lama dengan Morgan Riss, aku tahu bagaimana dia kalau suka sama seseorang. "


" Gak mungkin la Kak. "


" Iya Riss, lihat saja nanti. "


" Seorang Kak Morgan yang populer Di sekolah suka sama adik kelasnya yang model kayak aku begini. Tidak mungkin banget la Kak. "


" Kalau cinta tidak mengenal perbedaan Riss. "


" Cintanya bagaikan langit dan bumi dong Kak, " Aku tertawa meledek.


" Morgan tidak seburuk itu kok Riss. "


" Tapi aku tidak punya perasaan apa-apa Kak sama Kak Morgan. "


" Meskipun Morgan posesif tapi dia setia dengan pasangannya. Kamu pasti nyaman dengannya. "


" Hahaha Kak Steffan ini bikin aku GR saja, orang Kak Morgannya saja gak pernah ngomong apa-apa. "


" Lihat saja nanti Riss. "

__ADS_1


" Iya sudah la kak. Lihat saja nanti. "


__ADS_2