Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 169 ZIARAH KE MAKAM FARRELL


__ADS_3

Di tengah perjalanan, aku urungkan niatku untuk pulang ke rumah. Lagi pula luka di dahi atau keningku, darahnya tidak menetes lagi. Lebih baik nanti saja aku ceritakan tentang apa yang terjadi hari ini pada Ibu dan Ayah sambung ku. Aku pun langsung menuju rumah Mamanya Almarhum Farrell. Aku mengetuk pintu dan salam, akhirnya perempuan paruh baya yakni Mamanya Farrell membukakan pintu untukku.


Tampak sekali Mamanya Farrell bahagia bercampur sedih dan seketika langsung menangis memelukku.


" Rissa, apa kabar sayang. Tante sungguh sangat-sangat merindukanmu sayang. Masuk yuk sayang. "


Aku juga jadi ikut terbawa suasana, aku juga meneteskan air mata dalam pertemuan haru ini.


" Alhamdulillah Rissa baik-baik saja Tante, dan Tante sendiri kabarnya ??? "


" Alhamdulillah Tante masih diberi sehat sampai sekarang. Tapi ya begitu setelah Tante bercerai, Kakaknya Farrell tidak lama langsung menikah dan sekarang ikut suaminya di Jakarta. Jadi Tante sendirian deh. "


" Kok Rissa gak dikabari Tante ??? "


" Pernikahan Kakaknya Farrell dilakukan sederhana saja asal sah. Jadi banyak orang yang tidak tahu. "


" Oh begitu Tante. "


" Lalu kuliah kamu di Surabaya gimana Sayang ?? "


" Alhamdulillah baik Tante, dan Rissa selalu mendapat nilai terbaik di kampus Tante. Sekali lagi Rissa ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya pada Tante. Tante sangat berjasa sekali pada hidup Rissa. Karena berkat Tante, Rissa bisa menjadi seperti ini. "


" Tidak usah berlebihan seperti itu, Tante hanya melakukan apa yang harus Tante lakukan. Terlebih ini adalah permintaan terakhir dari Almarhum Farrell untuk memastikan masa depan kamu Rissa. Jadi kamu jangan merasa seperti itu ya Sayang. Lalu katakan apa yang membawamu kemari sayang ???? "


" Tante, sebenarnya Rissa kesini mau..... " Aku terpaksa menghentikan kata-kataku.


" Mau apa sayang, katakan saja pada Tante. Tante gak akan marah kok Sayang. "


" Sebenarnya Rissa kemari mau memberi Tante kabar tentang.... "


" Iya tentang apa sayang ??? Bilang saja sama Tante, gak apa-apa kok. "


" Tentang pertunangan Rissa, " Jawabku sambil menundukkan kepala ku.


" Ya Ampun, kamu mau tunangan sayang ?? Dengan orang mana sayang ???? "

__ADS_1


" Dengan orang Surabaya Tante, namanya Arsel. "


" Selamat ya sayang, semoga selalu diberi kelancaran sampai hari H ya. Tante bahagia sekali sayang, karena kamu bisa mendapatkan penggantinya Farrell. "


" Tante gak marah kan ??? "


" Ngapain Tante marah, justru Tante bahagia karena Rissa bisa mendapatkan pendamping hidup yang baru. Jangan berfikir apapun, Tante akan selalu mendukung Rissa sampai kapanpun. Sekali lagi selamat ya, semoga Rissa selalu diberi kebahagiaan ya. "


" Iya Tante, Amin. "


" Rissa sekarang menjadi lebih dewasa dan makin cantik ya sayang. Pasti Arsel ganteng dan sangat mencintaimu ya sayang. "


" Iya Tante Arsel sama ganteng, baik dan sangat mencintai Rissa seperti halnya Farrell dulu, '' Aku meneteskan air mataku mengenang kembali semua tentang Farrell.


" Iya sayang, Farrell adalah masa lalu kamu. Dan Arsel adalah masa depan kamu. Tante cuma minta Rissa jangan lupa ziarah ke makam Farrell ya sayang. "


" Iya Tante, Rissa memang sudah memiliki niatan Ziarah Ke Makam Farrell sepulang dari sini. Rissa merindukan Farrell, pasti Farrell bahagia kan Tante melihat Rissa akan segera bertunangan ??? "


" Iya sayang, Farrell pasti juga ikut bahagia melihatmu bahagia. "


" Iya sayang hati-hati ya sayang, dan jangan pernah lupain Tante ya sayang, " Kata Mamanya Farrell.


