
Tidak terasa kini waktunya aku harus kembali ke Surabaya. Sebentar lagi aku harus mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program kegiatan itu wajib kita ikuti sebagai prasyarat kelulusan nanti. Seperti halnya Kak Arsel yang sudah mengikuti program tersebut tahun lalu sebelum kita saling mengenal.
Aku pun sudah mempersiapkan semua barang-barang yang akan aku bawa pulang ke Surabaya. Sebenarnya Kak Arsel ingin menjemput ku namun dia tidak bisa karena harus menggantikan tugas Papanya di Kantor. Sehingga aku harus mengerti keadaan Kak Arsel.
Akhirnya malam pun datang, aku langsung tidur di kamar. Aku harus bangun pagi besok, biar tidak kesiangan berangkat ke Surabaya nya. Dan tidak berapa lama pun aku tertidur dengan nyenyak sekali.
Namun tiba-tiba aku melihat Alm. Farrell tersenyum manis sekali di samping kasur ku. Dia menatap ku dengan tatapan seperti waktu itu. Tatapan yang akhirnya meluluhkan hati ku, membuat ku jatuh cinta padanya.
Aku meneteskan air mata ku, karena tidak menyangka dia kembali hadir lagi di sisi ku. Dia mengelus-elus rambut ku.
" Kamu sudah menepati janji mu Riss, aku bahagia sekarang. "
" Maksud kamu apa Farrell ?? "
" Kamu sudah menepati janji mu untuk melanjutkan hidup mu, dan sekarang kamu bisa mendapatkan pengganti yang jauh lebih baik dari ku. Aku sungguh benar-benar bahagia kamu sudah bertemu jodoh mu, laki-laki baik yang sangat mencintai mu dengan tulus. "
" Bagaimana kamu bisa tahu Farrell ??? Lalu bagaimana dengan mu Farrell ??? "
" Aku sudah bahagia di surga Riss, dan aku hanya ingin kamu janji satu hal lagi pada ku. "
" Apa itu Rell, katakan saja. "
" Berjanjilah untuk tetap menggapai impian mu selama ini untuk menjadi Kupu-Kupu Tak Bersayap. Cita-cita kamu tetap harus kamu prioritaskan Riss, kamu masih ingat kan bagaimana perjuangan kamu hingga bisa di tahap ini. Masih ada keluarga kamu yang harus kamu bahagiakan. "
" Iya Rell aku tahu. "
" Dan aku berharap laki-laki yang bersama mu sekarang bisa selalu membahagiakan kamu. Aku tidak khawatir lagi sekarang, karena saat ini ada pengganti ku yang bisa jagain kamu. Sekarang aku sudah tenang, aku bisa pergi sekarang juga. Selamat tinggal Riss, Selamat tinggal cinta ku yang tak sampai. Namun cinta ku pada mu tetap akan aku bawa sampai mati, hingga suatu saat nanti kita kembali dipertemukan kembali. Aku mencintaimu Riss, dan aku akan mendoakan agar kamu selalu bahagia dengan seseorang yang saat ini ada di hati mu, " Farrell meneteskan air matanya.
" Farrell, sampai kapanpun kamu tetap memiliki ruang tersendiri dalam hati ku. Selamanya kamu tidak akan tergantikan, aku menyayangi mu Farrell, " Jawab ku sambil terisak.
" Aku harus pergi sekarang Riss, gapai cita-cita dan kebahagiaan mu Riss. Aku mencintai mu Riss, " Farrell memeluk ku.
" Aku juga sangat mencintai mu Rell, sampai kapan pun kamu akan tetap ada di hati ku. Meski ragamu sudah tiada, tapi cinta mu akan selalu aku simpan dalam hati ku. Kenapa kita harus terpisahkan seperti ini Rell, " Jawab ku menangis dalam pelukan Farrell.
__ADS_1
" Semua sudah takdirnya harus seperti ini Riss, mungkin Tuhan punya rencana lain untuk hidup mu ke depannya. Namun aku bersyukur bisa menjadi bagian dalam hidup mu meskipun harus berhenti sampai disini. Percayalah semuanya akan indah pada waktunya Riss. "
" Iya Rell. "
" Hati-hati ya, jaga diri baik-baik ya cantik, " Kata Farrell sambil melambaikan tangan padaku.
