Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 167 AKU DI KELILINGI ORANG-ORANG YANG LUAR BIASA


__ADS_3

Kini aku dalam perjalanan pulang Ke rumahku, setelah sekian lama tidak pernah berjumpa dengan keluargaku. Aku berharap semua keluargaku menerima dengan baik perihal pertunangan ku dengan Kak Arsel.


Tiba-tiba ada SMS masuk, dan saat aku membukanya ternyata itu dari Kak Arsel.


" Sayang, hati-hati di jalan ya. Jaga diri baik-baik, cepatlah pulang. Aku selalu merindukanmu, sayangku. "


Aku tersenyum membaca SMS dari Kak Arsel. Ada-ada saja, laki-laki yang sangat aku cintai tersebut memang sangat romantis sekali. Hampir saja aku mau membalas SMS dari Kak Arsel, namun tiba-tiba panggilan baru masuk lagi. Dan ternyata Bryant yang menghubungiku.


" Halo Bryant, " Aku mengangkat telefon dari Bryant.


" Halo Rissa, kenapa lo ngelupain gue. "


" Maksudnya gimana ya Bryant, aku gak paham dengan kata-kata kamu. "


" Lo mau tunangan kan sama Arsel ??? "


" Kok kamu tahu ??? "


" Erika yang ngasih tahu aku. "


" Jadi Erika yang sudah ngasih tahu kamu ??? "


" Iya. "


" Bryant, kamu jangan salah paham dulu. Apapun yang Erika katakan, tolong jangan percaya sepenuhnya padanya. "


" Tapi terkait pertunangan itu benar kan ??? "


" Bryant, sebenarnya aku mau ngasih tahu kamu. Tapi aku nunggu momen yang pas. Dan asal kamu tahu saja, pertunangan ini pun dilakukan mendadak sekali atas permintaan orang tua Kak Arsel. Bahkan sekarang ini aku masih dalam perjalanan mau pulang kampung, untuk memberi kabar pada keluargaku. "


" Berarti lo sudah benar-benar yakin memilih Arsel sebagai pasangan hidup lo Riss ???? "

__ADS_1


" Iya Bryant, maafkan aku. "


" Lo gak perlu minta maaf Riss, lo gak salah kok. Itu hak lo untuk memilih masa depan lo dan menentukan kebahagiaan lo sendiri. Tenang saja, lo gak perlu mikirin perasaan gue. Karena buat gue, gue juga akan bahagia kalau liat lo bahagia. "


" Makasih Bryant. "


" Hanya saja gue kecewa mendapat kabar ini dari mulut orang lain. "


" Iya maafin aku Bryant, aku salah. Harusnya aku yang memberi kabar ini sama kamu. "


" Iya sudah, mau gimana lagi. Yang penting lo bahagia udah itu aja Riss. Gue akan dukung lo, selama itu buat lo bahagia. Semoga diberi kelancaran sampai hari H ya. Tentang Erika, gue pastikan dia gak bakal bikin ulah untuk merencanakan kegagalan pertunangan kalian. Gue akan suruh anak buah gue mengawasi gerak geriknya. "


" Sekali lagi makasih ya Bryant, kamu selalu ada buatku dan menjagaku dengan baik. "


" Ya sudah, lo jaga diri baik-baik. Hati-hati di jalan ya. "


" Iya Bryant. "


Dan akhirnya setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang, aku hampir sampai di kampung kelahiran ku. Aku sudah tidak sabar ingin bertemu Ibuku dan keluargaku yang lain. Saat aku telah sampai di depan pintu rumahku, aku bahagia sekali ternyata Ibu sudah menungguku di dalam.


" Ibu.... "


" Rissa, Ibu rindu padamu Nak.


