Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 139 KITA BERBEDA


__ADS_3

" Aku tidak layak untuk kamu perjuangkan Kak, apalagi cinta kita yang begitu banyak perbedaan. Aku tidak memiliki keberanian merebut Kak Arsel dari tangan Erika. Aku bukan perempuan seperti itu Kak, " Aku mengungkapkan perasaanku.


" Aku tahu Riss, jauh sebelum kita dekat aku tahu kamu adalah wanita baik-baik. Itu yang membuat aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama Riss. Aku sungguh-sungguh sangat mencintai kamu Riss. "


" Tapi gimana dengan Erika Kak ??? "


" Dia memang cinta pertama aku Riss, dialah wanita pertama yang mengisi hatiku dan mengajariku arti cinta. Dulu aku memang sangat mencintai dia dan berharap selalu bisa bersama dengannya. Tapi nyatanya takdir berkata lain, Tuhan menguji kami dengan perusahaan keluargaku menjadi bermasalah. Jadi aku terpaksa pergi dari kehidupan Erika. Aku gak mau menjalani hubungan dengannya disaat keadaan ekonomi keluarga ku yang sedang kacau ini. "


" Lalu apa kamu tidak ingin berusaha mencari Erika lagi ???? "


" Disaat perusahaan keluarga sudah mulai membaik, aku mencoba mencari Erika lagi tapi nyatanya aku tidak pernah bisa ketemu dia lagi karena dia dekat dengan laki-laki lain. Dan sejak saat itu perasaan ku padanya mulai berubah dan perlahan memudar. Dia tidak bisa menjaga hatinya buat aku Riss. "


" Tapi yang aku tahu dan Erika pernah cerita kalau dia pernah dijodohkan sama orang tuanya namun dia tidak mau. Erika bilang kalau dia masih sangat mencintai cinta pertamanya, yaitu Kak Arsel. "


" Iya karena dia menyesal karena sudah mengkhianati cinta kami, dan lebih memilih laki-laki lain. Dan pada akhirnya dia sakit hati karena salah pilih. Nyatanya laki-laki tersebut tidak lebih baik daripada aku. "


" Lalu apa Kakak akan memutuskan pertunangan Kakak dengan Erika ??? "


" Iya, karena aku tidak mau memaksakan diri untuk bisa mencintainya lagi. "


" Berarti itu artinya Kak Arsel tega sama aku. "


" Maksudnya Riss ??? "


" Kalau Kak Arsel memutuskan pertunangan sama saja Erika akan tambah marah sama aku. Dia akan berfikir kalau aku sudah merebut Kak Arsel darinya. Aku gak mau jadi orang ketiga diantara hubungan kalian. "


" Aku akan bicara pada Erika, kamu gak usah khawatir. "


" Tapi tetap saja Erika tidak akan terima Kak. "


" Gak bisa Riss, aku tidak bisa melanjutkan sandiwara ini. Aku sudah cukup menderita membohongi perasaanku untuk pura-pura mencintainya. Aku gak cinta sama Erika, tapi aku cinta sama kamu Rissa !!!!! "


" Tolong jangan lakukan ini Kak, aku mohon, " Aku bersimpuh memohon pada Kak Arsel.


" Kamu ini ngapain sih Riss, ayo bangun Riss, " Jawab Kak Arsel mencoba untuk membantuku berdiri.


" Tolong Kak, jangan lakukan itu. Jangan membuat hubunganku semakin buruk dengan Erika. "


" Tapi sampai kapan aku harus berpura-pura mencintai Erika Riss ???. Aku juga ingin bahagia bersama orang yang sangat aku cintai. "

__ADS_1


Aku berjalan menjauhi Kak Arsel, dan menunduk sedih.


" Sampai kapanpun kita tidak akan pernah bersama Kak Arsel. Karena apa ???? "


" Karena apa Riss ???? "


" Karena Kita Berbeda, " Jawabku singkat.


