Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 53 SALAM PERPISAHAN DARI KAK MORGAN


__ADS_3

" Rissa mari aku antar Ke sekolah, kita berangkat bersama, " Farrell mengajakku untuk berangkat bersamanya.


" Aku juga mau mengantarmu Riss, " Kak Morgan juga menawarkan tumpangan padaku.


Aku hanya menatap mereka dengan pandangan sayu dan pergi berlalu begitu saja. Aku tidak mau melihat mereka untuk sementara ini. Aku lebih baik berjalan kaki sendirian daripada mau menerima tawaran mereka padaku.


Sampai Di sekolah pun aku hanya ingin menyendiri Di perpustakaan saat istirahat. Dan tiba-tiba aku teringat Kak Steffan. Biasanya dia yang akan menghiburku saat ini. Sungguh terasa aku masih sangat kehilangan dia. Aku merindukan saat-saat Kak Steffan masih hidup dan mengajariku tugas-tugas sekolah.


Dan disaat itu juga aku baru sadar bahwa setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Kalau saja aku tidak berhubungan dengan Kak Morgan, mungkin saja aku juga tidak pernah mengenal Kak Steffan. Kak Steffan sangat berarti bagiku, karena dialah salah satu orang yang pernah memberiku semangat. Aku beruntung pernah dekat dengan Kak Steffan meskipun hanya sebatas teman.


" Riss, " Farrell memanggilku sepulang sekolah.


" Iya Rell, ada apa ???? "


" Kamu masih marah padaku ??? "


" Masih sedikit. "


" Syukurlah. "


" Kok gitu sih ???? "


" Kan bener Riss, kamu sudah tinggal sedikit marahnya jadi aku bersyukur, tinggal sedikit lagi kan marahnya hilang. "


" Iya Rell. "


" Temani aku makan yuk. "


" Dimana ??? "


" Bakso langganan kita. Dah lama gak pernah kesana."


" Yakin kamu mau kesana. "


" Iya ayo naik. "


Aku pun naik ke motor Farrell. Di sepanjang jalan seperti biasa dia selalu tanpa hentinya mengajak aku berbicara.


" Riss, sekali lagi aku minta maaf ya. Tapi aku harap kamu mau memperbaiki persahabatan kita lagi. Tapi itu pun kalau kamu mau sih. "


" Iya Rell. "


" Bener nih kamu mau jadi sahabatku lagi. "


" Iya Rell, asal kamu mau berjanji jangan mengulangi kesalahan yang sama Rell. "


"Iya Riss aku janji gak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi kayak dulu. Kali ini aku akan benar-benar menjadi sahabat yang super duper baik banget buat kamu ya. "


" Iya Rell. "


Aku merasa bahagia hari ini karena bisa memulai kembali persahabatanku bersama Farrell yang sempat hancur. Tapi aku berharap persahabatan kami kali ini bisa lebih baik dari sebelumnya.

__ADS_1


Akhirnya kami pun sampai juga di tempat langganan Bakso kita dulu. Karena saking lamanya kita tidak pernah kesini, kita sampai nambah semangkok lagi. Rasanya memang tetap sama seperti dulu, enak dan gurih. Kami benar-benar puas makan siang kali ini.


" Kamu masih tetap kerja Di laundry Riss, " Tanya Farrell di saat kita selesai makan.


" Iya Rell. "


" Kamu kalau butuh sesuatu apapun itu, jangan sungkan-sungkan meminta tolong padaku. Aku pasti akan membantumu Riss. "


" Iya Rell. Terima kasih ya. "


" Sama-sama Riss. "


Kami pun akhirnya pulang karena aku juga harus bekerja hari ini. Namun saat kami tiba Di kosan, mobil yang sama kini ada Di kosanku lagi. Ya, orang tua Kak Morgan sepertinya mau menemuiku lagi.


" Rissa, " Sapa Mamanya Kak Morgan padaku.


" Iya Tante, ada apa lagi, " Jawabku agak sinis.


" Tante kesini ada perlu sama kamu. "


" Apalagi Tante, bukankah aku sudah memenuhi janjiku untuk memutuskan hubunganku dengan Kak Morgan. Sekarang Tante mau mengancamku apa lagi ??? "


" Oh tidak, kamu jangan salah paham. Justru Tante kesini atas permintaan Morgan. "


" Lalu ada apa Tante ??? "


" Morgan sudah mengatakan semuanya, bahkan dia juga mengatakan kalau kamu sudah lama memutuskannya. Dan asal kamu tahu, Morgan akan pindah sekolah mulai besok. Dia akan ikut bersama kami dan bersekolah Di Jakarta. "


" Jadi tujuan Tante kesini adalah, Morgan meminta satu permintaan untuk bertemu dengan kamu untuk yang terakhir kalinya. Tante harap kamu bisa memenuhi permintaannya, karena setelah itu kalian tidak akan pernah bisa bertemu kembali selamanya. "


" Maaf Tante aku tidak bisa. Aku harus bekerja hari ini."


