Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 186 RUTINITAS KEMBALI


__ADS_3

Akhirnya aku diperbolehkan pulang setelah dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit. Kak Arsel yang mengantar ku pulang Ke kosan. Hubungan kami kembali membaik setelah Kak Arsel menyadari bahwa dia terlalu cemburu. Dia tidak rela aku terlalu dekat dengan laki-laki lain.


" Sayang, jangan lupa makan dan obatnya di minum ya. " Pesan Kak Arsel mengingatkan ku.


" Iya sayang, makasih ya. "


" Iya sudah, aku balik dulu ya ? "


" Ya sayang, hati-hati. "


Aku segera masuk ke kosan ku untuk beristirahat. Begitu rindunya aku pada kamar ku tersebut. Tempat ternyaman dari apapun, ya pastinya kamar sendiri.


Dan keesokan harinya aku memulai Rutinitas Kembali. Aku kuliah dan mengajar kembali menjadi Asisten Dosen. Tapi kali ini aku harus ekstra menjaga kesehatan dan membagi waktu dengan sebaik-baiknya. Aku tidak mau drop untuk kedua kalinya. Ditusuk infus itu sakit banget, jadi lebih baik jaga kesehatan.


Aku duduk di kelas sambil membaca salah satu buku, dan tiba-tiba Bryant menghampiri ku.


" Lo sudah sembuh Riss ??? "


" Iya, alhamdulillah. "


" Jaga kesehatan ya, jangan sakit lagi. "


" Bryant, Kak Arsel tahu bahwa kamu cinta sama aku, Erika kemarin datang dan kasih tahu semuanya. "


" Lalu ????? "

__ADS_1


" Aku mau kita jaga jarak, bicara seperlunya saja. Aku gak mau Kak Arsel salah paham lagi sama aku. Jadi tolong ngertiin aku. "


" Lama-lama lo jadi robotnya si Arsel Riss. Lo berhak bergaul dengan siapa saja. Sekarang gue tanya sama lo, lo nyaman gak hidup kayak gini ??? Lo tertekan gak diperlakukan kayak gini ???? "


Aku terdiam, dan jauh dari lubuk hati ku yang terdalam aku memang tidak sebebas dulu lagi. Sekarang aku bagaikan burung di dalam sangkar, terpenjara dan tidak menemukan kebebasan.


" Ini semua sudah menjadi konsekuensi yang harus aku terima. Aku sudah memutuskan bertunangan dengan Kak Arsel, setidaknya aku harus menerimanya apa adanya. "


" Sekarang tanya pada hati lo, sampai kapan lo kuat kayak gini terus ???. Gue ngomong kayak gini karena gue peduli sama lo. Gue gak mau lo nyesel pada akhirnya. Mumpung sebelum terlambat Riss, lo pikirin matang-matang apa lo bisa bahagia bersama Arsel. "


" Untuk saat ini aku masih yakin dengan keputusan ku. Aku yakin Kak Arsel akan memberikan kebahagiaan buat ku. Tapi makasih ya Bryant atas kepedulian kamu sama aku. "


" Iya. Ya sudah kalau lo masih tetep kekeuh dengan keputusan lo. Gue pergi dulu, " Ucap Bryant sambil menatap ku dengan tatapan penuh arti yang tidak aku ketahui.



" Riss, kamu harus tahu hal. Meskipun kamu dan Arsel sudah tunangan, tapi kamu tidak akan pernah bisa mendapatkannya sepenuhnya. Kalian ini ibarat langit dan bumi. Tahu apa artinya ????. Gak cocok !!!! " Ucap Erika.


" Apa maksud kamu ???? " Aku bertanya.