" Kamu jangan bicara seperti itu Riss, aku mencintai dan menerima kamu apa adanya. "


" Tapi kenyataannya akan begitu banyak halangan dan rintangan di depan kita kalau kita terus melangkah ke depan. "


" Aku tidak peduli Riss, yang pasti aku hanya ingin memperjuangkan cinta kita Riss. Aku tahu kalau kamu cinta kan sama aku ??? "


" Jangan tanyakan cinta lagi padaku Kak, karena tujuan utamaku adalah kuliah. Aku tidak mau gagal Kak, aku harus bisa lulus dari kampus dengan nilai yang terbaik. "


" Kamu sudah cukup menderita selama ini Riss, sudah waktunya kamu fokus untuk memikirkan kebahagiaanmu sendiri. Jangan sibuk memikirkan kebahagiaan orang lain. "


" Antar aku pulang, " Pintaku


" Kenapa Riss ??? "


" Ok, aku akan mengantar kamu pulang Ke kosan kamu Riss. "


Kak Arsel pun mengantarkan ku pulang ke kosan. Dan di sepanjang jalan kami hanya diam, sibuk dengan pikiran masing-masing.


Dan tiba-tiba ponselku berbunyi. Ternyata Ibuku yang menghubungiku.


" Rissa, gimana kabar kamu nak ??? "


" Alhamdulillah baik Bu, ada apa ya Bu. "


" Sebenarnya Ibu ingin Ke surabaya dan ngomong langsung sama kamu Riss. Tapi Ibu tidak punya uang untuk ongkos ke Surabaya Nak. "


" Sebenarnya ada apa Bu, Ibu bilang saja sekarang lewat telepon sama Rissa ya. "


" Iya Riss, jadi begini Riss Ibu gak tahu harus meminta tolong sama siapa lagi. Kamu lah harapan Ibu satu-satunya. Jadi keluarga kita sedang ada masalah besar Riss. "


" Masalah besar apa Bu, Rissa tidak paham. "

__ADS_1


" Tapi sebelumnya Ibu minta maaf ya kalau merepotkan kamu terus, karena Ibu tidak tahu harus meminta tolong pada siapa lagi. "


" Ya Bu, katakan saja. "


" Adik kamu baru saja mengalami musibah Riss, dia baru saja mengalami kecelakaan tunggal bersama temannya. "


" Ya ampun, terus gimana keadaan Adek Bu ??? "


" Adik kamu gak apa-apa, tapi masalahnya motornya teman adik kamu yang dipakai mereka rusak berat Riss. Padahal motornya baru saja dibeli.


" Ya ampun Bu, lalu bagaimana Bu ??? "


" Ya itu orang tua temannya adik kamu minta ganti rugi pada Ibu, setidaknya kerusakannya ditanggung berdua maksudnya Riss. Ibu gak tahu harus bagaimana, Ayah kamu juga kebetulan gak kerja. Ibu bingung mau minta tolong siapa lagi Nak, " ibu tampak menangis sesenggukan.


" Kira-kira Ibu butuh uang berapa buat menyelesaikan masalah adik Bu ??? "


" Ibu juga gak tahu Riss. "


" Rissa ada uang di tabungan Rissa Bu, tapi gak banyak bu. "


" Berapapun kamu kasih pinjam, Ibu terima nak. Nanti kekurangannya biar Ibu jual televisi di rumah kita Nak. "


" Tidak usah dianggap pinjaman Bu, anggap saja ini bantuan dari Rissa buat Adek. "


" Lalu bagaimana denganmu Riss ?? Untuk kebutuhan sehari-hari kamu ??? "


" Rissa bisa cari kerja paruh waktu Bu, jadi Ibu tenang saja. Rissa kan kuliahnya pagi sampai siang, sore pun cuma sesekali saja Bu. Jadi sore sampai malam Rissa bisa kerja Bu. "


" Rissa bisa bantu Ibu dua juta rupiah ya Bu, Ada sisa uang dua juta lagi buat pegangan Rissa disini Bu sambil nunggu dapat kerjaan paruh waktu. "


" Makasih ya Nak, maaf Ibu merepotkan kamu terus ya. Harusnya Ibu bantu kamu, tapi yang ada Ibu nyusahin kamu terus Nak. "


" Jangan seperti Ibu Bu, Rissa sayang sama Ibu. Selama Rissa bisa, Rissa akan bantu Ibu. "


" Ya sudah Ibu tutup dulu ya, sekali lagi Ibu ucapkan terima kasih ya nak. "


" Iya Bu. "


Aku senang setidaknya bisa meringankan masalah Ibu. Masalah ekonomi atau finansial dalam keluarga kami tidak pernah ada habisnya. Aku sedih Tuhan tidak pernah berhenti memberi ujian pada keluarga kami... 😥😥...

__ADS_1


__ADS_2