" Luangkan waktu sejenak untuk bertemu dengannya, setidaknya kalian mengakhiri sebuah hubungan dengan jalan yang baik-baik. "


" Baiklah kalau begitu, tapi semuanya ini aku lakukan karena aku menghargai Tante. Bukan alasan lainnya. "


" Ok, nanti malam jam 19.00 sopir kami akan menjemputmu disini. "


" Tidak usah Tante, aku bisa naik ojek nanti malam. "


" Jangan, anggap saja ini sebagai permohonan maaf kami yang pernah salah pada kamu. Biarkan kami meminta maaf dengan jalan ini. Karena kami tidak pernah tahu caranya meminta maaf pada seseorang. "


" Iya sudah kalau begitu Tante. "


" Ok, sampai jumpa nanti malam dengan Morgan ya. Sekali lagi Tante minta maaf kalau pernah menyakiti hatimu. Rissa pasti paham kan, semua ini Tante lakukan demi masa depan Morgan. "


" Iya Tante Rissa paham kok. Rissa juga minta maaf kalau punya salah dengan Tante. "


" Iya sayang, makasih ya untuk pengertiannya. Semoga Rissa juga segera mendapatkan kebahagiaannya, " Tiba-tiba Mamanya Kak Morgan memelukku.


" Iya Tante, Amin. "

__ADS_1


Mamanya Kak Morgan pun pamit pulang.


" Riss, aku ikut ya ??? "


" Kemana ??? "


" Ketemu Kak Morgan. "


" Ngapain Rell ?? "


" Aku ingin memastikan bahwa kamu baik-baik saja, dan ini semua bukan jebakan buat kamu. "


" Ya ampun Rell, tenang saja aku pasti baik-baik saja. Mereka tidak akan sejahat itu sama aku. "


" Ya sudah kalau begitu Riss. Aku langsung pamit pulang ya, soalnya cuacanya juga sudah mendung. "


" Iya Rell, hati-hati ya dijalan. "


" Iya Riss. "


Aku pun langsung berangkat kerja Di laundry, dan nanti minta izin pulang terlebih dahulu karena ada acara yang menunggu.


Akhirnya tiba waktunya aku akan bertemu dengan Kak Morgan untuk terakhir kalinya. Malam ini adalah Salam Perpisahan Dari Kak Morgan.


Mobil mewah pun sudah menjemputku Di kosan, aku langsung masuk kedalam mobil.


Hingga akhirnya mobil yang kita tumpangi berhenti Di Cafe Cotta, tempat kenanganku bersama Kak Morgan.


Dan ternyata Kak Morgan sudah menungguku disana. Dan yang membuat aku takjub adalah Cafe tersebut sengaja di sewa hanya untuk aku dan Kak Morgan saja. Tidak ada pengunjung lain yang datang ke tempat tersebut. Aku tidak bisa membayangkan berapa kisaran biaya yang di gelontorkan untuk menyewa cafe tersebut.


" Aku senang kamu mau datang menemuiku Riss. "


" Semua ini aku lakukan untuk menghargai Orang tua Kak Morgan saja. "


" Iya Riss. "


" Lalu apa tujuan kita kesini malam ini ???


" Bukankah Orang tuaku sudah mengatakan semuanya tentang ku Riss ??? "


" Iya. "


" Riss, aku mau ngomong sesuatu padamu Riss. "


" Apa ???? "


" Mulai malam ini aku setuju bahwa hubungan kita telah berakhir. Kamu bebas Riss mau dekat dengan siapa saja. Aku akan ikut tinggal bersama Orang Tuaku Di Jakarta. "


" Iya, semoga Kak Morgan mendapatkan kebahagiaan Disana. Aku selalu mendoakan yang terbaik untuk Kak Morgan. "


" Terima kasih Riss, " Jawab Kak Morgan.

__ADS_1


Aku menatapnya lekat-lekat, karena bagaimanapun juga Kak Morgan pernah mengisi hari-hariku.


__ADS_2