
Farrell menyanyikan lagu selamat ulang tahun padaku. Lagi-lagi aku terharu akan suara merdu Farrell. Namun tidak hanya itu dia juga menyanyikan lagu yang kedua, lagu cinta untukku. Aku dibuat merinding akan nyanyian Farrell yang khusus untukku. Bagaimana tidak dia memilih judul lagu yang mirip dengan kisah cintaku dengannya.
Semua orang yang kebetulan ada Di restoran tersebut juga tampak sangat menikmati suara Farrell. Aku akui memang suara dan penghayatan Farrell sangat bagus sekali. Seandainya dia mengikuti ajang pencarian bakat sebagai penyanyi, dia pasti akan terpilih.
Selama Farrell menyanyi dia selalu menatapku. Aku tidak tahu saat mataku bertatapan dengan mata Farrell, baru kali ini aku merasakan ada yang aneh dalam hatiku. Aku merasakan seperti ada getaran-getaran dalam hatiku saat itu. Aku tidak tahu. apa yang aku rasakan saat itu.
Apa mungkin saat ini aku mulai merasakan jatuh hati pada Farrell ????
Atau aku hanya baper saja ????
Aku abaikan saja perasaanku saat itu, aku berfikir aku hanya terbawa suasana dan perasaan saja. Aku hanya menganggap Farrell adalah sahabatku, tidak lebih dari itu. Perempuan manapun kalau diperlakukan sepertiku juga pasti akan baper kan.
Namun yang semakin membuat heboh orang-orang adalah saat Farrell menuruni panggung dan memberikanku sebuah hadiah. Ternyata dia memberiku sebuah kalung bertuliskan namaku dan langsung memakaikannya di leherku tanpa bertanya sedikit pun. Sebenarnya aku juga sudah mempunyai kalung pemberian dari Kak Steffan namun aku tidak pernah memakainya. Bukannya aku tidak menyukainya tapi aku memang sengaja menyimpannya.
Di depan semua orang, Farrell mengikrarkan janjinya dan membuatku terharu dan menangis.
" Di tempat ini adalah kenanganku bersama perempuan yang sangat aku cintai. Dia adalah sahabat terbaikku. Meskipun hingga kini cintaku tetap bertepuk sebelah tangan, aku tetap menghargainya. Karena dia juga berhak untuk menolak cintaku. Aku mengatakan ini karena aku hanya ingin dia tahu, sampai kapanpun hingga aku mati sekalipun cintaku padanya tidak akan pernah mati. Yah, aku mencintainya tanpa syarat, tulus dan mungkin inilah yang dinamakan cinta mati. Di hari istimewanya ini aku berjanji akan terus menjaganya dan mencintainya meskipun dia hanya menganggapku sebagai sahabat. Dan kelak kalau aku sudah tidak ada disini, semoga dia mendapatkan penggantiku yang jauh lebih baik dan yang selalu mencintainya lebih dariku. Aku selalu berdoa untuk kebahagiaannya, " Farrell mengatakannya dengan suara bergetar dan matanya berkaca-kaca.
Aku pun langsung memeluknya dengan erat dan sangat erat. Aku menangis tersedu-sedu melihat pengorbanan dan perjuangannya untuk membahagiakanku hari ini, hari ulang tahunku. Aku begitu takut kalau firasat Farrell benar mengenai kematiannya. Aku belum siap untuk kehilangan Farrell, karena aku masih membutuhkannya. Dialah satu-satunya orang yang mengerti diriku sepenuhnya. Kalau dia benar-benar meninggalkanku, mungkin aku akan hancur saat itu juga. Semoga takdir Tuhan tidak memisahkan kami secepat itu.
Farrell pun melepaskan pelukanku dan menenangkanku.
" Kamu jangan sedih ya, kamu harus bahagia karena hari ini adalah hari ulang tahunmu. "
" Bagaimana aku tidak sedih, kata-katamu hari ini seakan-akan bahwa sebentar lagi kamu akan pergi meninggalkanku selamanya. Aku takut, " Aku mengusap air mataku yang kembali menetes membasahi pipiku.
" Jangan takut Riss, aku masih ada disini kok. Kamu tenang ya, " Farrell mencoba menenangkanku dengan membelai rambutku.
