
Aku mengganti pakaianku dan memoles wajahku agar terlihat cantik dimata Farrell hari ini. Tidak lupa aku menaruh buket bunga mawar putihku Di atas kasur ku. Lantas aku segera bergegas untuk menemui Farrell Di depan kosan.
" Sudah siap ???? "
" Iya Rell, ayo kita berangkat. "
" Ayo. "
Kami segera naik ke motor dan menuju tempat yang sudah Farrell siapkan untukku. Aku tidak tahu akan kemana tujuan kami. Farrell hanya menyuruhku menikmati saja apa yang terjadi hari ini.
Tiba-tiba Farrell menghentikan motornya dan berhenti Di restoran favorit kita. Farrell menggandeng tanganku dan mengajakku masuk. Para pelayan mempersilahkan kita menuju tempat yang sudah dipesan Farrell.
Saat aku mau duduk, ada boneka yang cantik di atas meja, aku suka sekali bonekanya. Aku tidak tahu kapan dan bagaimana bisa Farrell menyiapkan ini semua. Boneka cantik ini, aku sangat menyukainya.
" Kamu suka kan sama bonekanya ???? "
" Iya Rell, suka banget. Cantik sekali bonekanya. "
" Sama cantiknya denganmu Riss. "
" Makasih ya Rell. "
" Iya Riss. "
Makanan pun dihidangkan, aku sangat menikmati momen romantis ini. Aku tidak menyangka Farrell bisa seromantis ini. Farrell tidak henti-hentinya menatap ku, seperti tidak akan bisa melihatku lagi.
Tidak hanya itu dia kemudian menggenggam tanganku. Mengelus tanganku dengan mesra dan mencium tanganku.
Hatiku sangat berdebar sekali, untuk pertama kalinya aku merasakan dinner romantis bersama Farrell dengan perasaan cinta yang membara. Aku tidak sabar menantikan hubungan kita berubah status dari sahabat menjadi pacar. Pasti hari-hari kami lewati dengan indah dan romantis sekali.
Farrell juga berjanji padaku akan selalu ada bersamaku dan menguatkan ku saat aku sedih karena ujian kehidupan. Dia tidak akan meninggalkanku sendirian di dunia ini. Aku sangat mempercayainya dan berharap dia akan menepati janji-janjinya.
" Kamu bahagia kan hari ini Riss ??? "
" Iya Rell, aku bahagia sekali bisa bersama mu hari ini."
__ADS_1
" Aku ada satu permintaan pada mu Riss. "
" Apa Rell ??? "
" Tapi kamu harus berjanji untuk memenuhinya. "
" Apa sih Rell. "
" Berjanjilah, ada atau tidak adanya aku kamu harus selalu berjuang untuk menggapai cita-cita mu Riss. Tetaplah bermimpi untuk menjadi Kupu-kupu tak bersayap. Kamu harus berjuang untuk menggapai kebahagiaan mu. "
" Iya Rell, tapi kamu juga harus selalu mendampingi ku Rell sampai kapanpun. "
" Iya Riss, aku hanya bisa berjanji pada mu. Tapi bagaimanapun juga kita harus berfikir rasional. "
" Maksudnya Rell ??? "
" Kalau aku ingin sekali Riss menjadi jodoh mu, tapi bagaimana kalau misalnya Allah berkehendak lain. Bagaimana kalau sewaktu-waktu aku aku dipanggil duluan menghadap Illahi ???. Aku tidak mau membiarkan mu hancur menangisi kepergian ku. ''
" Tapi bukankah tadi kamu sudah berjanji tidak akan meninggalkan ku sendirian Rell ??? "
" Riss, aku tahu. Tapi entah kenapa tiba-tiba aku seperti mendapat sebuah Firasat kalau waktu ku benar-benar sudah tidak lama lagi Riss. Aku merasa ini adalah detik-detik terakhir ku ada Di dunia ini Riss. "
" Cukup Rell, jangan dilanjutkan. Aku tidak mampu mendengar kata-kata perpisahan Rell. "
" Riss, tolong dengarkan aku !!!. Kamu harus berjanji sama aku apapun yang akan terjadi pada ku nanti, kamu harus terus berjuang untuk masa depan mu. Aku yakin akan ada laki-laki lain yang jauh lebih baik dariku, yang kelak akan mendampingi mu. "
" Bukan Riss, aku tidak sebaik yang kamu fikir. "
" Tapi Rell, "
" Cobalah mengerti Riss, berdamai lah dengan kenyataan Riss, meskipun itu pahit. "
" Kalau kamu masih bicara mengenai kematian, lebih baik aku pergi dari sini Rell !!!! Ancam ku dan aku berusaha pergi dari Farrell.
