Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 27 RAHASIA YANG DI SEMBUNYIKAN ANTARA KAK STEFFAN DAN KAK MORGAN


__ADS_3

Aku bingung kenapa hubunganku dengan Farrel semakin hari semakin memburuk. Hari ini aku berusaha meminta maaf, dan berharap hubungan persahabatan kita bisa kembali membaik.


" Rell, aku minta maaf ya kalau aku salah. "


" Buat apa. "


" Aku ingin memperbaiki hubungan kita ini Rell, aku ingin kita kayak dulu lagi. "


" Maaf aku tidak bisa. "


" Kenapa Rell. "


" Karena aku sudah punya pacar. "


" Pacar ???? "


" Iya. "


" Siapa Rell. "


" Carla, aku balikan dengannya. "


" Kamu cinta sama dia Rell. "


" Terus apa lagi yang harus aku lakukan Riss !!!! apa aku harus menunggu cinta dari kamu sampai aku tua !!!! Aku kurang apa sama kamu, aku selalu ada buat kamu, aku sayang banget sama kamu tapi kamu kayak gini ke aku !!!!! "


" Jadi selama ini kamu gak ikhlas rRell atas apa yang sudah kamu lakuin ke aku ??? "


" Aku lelah ngejar cinta kamu Riss, capek aku !!!!!!! "


" Aku akan bayar utang-utang aku sama kamu Rell, akan aku bayar !!!. Ternyata memang laki-laki itu sama aja !!!! "


" Mulai sekarang tolong jangan ganggu aku, karena mulai saat ini aku hanya ingin membahagiakan Carla. Dan aku harap kamu juga bisa bahagia dengan orang yang mungkin bagimu jauh lebih baik dariku. "


" Rell, jujur sampai saat ini pun aku tidak ngerti dengan semua ini. Tapi ok, aku gak akan pernah ganggu kamu lagi. Aku gak akan pernah minta bantuan kamu lagi. Satu lagi terima kasih untuk semuanya selama ini."


" Mulai sekarang jangan pernah menganggap ku sahabatmu lagi, hubungan kita sudah selesai. "


Farrel meninggalkanku, dia pindah tempat duduk di bangku belakang sendiri. Aku meneteskan air mataku, terasa sakit hati ini. Hanya kesalahan sedikit saja dia marahnya minta ampun. Dia juga memutuskan persahabatan denganku, dia juga menjaga jarak denganku. Aku kehilangan lagi seseorang sahabat baikku, aku merasa sendirian sekarang.


Kini aku menjadi si kutu buku, karena hanya buku-buku yang menemaniku. Jam istirahat aku gunakan untuk membaca buku Di perpustakaan. Namun dengan keadaan yang seperti ini aku dekat dengan kak Steffan. Kita sama-sama menghabiskan waktu di perpustakaan, saat ada tugas yang sulit ku pahami kak Steffan yang membantuku.


" Riss, ke kantin yuk. "


" Ngapain Kak. "


" Aku lama gak pernah Ke sana."

__ADS_1


" Gak ah Kak, males Kak. "


" Ayolah, aku traktir deh. "


" Lagi gak ingin kesana aku Kak. "


" Ayo Riss, sekali ini saja. "


" Ok deh, " Terpaksa aku mengiyakan permintaan kak Steffan karena dia sampai memohon padaku.


Di kantin, aku benar-benar terkejut karena disana ada Rayhan dan Rissa, Farrel dan juga Carla. Selain itu kak Morgan juga ada disana beserta geng nya. Aku ragu- ragu mau masuk Ke kantin tapi kak Steffan terus memaksaku.


" Wah-wah si Kutu Buku tumben ini Ke kantin,, eh si kutu buku bawa anak baru ni, " Kak Morgan tampak mencari gara-gara dengan kak Steffan dan aku baru tahu kelakuan kak Morgan yang sebenarnya.


" Emang kenapa, " Kak Steffan mencoba membela dirinya sendiri.


" Kutu buku itu tempatnya Di perpustakaan sana, kamu gak pantes disini. Cewek mana sih yang mau sama kamu cowok cupu, kutu buku !!!! Mana ngerti kamu apa itu cinta!!! Karena kamu hanya ambisius akan nilai-nilai dan juara, " Kak Morgan makin menyudutkan kak Steffan.


" Setidaknya Kak Steffan tidak ambisius akan popularitas, seperti halnya kak Morgan, " Aku membela Kak Steffan.