" Iya Tante, jangan sedih ya Tante. Meskipun Rissa akan bertunangan dengan orang lain, Rissa tidak akan pernah melupakan kenangan bersama Farrell Tante. Ya sudah Tante, Rissa pamit pulang dulu ya. "


" Iya sayang. "


Aku pun langsung menuju makamnya Farrell, tidak tahu kenapa kaki ini terasa gemetar dan berat sekali melangkah. Hal pertama yang aku lakukan ketika sampai adalah memegang batu nisan Farrell sambil meneteskan air mata mengenang semua kenangan kami yang begitu indah. Tidak lupa aku letakkan setangkai bunga mawar putih di sampingnya.


Dan sepenggal lagu ini benar-benar mewakili perasaanku saat ini,


Dibawah batu nisan kini


Kau telah sandarkan


Kasih sayang kamu begitu dalam

__ADS_1


sungguh ku tak sanggup


Ini terjadi karena ku sangat cinta


Inilah saat terakhirku melihat kamu


Jatuh air mataku menangis pilu


Hanya mampu ucapkan


Selamat jalan kasih.


Meskipun saat ini Kak Arsel adalah calon tunangan ku, namun Farrell memiliki tempat tersendiri dalam hatiku. Dialah satu-satunya laki-laki yang benar-benar memahami perasaanku, hati ku dan hidupku.


Aku bersimpuh dan tetap memegang batu nisannya Farrell, dan aku benar-benar terlarut dalam kesedihan yang begitu dalam. Laki-laki terbaik yang pernah mengisi hidupku, kini sudah tenang di surga.


" Farrell, aku datang. Kamu pasti saat ini sudah tenang di surga kan.. Maafkan aku baru sekarang bisa kesini. Rell, aku kesini mau memberi tahu kamu, bahwa aku sebentar lagi akan bertunangan. Kak Arsel namanya, kamu juga bahagia kan melihatku bahagia ???? "


Tiba-tiba saja aku teringat kenangan masa laluku bersamanya, dia selalu mengajakku jalan-jalan. Apalagi momen romantis saat dia menyanyikan lagu cinta spesial untukku. Dan yang paling menyentuh hatiku adalah, saat dia merangkul ku tanpa rasa malu waktu dia tahu aku menjadi pemulung dan mencari sampah di depan matanya sendiri. Waktu itu kami sama-sama menangis berdua, saling berpelukan dengan erat satu sama lain.


" Farrell, aku janji meskipun aku akan menjadi milik orang lain, kamu tetap memiliki tempat terindah dalam hatiku. Dan aku yakin kamu pasti juga bahagia melihatku tunangan dengan Kak Arsel kan ??? Kamu tahu, Kak Arsel sama sepertimu. Dia juga bisa bernyanyi sepertimu, romantis banget ketika menyanyikan lagu cinta. "


Aku menarik nafas dan terasa berat di dada ini saat hendak melanjutkan kata-kataku lagi.


" Rell, meskipun kamu saat ini sudah tidak ada disini, aku merasa kita selalu dekat dan itu yang membuatku menjadi lebih kuat. Kamu adalah kenangan masa lalu ku yang terindah. Begitu banyak kenangan manis yang kamu tinggalkan untukku. "


Setelah itu aku langsung mengaji untuk Farrell, setidaknya saat ini hanya doa dan lantunan ayat suci yang dia butuhkan. Dengan khusu' aku bacakan lantunan doa untuknya semoga dia semakin tenang di alam sana.


Setelah selesai, aku langsung pamit padanya. Setidaknya aku sudah merasa puas hari ini karena sudah memenuhi janjiku ziarah ke makamnya Farrel. Aku sudah merasa tenang sekarang.


" Farrell, aku pamit dulu ya. Jalanku masih panjang, dan semoga aku bisa mendapatkan kebahagiaanku suatu saat nanti. "


Aku mengusap nisan Farrell dan menciumnya sebagai tanda sampai kapanpun dia memiliki tempat tersendiri dalam hatiku.


__ADS_1


__ADS_2