
Aku sangat berterima kasih sekali pada Kak Arsel, karena sudah memberiku hadiah Laptop. Kini aku semakin giat belajar dan mengerjakan semua tugas-tugas kuliahku. Aku bisa langsung mengetik setiap tugas saat aku ke perpustakaan.
Hingga pada akhirnya saat pengumuman IPK tertinggi per angkatan, aku yang berhasil meraih juara tersebut. Tiada henti aku mengucapkan syukur untuk semua yang aku dapatkan selama ini.
Acara pengumuman mahasiswa peraih IPK tertinggi pun sudah selesai, tapi aku masih ingin di kampus. Lalu aku pun pergi ke Kantin, untuk menikmati minuman dingin yang menyegarkan di siang hari yang terik ini. Aku mendengarkan lagu romantis, sambil menikmati suasana hari ini.
" Sayang...... "
Aku menoleh ke belakang, dan tampak Kak Arsel tersenyum manis padaku. Aku pun membalas senyumannya.
" Gak ada jadwal kuliah kamu yang ??? "
" Nanti jam 15.00 sore, tadi ke kampus cuma ngerjain tugas kelompok sama teman-teman. Kamu kok gak pulang sayang ??? "
" Iya sebentar lagi pulang, cuma ingin istirahat sebentar ingin yang dingin-dingin. Capek banget rasanya hari ini. "
" Oiya selamat ya sayang kamu sudah berhasil meraih IPK tertinggi di angkatan kamu, kamu memang sangat berprestasi sekali sayang. Aku bangga sekali memiliki pasangan sehebat kamu. Semoga kamu bisa menjadi orang sukses ya sayang. "
" Makasih pujiannya sayang. "
" Oiya sebagai hadiahnya, gimana kalau kita ke pantai ???? "
" Pantai ???? "
" Iya kita ke pantai, hitung-hitung kamu refreshing sayang. Beberapa waktu terakhir ini kan kamu sibuk banget dalam segudang aktivitas dan ngerjain beberapa tugas kan ??? "
" Ide yang bagus, aku ingin liburan sayang. "
" Ok, besok kan hari sabtu. Kamu gak ada jadwal kuliah kan, kita ke pantai yuk ???? "
" Ayo, aku seneng banget sayang, " Jawabku sambil bersorak kegirangan.
" Iya, ya sudah ayo aku antar pulang ke kosan. "
" Ok. "
Akhirnya Kak Arsel mengantarku pulang ke kosan. Sesampainya di kosan, Kak Arsel memberiku sesuatu.
" Ini apa sayang ??? "
" Besok kamu pakai ya sayang, ini hadiah dari aku buat kamu. Karena kamu sudah berhasil menjadi mahasiswa terbaik. Kamu adalah kebanggaan ku sayang. "
" Ini terlalu berlebihan, kamu sudah memberiku laptop dan masih banyak yang lainnya. Aku gak nyaman diperlakukan kayak gini. "
" Aku gak ada maksud apa-apa sayang, kamu jangan berfikir seperti itu. Aku hanya melakukan apa yang memang seharusnya aku lakukan. Aku hanya berusaha membuat kamu bahagia. Apa itu salah di mata kamu sayang ????? "
" Ya gak gitu, aku cuma gak enak sayang. Ini beban buat aku, aku takut orang lain mengira aku matre atau hanya memanfaatkan kamu saja karena kamu kaya. "
" Masa bodoh dengan orang lain, yang penting aku hanya ingin membahagiakan kamu. Udah itu saja sayang. "
__ADS_1
" Ya sudah kalau begitu, aku masuk dulu ya. Aku capek banget sayang. Oh iya makasih untuk bajunya ini. Besok aku pakai sayang. "
" Iya. "
Kak Arsel pun langsung pulang, sedangkan aku langsung masuk ke kamarku untuk istirahat.
# Keesokan harinya......
Aku pun langsung terbangun saat mendengar alarm, dan bergegas untuk membersihkan diri. Setelah selesai berdandan, aku memakai baju berwarna putih yang sudah dibelikan Kak Arsel untukku. Aku mulai mencobanya dan melihat penampilanku di cermin. Dan akhirnya aku pun siap menunggu jemputan dari Kak Arsel.
Tidak berapa lama Kak Arsel pun datang menjemput ku, aku lantas langsung keluar menemuinya. Seperti biasa dia tersenyum manis padaku, dan memuji penampilanku.