Saat itu juga aku kaget dan terbangun dari tidur ku. Keringat dingin pun membasahi tubuh ku. Tidak hanya itu air mata ku juga membasahi pipi ku.
" Ternyata semua ini cuma mimpi, " Batin ku dalam hati.
Aku termenung dengan mimpi yang barusan aku alami, rasanya seperti nyata sekali. Sepenggal Kenangan yang benar-benar mengobati kerinduan ku pada sosok Farrell. Aku merasa bahagia sekali, setidaknya Tuhan sudah menghadirkan Farrell meskipun hanya lewat mimpi.
Aku langsung beranjak dari kasur ku, aku langsung mengambil air wudhu untuk melakukan shalat malam. Setidaknya agar hati ku lebih tenang lagi.
Setelah shalat malam aku pun langsung tidur kembali. Besok aku harus kembali ke Surabaya dengan rutinitas yang seperti biasanya. Aku pulang pagi dengan naik bis.
Keesokan harinya aku langsung bangun dan bersiap-siap untuk kembali Ke Surabaya. Aku pun pamit pada semua keluarga ku. Terlebih Ibu ku yang sangat aku sayangi.
" Iya Bu, Ibu tenang saja ya. Pesan dan nasehat Ibu akan selalu Rissa ingat. "
" Iya Nak, ya sudah sampaikan juga salam Ibu pada Arsel ya. "
" Ya Bu, nanti akan Rissa sampaikan pada Arsel ya. Rissa pamit berangkat ke Surabaya dulu ya Bu."
" Iya Nak, hati-hati. "
" Iya Bu. "
Aku pun langsung berjalan dan menunggu Bis, dan kurang lebih lima menitan akhirnya aku bisa mendapatkan bis. Setidaknya tidak perlu menunggu bis nya terlalu lama agar bisa cepat sampai di Surabaya.
Tiba-tiba ponsel ku berbunyi dan pastinya dari Kak Arsel.
__ADS_1
" Halo, " Aku menjawab telfon dari Kak Arsel.
" Halo sayang, kamu sudah berangkat sekarang ??? "
" Iya sudah sayang, ini sudah naik bis kok. "
" Ya sudah kabari nanti kalau sudah hampir sampai, biar aku jemput di terminal ya sayang ?? ''
" Katanya kamu sibuk sayang, jangan di paksakan aku bisa naik angkot kok sayang. "
" Tenang saja, kalau sekedar jemput kamu aku usahakan pasti bisa kok. "
" Beneran bisa sayang ??? "
" Iya sayang pasti bisa kok, lagian aku juga gak sabar pengen ketemu kamu. Aku bosan hanya melihat foto mu saja sayang. "
" Ya sudah kalau begitu, yang penting kamu yang maksa ya sayang. "
" Iya sayang. "
" Oma gimana sayang ??? "
" Dia nanyain kamu terus, dan ingin ketemu lagi dengan kamu sayang. Kapan-kapan dia mau menginap di rumah kalau kamu sudah ada Di surabaya. "
" Beneran Yang ??? "
" Iya sayang, asal kamu tahu saja Oma sangat menyayangi mu. Bahkan dia menyebut kamu sebagai cucu menantu kesayangan. "
" Jadi terharu aku sayang. "
" Aku juga gak tahu kenapa Oma bisa sayang banget sama kamu. Perlakuannya sangat berbeda sekali antara sama kamu dan Mama ku. Oma dari dulu tidak menyukai Mama, ya mungkin karena sifat Mama yang seperti itu jadi Oma tidak menyukainya. "
" Ya sudah gak apa-apa sayang, aku yakin suatu saat nanti Mama kamu bakal berubah kok. Percaya deh sama aku. "
__ADS_1
" Amin, semoga saja ya sayang karena aku pun juga berharap seperti itu. "
" Iya sayang. "