Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 155 MY SWEET MEMORY


__ADS_3

" Suatu saat nanti aku akan berusaha mewujudkan impian kamu sayang, kita akan menikah sesuai pernikahan yang kamu impikan sayang, " Janji Kak Arsel padaku.


" Makasih sayang, semoga hubungan kita selalu diberi kemudahan dan kita memang ditakdirkan berjodoh ya sayang. "


" Iya sayang, ya sudah ayo kita berangkat biar tidak terlambat. "


" Iya sayang, ayo. "


Kami segera menuju ke pernikahan teman baiknya Kak Arsel, aku bahagia sekali karena Kak Arsel sudah memperhatikan penampilanku hari ini. Hingga pada akhirnya kami pun sampai di tempat tujuan. Aku benar-benar terkesima dengan apa yang aku lihat di depanku. Sungguh model pernikahan impian seperti yang aku idamkan selama ini. "



" Bagus gak yang ??? "


" Iya sayang konsep pernikahannya bagus banget. Aku suka banget sayang, " Jawabku sambil tersenyum.


" Semoga suatu saat nanti kita berdua yang menjadi pengantin dengan konsep garden party ini ya sayang. Dan kita akan menjadi pasangan yang bahagia dunia akhirat. Amin. "


" Amin, iya sayang, " Jawabku sambil menggandeng tangan Kak Arsel.


Setelah itu kami langsung masuk ke dalam untuk menemui pengantinnya. Aku benar-benar menikmati berada di tempat yang sungguh indah dan romantis ini.



Di dalam pun tidak kalah bagusnya, dan aku benar-benar menyukai tempat dan konsepnya. Dan sepertinya Kak Arsel pun juga sama sepertiku, terkesan dengan keindahan malam ini. Setelah itu kami segera mendatangi pengantinnya.


" Hai sobat, selamat ya atas pernikahannya, " Kata Kak Arsel.


" Hai Arsel, makasih ya sudah datang. Aku doain agar kamu segera menyusul ya. Wah ini ya kata kamu pacar baru kamu ??? "


" Iya, kenalin ini pacar baru yang aku ceritain ke kamu kemarin. Namanya Rissa. "


Aku pun tersenyum pada temannya Kak Arsel dan juga pasangannya.


" Ya sudah kalian nikmati makanan dan minuman yang sudah disajikan. Sekali lagi makasih ya sudah mau datang ke acara resepsi pernikahanku malam ini. Aku pasti doain agar kalian berdua berjodoh dan segera menyusul kami ke pelaminan ini. "


" Amin, makasih doanya sobat. Aku juga ingin sepertimu membangun sebuah rumah tangga yang bahagia. "


" Iya kawan, " Kata temannya Kak Arsel sambil memeluk Kak Arsel.

__ADS_1


Kami pun segera menikmati makanan dan minuman yang telah disajikan. Bahkan beberapa kali Kak Arsel menyuapi ku dan itu membuatku berbunga-bunga. Tidak hanya itu Kak Arsel juga mengelap sisa makanan yang menempel di bibirku dan disaat itu aku merasakan getaran di dadaku yang berdegup kencang sekali.


Kami pun saling berpandangan dan dada ini kian berdetak kencang. Seperti ada dorongan yang membuat kami untuk lebih dekat dan semakin dekat lagi. Namun semua itu buyar tatkala piring yang aku bawa terjatuh karena rasa gemetar yang aku rasakan.


" Maaf, " Ucapku salah tingkah.


" Tidak masalah, aku sungguh-sungguh sangat mencintai kamu Rissa. Jangan pernah pergi dariku, karena aku ingin menghabiskan semuanya bersamamu. Kamu adalah wanita teristimewa yang akan aku perjuangkan selamanya. I Love you sayang. "


" Makasih sayang, aku juga sangat mencintai kamu sayang. Kamu adalah laki-laki terbaik yang sudah mau menerimaku tanpa syarat. Aku beruntung Tuhan telah mempertemukan kita sayang. I Love you too sayang. "


Kami pun saling berpelukan satu sama lain. Aku selalu menemukan kedamaian dan ketenangan saat berpelukan dengannya. Bagiku pelukannya adalah sandaran dan tempat ternyaman saat aku gelisah dan banyak masalah.