" Rissa, kamu belum kenal dia itu siapa. Dia mendekatimu karena memang hanya kamu yang mau berteman dengan dia. "


" Aku dan Kak Steffan sama. Aku dan kak Steffan memang di kucilkan karena memang kita kutu buku. Masalahnya apa buat kak Morgan sekarang !!!! Aku gak tahu di balik masalah pribadi antara kak Morgan dan kak steffan itu apa, tapi tolong kak Morgan jangan bertingkah seakan-akan Kak Morgan berkuasa disini, " Entah keberanian darimana aku mengatakan semua itu dari mulutku.


" Apa otakmu sudah dicuci sama si kutu buku ini, " Kak Morgan mulai emosi dengan kata-kataku.


" Kamu mau tahu kenapa aku sangat membencinya !!!!!!! Dia itu ......, " Belum sempat Kak Morgan memberikan jawaban dari pertanyaanku, Farrell menarikku keluar kantin.


" Kamu gak usah sok-sok an ikut campur masalah mereka Riss kalau kamu masih mau sekolah disini. "


" Apa maksudmu Rell ???? "


" Lebih baik kamu gak usah berhubungan lagi sama Steffan atau pun Morgan daripada kamu menyesal !!! "


" Lalu kenapa kamu masih peduli sama aku, padahal kamu sendiri yang memutuskan persahabatan denganku. "


" Karena aku kasihan kalau kamu harus keluar dari sekolah ini. "


" Bagaimana mungkin aku dikeluarkan dari sekolah ini Rell, aku gak melanggar peraturan sekolah. "


" Kamu ini kepala batu ya, susah banget di bilangin. "


" Gak usah urusin aku, urusin saja itu si Carla, pacar kamu. "


Aku pergi meninggalkan mereka semua, bukan karena aku takut karena perkataan Farrell. Tapi aku tidak mau menambah masalah antara Kak Steffan dan kak Morgan.


Entah ada Rahasia Apa Yang di Sembunyikan Antara Kak Steffan dan kak Morgan yang tidak aku ketahui. Mungkin mereka memiliki masa lalu yang hanya mereka berdua yang tahu.

__ADS_1


Di kelas aku benar-benar kesepian, aku tidak punya teman dekat disini. Kebanyakan yang di kelasku adalah kumpulan anak-anak orang kaya dan selalu mengobrol mengenai kehidupan kekayaan mereka.


Tapi anehnya ketika ada tugas kelompok sekolah mereka merebutkan ku, mereka semua ingin aku bergabung dengan mereka. Mereka hanya mau dekat denganku kalau mereka butuh saja, karena sebatas nilai sekolah saja. Selain itu kita hanya sebatas status teman biasa.


Farrel yang dulu selalu menemaniku kini sibuk dengan pacarnya, Carla. Yah, Carla gadis cantik itu memang pantas bersama Farrell. Mereka berasal dari status keluarga yang sama. Sama-sama dari kalangan berada. Carla, berkulit putih bersih tinggi semampai dan berlesung Pipit. Beda denganku, berkulit kuning langsat dan tinggi rata-rata. Mungkin itu salah satu alasan yang membuat Farrell pergi meninggalkanku.


" Rissa. "


" Kak Steffan, ada apa kak ?? "


" Kamu pulang sekolah mau kemana. "


" Mau kerja Kak, kenapa Kak. "


" Ehm sebenarnya aku mau ngajak kamu ke suatu tempat. "


" Kemana kak ??? "


" Gak bisa aku ceritain disini Riss, nanti kalau sampai tempatnya saja aku ceritain ke kamu. "


" Tentang rahasia antara Kak Steffan dan Kak Morgan kah??? "


" Iya. "


" Emang gak bisa di ceritain disini saja ta kak ?? "


" Gak bisa Riss. "


" Maaf banget Kak, aku gak bisa libur kerja hari ini karena temanku ada yang ijin tidak masuk hari ini. "


" Oh memangnya kamu kerja dimana Riss. "


" Di laundry ujung jalan dari kosanku kak. "


" Ogitu ya Riss, ya sudah kapan-kapan ya aku ajak kamu kesana. Biar kamu tahu kebenarannya. "


" Iya Kak, nanti kita janjian ulang saja ya Kak. "


" Iya Rissa, kamu hati-hati Di jalan. Mau Kak Steffan antar Ke kosanmu ta Riss ?? "


" Gak gak perlu kak, aku bisa pulang sendiri kak. "


" Ya sudah kalau gitu Kakak pulang duluan ya. "


" Iya kak, hati-hati. "


" Iya. "

__ADS_1


__ADS_2