" Rissa juga sungguh merindukan Ibu, Ibu sehat kan ??? Maaf Bu, Rissa baru bisa pulang sekarang. Ibu mengerti keadaan Rissa kan. Selain itu tugas kuliah sangat banyak sekali Bu. "


" Tidak masalah Nak, ayo kamu makan dulu. Ibu sudah masakin makanan kesukaan kamu. Nasi pecel sayur lodeh + kerupuk dan segelas es teh manis. Kamu pasti kangen masakan Ibu kan ??? "


" Iya Bu, masakan Ibu tiada duanya. "


" Ya sudah kamu cuci tangan dulu, terus langsung makan. "

__ADS_1


Setelah membersihkan diri, aku langsung menyantap makanan Ibu yang nikmatnya tiada duanya. Setelah itu baru aku membicarakan masalah pertunangan ku dengan Kak Arsel.


Di ruang tamu tepatnya sudah ada Ibu, Ayah sambung ku dan kedua adikku sudah menungguku.


" Bu, Ayah dan Adik-adik, Rissa minta maaf kalau Rissa pulang membawa kabar pertunangan ini. Rissa tahu semuanya pasti syok dan kaget, karena memang ini semua juga mendadak. Tapi Rissa cuma berharap semuanya yang ada disini merestui hubungan Rissa, Rissa sangat mencintai Kak Arsel. Rissa janji meskipun sudah bertunangan, akan tetap memprioritaskan kuliah Rissa. "


" Rissa, Ayah dan Ibumu hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kebaikanmu. Jadi apapun itu yang bisa membuatmu bahagia, Ayah dan Ibu serta adik-adikmu hanya bisa memberimu doa restu. Namun satu permintaan Ayah dan Ibumu. "


" Apa itu Yah ??? "


" Ayah ini adalah Ayah sambung mu, dan bagaimana pun juga kamu yang lebih berhak untuk ini adalah Ayah kandungmu. Jadi kamu harus datang ke rumahnya dan beritahukan kabar bahagia ini. Dan satu lagi, kamu masih ingat kan dengan almarhum Farrell ??? Kamu harus ziarah ke makamnya dan minta doa restu juga pada Mamanya Almarhum Farrell. "


" Iya Yah, besok Rissa akan ke rumah Ayah. Dan mengenai almarhum Farrell, Rissa memang sudah memiliki rencana ke makamnya. Jadi Ayah gak usah khawatir ya. "


" Ya sudah kalau begitu. Lalu mengenai biaya pertunangan kamu, kamu gak usah khawatir. Kami punya tabungan, tapi kami minta maaf karena tidak bisa membuat acara pertunangan yang mewah buat kamu. "


" Gak apa-apa Yah, Rissa juga punya sedikit tabungan untuk meringankan Ayah dan Ibu. Lagian acara pertunangan ini dari pihak keluarga Kak Arsel hanya di hadiri keluarga inti saja kok. Jadi kita buat acaranya yang sederhana saja. "


" Iya Nak. "


Alhamdulillah lega sudah hati ini karena diterima dengan baik oleh keluargaku. Dan setelah pembicaraan ini selesai, aku pamit tidur karena aku merasa lelah sekali. Akhirnya aku tidur pulas sekali dalam kamar yang sudah lama aku tinggalkan ini.


Namun saat tengah malam, aku merasakan haus sekali. Saat aku melewati kamar Ibu dan Ayah sambung ku, ternyata mereka sedang membicarakan ku.


" Kita pinjam saja uang di Rentenir, kita harus berusaha membahagiakan Rissa gimanapun caranya. Lebih baik kita terlilit utang, daripada membiarkan Rissa sedih apalagi calon besan kita itu dari kalangan keluarga kaya, " Kata Ayahku.


" Tapi gimana nanti kita bayarnya Pak ??? " Ibu bertanya.


" Tenang saja Buk, Bapak nanti yang akan bayar. Biar saja nanti Bapak yang kerja dari pagi sampai petang asal bisa dapat uang buat bayar utangnya. Selama ini kita tidak bisa membantu dia apa-apa. Jadi kali ini, kita harus berusaha membahagiakannya. Meskipun aku ini bukan bapak kandungnya, tapi aku sudah menganggapnya seperti anak kandungku sendiri. Bahkan aku menyayanginya, melebihi rasa sayangku pada anak-anak kandungku sendiri, " Ucap Ayah sambung ku.


Aku tidak pernah menyangka, Aku Di kelilingi Orang-Orang Yang Luar Biasa.

__ADS_1


__ADS_2