" Rissa, kamu mau gak berjanji satu hal padaku ???? "


" Iya yang, apa ???? "


" Apapun masalah yang terjadi ke depannya dalam hubungan kita, kita akan sama-sama memperjuangkannya. Kita tidak boleh menyerah, karena aku sungguh-sungguh serius sama kamu sayang. Aku memiliki impian dan harapan yang besar yang akan aku wujudkan sayang. "


" Apa itu sayang ??? "


" Sebuah pernikahan atas dasar cinta dan pernikahan terindah yang akan aku wujudkan hanya untukmu sayang. "


" Iya aku sungguh-sungguh, aku serius sayang. "


Mataku langsung berkaca-kaca mendengar kata-kata dan janji yang diucapkan Kak Arsel padaku. Aku hanya bisa berdoa semoga semuanya bisa terwujud suatu saat nanti.


" Tapi aku juga memiliki satu permintaan padamu sayang, " Aku mencoba mengutarakan permintaanku.


" Apa sayang, katakan saja. "


" Aku mau menikah dengan kamu, setelah aku lulus kuliah. Kamu tahu kan kalau lulus kuliah dan wisuda adalah impianku selama ini ?? "


" Iya yang, aku janji akan menunggu kamu lulus kuliah. Setelah itu aku akan menikahi mu. "


" Iya sayang. "


" Tapi kalau kita bertunangan dulu gak apa-apa kan yang ??? "


" Tunangan ???? " Aku bertanya penuh keheranan.

__ADS_1


" Iya tunangan sayang, agar hubungan kita lebih jelas dan keluarga kita sama-sama tahu. "


" Tapi masalahnya apa keluarga kamu mau menerima keadaan ku yang seperti ini yang ??? Kamu kan tahu, status kita ini berbeda. Kamu adalah orang kaya, sedangkan aku adalah orang miskin. Aku takut kalau keluarga kamu tidak merestui hubungan kita ini yang. "


" Seperti janjiku, aku akan selalu memperjuangkan kamu sayang. Hanya kamu satu-satunya wanita yang ingin aku nikahi. Bagiku kamu adalah pendamping hidupku yang sempurna untuk melengkapi semua kekuranganku. "


" Iya makasih sayang, kita berdua harus memperjuangkan cinta kita. Demi kebahagiaan kita ya sayang.


" Iya sayang. "


Setelah itu tampak beberapa teman lama Kak Arsel menghampiri kami. Kak Arsel juga tidak lupa mengenalkan ku pada mereka.


" Kenalin ini, calon istri ku, " Kata Kak Arsel.


Aku pun menjabat tangan mereka masing-masing dan melayangkan senyum pada mereka. Bahkan tanpa malu-malu mereka semua memujiku.


" Calon istri kamu yang sekarang jauh lebih cantik dari mantan-mantan kamu ya Arsel. "


" Wah kamu pinter banget memilih calon istri Sel. "


" Ini sih calon istri idaman banget Sel, cantiknya kebangetan. "


" Aku doain kalian segera menyusul ke pelaminan ya seperti teman kita yang menikah hari ini. Jaga baik-baik calon istrimu ini Sel. "


Pujian-pujian yang mereka tujukan padaku, membuatku tersipu-sipu malu dan baper. Setelah-teman Kak Arsel meninggalkan kami, Kak Arsel tiba-tiba mencium keningku. Sontak saja aku langsung kaget dengan apa yang dilakukan Kak Arsel padaku.


" Kok Kak Arsel mencium keningku ?? "


" Itu sebagai bukti bahwa aku sangat mencintai kamu sayang. Kamu dengar kan teman-teman aku tadi semuanya mendukung kita dan mendoakan kita agar bisa membangun mahligai pernikahan. "


" Iya sayang. "


Aku langsung bersandar di dada bidang Kak Arsel sambil memeluk pinggangnya. Kak Arsel pun membalas pelukanku. Serasa malam ini adalah milik kita berdua. Malam yang indah penuh dengan kebahagiaan. Bagiku malam ini adalah My Sweet Memory setelah sekian lama aku tidak pernah mendapatkan kebahagiaanku.


" Apa kamu bahagia bersamaku yang ??? " Tanya Kak Arsel padaku.


" Iya aku bahagia sekali sayang, " Jawabku sambil kedua mataku berkaca-kaca.


__ADS_1


__ADS_2