" Kamu cantik sekali memakai baju itu sayang, " Puji Kak Arsel padaku.
" Aku juga mau bilang makasih untuk bajunya bagus banget. Aku suka banget. "
" Ya sudah ayo kita berangkat ke Pantainya sekarang, biar tidak panas-panas banget sampai sana. "
" Iya sayang. "
Kami pun segera menempuh perjalanan ke pantai, aku sungguh-sungguh sangat menikmati perjalanan kali ini. Terlebih bersama orang yang aku cintai. Di dalam mobil, sesekali Kak Arsel membelai rambutku dengan lembut.
Hingga pada akhirnya kami sampai juga di Pantai, aku takjub dengan pemandangan di depanku. Kak Arsel pun menggandengku dengan mesra. Kami pun berjalan di pesisir pantai, serasa dunia milik kami berdua. Aku bahagia sekali karena hari ini bisa berduaan dengan orang yang aku cintai.
" Sayang, kamu seneng kan hari ini ???? "
" Iya seneng banget sayang, gak bisa diungkapkan dengan kata-kata. "
" Gak ah, malu nih. "
" Ayo cepat sayang, buat kenang-kenangan kalau kita pernah kesini. "
" Ok, ya sudah kalau begitu. "
Aku menuruti permintaan Kak Arsel untuk mau dipotret sama dia. Dan seperti inilah hasil jepretan Kak Arsel.
" Kamu cantik banget sayang. "
" Makasih ya sayang. "
" Iya. "
" Gantian dong kini giliran Kakak yang aku foto. "
" Ok, siapa takut. "
__ADS_1
Aku langsung memotret Kak Arsel, dan aku pun berhasil mendapatkan fotonya. Seperti ini potret penampilan Kak Arsel.
" Sayang, pose kamu bagus banget. "
" Posenya yang bagus apa aku yang terlihat tampan sayang ???? "
" Hiiii apaan sih, jangan kepedean deh. "
" Memang kenyataannya kayak gitu kan ???? " Kak Arsel menggodaku.
" Iya, iya sudah terserah Kakak saja deh. Ya sudah ayo kita lanjut jalan-jalan lagi ke sana sayang. "
" Iya. "
Kami terus berjalan melewati deburan ombak kecil yang mengenai kaki kami. Angin semilir dan sepoi-sepoi membuat kami menikmati indahnya surga dunia ini. Keindahan yang disuguhkan alam ini, membuat kami sejenak melupakan rutinitas kami.
Tidak terasa terik sinar matahari membuat kami merasakan dahaga dan lapar.
" Sayang, kita cari makan dulu yuk di pesisir pantai ini. Kayaknya seru nih. "
" Kamu mau makan apa sayang ?? "
" Kalau ikan bakar aja gimana sayang ??? "
" Ide yang bagus. "
" Tapi kamu gak apa-apa makan ditempat beginian sayang ??? "
" Asal kamu tahu saja sayang, aku sudah terbiasa makan ditempat seperti ini. Bahkan beli makan ditempat pinggir-pinggir jalan itu udah biasa kali. "
" Aku salut banget sama kamu sayang, kamu memang wanita terhebat ku sayang. "
" Biasa aja sayang. "
" Ya sudah ayo kita ke sana. "
" Ayo. "
Kami pun segera memesan ikan bakar spesial beserta nasi dan juga es teh. Nikmat sekali bukan ?????.
Tidak hanya itu, kami diperbolehkan membakar sendiri ikan yang kami pesan. Kak Arsel langsung unjuk kebolehannya bakar ikannya. Aku membantu Kak Arsel mengelap keringat yang menetes di wajahnya. Maklum cuaca hari ini panas sekali.
Ketika ikan bakarnya matang, kami pun menikmatinya. Aku menyuapi Kak Arsel dan begitupun sebaliknya. Kita saling menyuapi satu sama lain. Romantis bukan ??????.
" Serasa kita sudah menikah ya sayang, kita masak bareng dan setelah itu kita suap-suapan. Sungguh aku bahagia sekali hari ini sayang. "
" Amin, semoga niat baik kita kelak terwujud. Aku juga bahagia sekali hari ini sayang. "
__ADS_1
Ya semoga saja kebahagiaan selalu menyertai Rissa dan Arsel ya. Tapi akankah ke depannya hubungan mereka bakal bahagia selamanya ?????.