Namun Farrell berhasil mencegahku dan menggenggam tanganku. Dia mencoba melunakkan hatiku dengan kata-katanya.
" Kamu cantik Riss, bahkan aku pernah bermimpi ingin menikah dengan mu Riss. Aku ingin membina hubungan rumah tangga dengan mu. Kamu tahu kan kalau aku bercita-cita menjadi seorang Polisi, aku ingin bisa meraih cita-cita ku tersebut. Dan pada saat itu aku berharap akhirnya kamu luluh dan bisa menerima cinta ku Riss. "
" Rell, jangankan menjadi seorang Polisi, kamu serius kuliah saja aku bangga Rell. Bagi ku kita harus sama-sama berjuang dari bawah, dari nol merangkai kisah cinta kita. Semoga saja semua itu segera terkabul Rell. "
" Iya Riss. "
" Aku boleh menyanyikan sebuah lagu gak Riss ???. Satu lagu saja. "
__ADS_1
" Silahkan Rell. "
" Terima kasih Riss. "
Farrell maju Ke depan dan mulai menyanyikan lagu untuk ku. Namun betapa terkejutnya aku, dia bukannya menyanyikan lagu romantis, namun lagu sedih yang menyayat hati.
Ilustrasi foto diatas hanya sebagai pemanis visual cerita saja.
Inilah sepenggal lagunya dan pasti sudah banyak yang tahu.
" Di bawah batu nisan kini
Kau telah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
Sungguh 'ku tak sanggup ini terjadi
Karena 'ku sangat cinta
Inilah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan
Selamat jalan, kasih.. "
Mendengar lagu yang dinyanyikan Farrell tersebut, aku menjadi terhanyut dan terbawa perasaan. Aku menangis tersedu-sedu tidak kuasa menahan kesedihan ku. Aku tidak mau lagu tersebut menjadi kenyataan di kehidupan ku. Aku tidak mau...
Kenapa Farrell menyanyikan lagu itu, apa maksud ini semua ???.
Ingin rasanya kaki ini melangkah maju ke depan menghampiri Farrell, aku ingin memeluknya. Aku tidak kuasa menahan pedih karena lagu yang dinyanyikan Farrell, lagunya sungguh menyayat hati ku.
Ketika Farrell selesai menyelesaikan lagunya, dia berpesan pada semua orang yang ada Di restoran.
Berikut cuplikan suara hati Farrell.
" Untuk semua yang ada disini, aku cuma ingin berpesan. Berbuat baiklah pada semua orang, karena hidup ini terlalu singkat. Ibarat dunia ini hanyalah tempat persinggahan sementara sebelum menuju alam keabadian. Cepat atau lambat kita semua yang ada di dunia akan mengalami apa itu Kematian. Lalu bagi kalian yang memiliki orang yang kalian sayangi, cintailah mereka sepenuh hati. Jangan menyiakan orang yang tulus mencintai kita. Jangan sampai kalian menyesal setelah kalian merasakan sebuah kehilangan. Kehilangan karena sebuah Kematian. "
Sontak semua orang tampak bertepuk tangan atas apa yang sudah dilakukan Farrell. Banyak yang mengapresiasi Farrell dan memuji suara dan kata-katanya tersebut.
__ADS_1
Saat Farrell menghampiri ku, dia tahu apa yang aku rasakan. Farrell memberi pelukan pada ku dan aku kembali menangis dalam pelukannya. Aku merasa sedih sekali hari ini, kenapa aku pun juga merasakan ini adalah detik-detik terakhir ku bisa bertemu dengan Farrell. Ya Allah mengapa hati ku terasa sakit sekali, mengapa ????.
Mungkinkah ini benar-benar Firasat kalau Farrell akan meninggalkan ku sebentar lagi ?????.