" Tapi kamu harus janji sama aku Rell. "
" Janji apa Riss ??? "
" Janji kalau kamu harus tetap hidup demi aku. "
" Apa?????????? "
" Janji ya ????? "
__ADS_1
" Tapi hidup dan mati itu kan sudah digariskan oleh Tuhan Riss, kita sebagai manusia hanya bisa pasrah dan menerimanya. "
" Tapi Rell, "
Belum sempat aku melanjutkan kata-kataku Farrell sudah memotongnya.
" Sudah jangan bahas itu terus, kamu bahagia gak hari ini ???? "
" Bahagia banget Rell, terima kasih ya ???? "
" Iya, oiya di hari ulang tahunmu ini keinginan apa yang belum keturutan buat kamu Riss ??? "
" Ada satu sih sebenarnya ???? "
" Apa Riss ??? Katakan saja. "
" Yakin gak kamu bakal turutin nih ??? "
" Iya Riss, aku bakal turutin asal itu bisa bikin kamu bahagia. "
" Apa ?????? " Farrell terkejut mendengar permintaanku.
" Tu kan kamu pasti gak bakalan mau kan ???? " Ujarku sedih.
" Ya gak gitu, aku kurang begitu suka pakai baju begituan. Apa gak ada permintaan yang lain ta Riss. "
" Gak ada Rell, " Aku menundukkan kepalaku dan merasa sedih karena Farrell tidak mau menuruti kemauanku.
Melihatku sedih akhirnya Farrell tidak tega juga dan menuruti permintaanku.
" Iya sudah untuk kali ini aku turuti sudah permintaanmu Riss, tapi janji ya untuk sekali ini saja. "
" Iya Rell, janji, " Aku bersorak bahagia.
" Ya sudah ayo kita pergi dari sini dan segera cari baju couplenya sekarang juga. "
" Ayo Rell. "
__ADS_1
Kami pun segera meninggalkan Restoran kenangan kami dan segera bergegas membeli baju couple.
Farrell mencoba mencari baju couple Di distro namun tidak ada yang cocok. Akhirnya setelah keling-keliling kota sampailah kami berhenti di salah satu pusat Toko kaos terbesar di kota ini.
Kami pun memilih-milih beberapa baju atau kaos yang cocok untuk kami berdua.
" Kalau ini gimana Rell ??? Bagus kan ???? "
" Riss, kamu gak lagi sakit kan sekarang ??? "
" Lho memangnya kenapa Rell "
" Apa kamu mau melihatku ditertawakan banyak orang karena aku memakai kaos warna pink ??? Aku gak suka warna pink Riss. "
" Ya sudah kalau begitu, memangnya kamu suka warna apa Rell ??? "
" Hitam dan putih. "
" Ok. "
" Nah ini bagus banget dan kata-katanya kita banget ni Riss. Lihat deh. "
Aku melihat kaos couple pilihan Farrell, kaos couple tersebut berwarna putih dan bertuliskan " Friend but Love ".
Aku menatap Farrell dan kulihat dia cengar cengir karena memang kata-kata tersebut tentang hubungan kita.
" Kamu suka dengan kaos ini Rell ??? "
" Iya Riss, beli ini ya. Kamu juga suka kan ??? "
" Iya sudah Rell, aku setuju. "
Farrell pun langsung memanggil pegawainya disana dan segera menuju kasir. Aku sudah menyodorkan uang untuk membayarnya namun Farrell menolaknya dengan alasan kebutuhanku masih banyak. Jadi uangnya bisa ditabung untuk saat ini. Aku sebenarnya tidak enak dengan Farrell karena ide membeli kaos couple ini dariku, namun lagi-lagi Farrell yang mentraktirku.
Hari ini aku sangat berterima kasih pada Farrell, dia sudah sangat memanjakan ku hari ini. Hadiah Ulang Tahun Dari Farrell hari ini tidak terhingga, mulai dari kalung cantik bertuliskan namaku, traktiran makan Di restoran, menyanyi lagu selamat ulang tahun dan juga lagu cinta khusus untukku. Dan yang lebih hebatnya lagi Farrell menurutiku untuk membeli baju Couple denganku.
Sahabat seperti dia di dunia ini 1 : 1000.
__ADS_1