" Bagaimanapun dulu kita pernah bersahabat, sahabat baik banget malah. Jadi sebagai mantan sahabat kamu, aku cuma mau ingetin satu hal sebelum kamu menyesal. Lepaskan Arsel, carilah laki-laki dan keluarganya yang mau menerima kamu dan keluarga kamu apa adanya. "


" Kenapa aku harus menuruti kata-kata mu ??? "


" Kamu akan menyesal, sebelum kamu ngerasain sakit karena dibuang jadi lebih baik kamu akhiri hubungan kamu dengan Arsel. "

__ADS_1


" Maaf, tapi aku tidak punya alasan untuk melakukan apa yang kamu sarankan tersebut. "


" Sampai kapanpun Mamanya Arsel tidak akan pernah menerima kamu, dia akan melakukan segala upaya untuk menyingkirkan kamu Riss. Dia tidak pernah mau menerima kamu sebagai calon menantunya. Yang ada dia akan membuat hidup mu bagai di neraka, kalau kamu masih tetap bersama Arsel. "


" Lantas kenapa kamu begitu peduli pada ku ??? "


" Karena... karena... " Jawab Erika terbata-bata.


" Karena kamu masih mencintai Kak Arsel kan ??? Makanya kamu ingin aku memutuskan pertunangan ku dengannya kan ???. Kamu memang licik Rik, kamu egois dengan berpura-pura peduli pada ku. Padahal kenyataannya ada udang di balik batu kan. "


" Riss, selama ini aku memang sudah jahat sama kamu. Namun gimana pun juga aku punya sisi baiknya juga, aku hanya gak mau melihat kamu menderita hidup bersama Arsel dan Mamanya. Kamu gak akan pernah bisa bahagia selama Mamanya Arsel tidak menyetujui hubungan kalian. "


" Kalau kamu ingin melihat ku bahagia, pergilah dari kehidupan kami Rik. Terutama Mamanya Kak Arsel, jangan pernah lagi mempengaruhinya. Setidaknya dengan begitu dia bisa sedikit menerima ku. "


" Aku tidak bisa Riss, karena aku sangat mencintai Arsel. Aku tidak bisa jauh darinya. Kamu masih sempurna Riss, masih banyak laki-laki yang mau dengan mu. Beda dengan ku, aku sudah kehilangan kehormatan ku. Aku sudah kehilangan sesuatu yang sangat berharga sebagai seorang wanita. "


" Maafkan aku Rik, aku tidak bisa. Aku pun sangat mencintai Arsel. Apalagi kita sudah tunangan, bagaimana mungkin aku memutuskan hubungan kita begitu saja. Ini gak adil buat Arsel, sekali lagi aku minta maaf sama kamu. "


" Aku sudah berusaha meminta dengan baik-baik sama kamu, jadi jangan salahkan aku kalau nanti aku menggunakan jalan kekerasan. Aku sudah mencoba negoisasi dengan kamu, tapi nyatanya kamu tetap keras kepala. "


" Riss, apa yang di ucapkan Erika ada benarnya juga, coba lo pikirkan kembali untuk hidup bersama Arsel. Arsel memang laki-laki yang baik dan sangat mencintai lo. Tapi dia tidak pernah bisa memahami perasaan lo. Bahkan Mamanya sama sekali tidak mau menerima lo sebagai calon menantunya. Sebelum terlambat Riss, gue selalu ada di sini menanti lo. Gue akan memberikan kebahagiaan itu pada lo Riss. Gue sayang sama lo, bahkan keluarga gue pun pasti semuanya bisa menerima lo dan keluarga lo apa adanya, " Ucap Kak Arsel.


" Aku gak tahu harus ngomong apa, aku gak tahu. Aku berada dalam pilihan yang sulit. Aku sangat mencintai Kak Arsel, dan aku tidak memiliki perasaan apa-apa pada mu Bryant. Bagaimana mungkin aku bisa bahagia dengan mu ??? Dan kini cincin di jari manis ini sebagai bukti bahwa aku sudah terikat hubungan dengan Kak Arsel. Dan sepertinya aku tidak bisa dengan seenaknya memutuskan hubungan ini. Maaf aku tidak bisa, " Jawab ku sambil menangis berlari meninggalkan mereka berdua.


Aku tidak tahu apa maksud Erika bersikap seperti itu, dia membujukku untuk meninggalkan Kak Arsel. Begitu juga Bryant, melakukan hal yang sama untuk menyuruhku berfikir ulang agar memutuskan hubungan pertunangan ku bersama Kak Arsel. Bagaimana mungkin aku bisa melakukan itu semua ????

__ADS_1


Kenapa banyak pihak yang tidak setuju aku bersama tunangan ku, Kak Arsel ?????


__ADS_2