
Aku terbangun dan ketika membuka mata ku baru tersadar bahwa kita sama-sama tertidur tadi. Aku tetap tidur bersandar dalam bahu Bryant, dan aku tidak mau terlalu terbawa perasaan apalagi sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Sehingga akhirnya aku membangunkan Bryant dan segera masuk ke kamar kita masing-masing.
" Bryant, bangun. "
Sambil menggosok matanya karena rasa kantuk yang masih menyerangnya dia pun terpaksa membuka matanya.
" Iya Riss, ada apa ??? "
" Sudah hampir subuh, lebih baik kita kembali ke kamar masing-masing saja. "
" Kenapa lo gak biarin malam ini kita menghabiskan waktu disini ???. Setidaknya gue memiliki kenangan malam terindah disini. "
" Gak enak dilihat orang, takut ada yang mikir aneh-aneh kita disini Bryant. "
" Ya sudah kalau begitu. "
Aku hampir saja masuk ke dalam kamarku, namun tiba-tiba Bryant memanggil ku.
" Riss, tunggu. "
" Ya, ada apa Bryant ??? "
Tiba-tiba saja Bryant langsung memeluk ku dengan erat. Tidak hanya itu entah kenapa tiba-tiba dia mencium kening ku. Aku kaget dan merasakan deg-deg an sekali. Aku tidak pernah menyangka dia berani melakukan ini semua pada ku.
" Riss, makasih sudah memberikan waktu sebulan ini bersama gue. Setidaknya gue memiliki kenangan terindah bersama lo. Gue gak akan pernah melupakan kisah kita di sini. "
" Ya Bryant. "
Dan setelah itu kami pun kembali ke kamar masing-masing. Semoga di malam menjelang pagi ini aku bisa bermimpi indah setidaknya menemani malam terakhir ku disini.
Keesokan harinya setelah aku sudah membereskan semua barang-barang ku, aku mau membawanya ke luar. Namun aku terharu karena tanpa disuruh Bryant langsung membantu ku memasukkan barang-barang ku ke dalam mobilnya.
__ADS_1
Sebelum kami semua meninggalkan tempat ini, kami menyempatkan diri untuk berfoto-foto dengan semua anggota kelompok beserta Bapak kepala desa beserta anggota yang lainnya. Dan di sela-sela itu Bryant juga menyempatkan diri mengobrol dengan ku.
" Riss, " Ucap Bryant sambil menggenggam tangan ku.
" Ada apa Bryant ??? "
" Sekali lagi makasih ya waktunya selama sebulan ini, gue seneng banget. Dan hari ini akhirnya semuanya akan berakhir dan kembali pada semula. "
" Iya Bryant, makasih ya kamu sudah mau jagain aku selama berada di sini. Kamu selalu ada buat ku, kamu tidak pernah membiarkan aku disini merasakan kesedihan. "
" Iya Riss, ya sudah yuk kita bersiap untuk pulang. Teman-teman juga nunggu tuh. "
" Iya. "
Setelah melakukan upacara perpisahan, kami pun akhirnya pamit undur diri. Bryant langsung membukakan pintu mobilnya untuk ku. Hingga kami pun melakukan perjalanan pulang kami ke rumah atau kosan masing-masing.
Baru berjalan beberapa kilometer tiba-tiba mobil kami dihadang oleh sebuah mobil. Dan aku hafal sekali mobil tersebut. Aku benar-benar tidak menyangka dengan apa yang aku lihat di depan mata ku.
Bagaimana mungkin ?????.
Kak Arsel langsung keluar dari mobilnya dan memaksa ku turun. Aku pun terpaksa turun dan berusaha menjelaskan pada Kak Arsel.
" Kalian pasti kaget kan kenapa aku bisa berada di tempat ini ??? " Ucap Kak Arsel pada kami.
" Iya sayang, kamu bagaimana bisa berada disini sekarang ??? " Aku bertanya pada nya.
" Aku sudah berada di tempat ini, lebih tepatnya di depan tempat KKN kalian sedari pagi. Aku melihat semuanya apa yang sudah kalian lakukan. Dan berani-beraninya kamu berduaan dengan laki-laki ini. Kamu pun diam saja dan semakin menikmati saat tangannya menggenggam tangan mu. Bahkan yang lebih parahnya lagi, kalian satu mobil ??? Apa ini alasan kamu sewaktu mau berangkat, menyuruhku untuk pulang duluan ??? Agar bisa berduaan dengan laki-laki berandal sepertinya !!!! " Bentak Kak Arsel emosi karena di penuhi perasaan marahnya.
" Jaga mulut lo, jangan ngomong seenaknya menuduh Rissa seperti itu. Gue tahu lo adalah tunangannya, tapi lo gak punya kekuasaan penuh untuk mengatur-atur hidupnya. Rissa juga butuh teman, dan satu lagi Rissa gak seburuk seperti yang ada pada otak lo !!! " Jawab Bryant.
" Sudah, sudah. Sayang, tolong kamu jangan salah paham ya. Aku dan Bryant gak ada hubungan apa-apa kok. Kita hanya sebatas hubungan teman-teman KKN saja. Sudah jangan diperpanjang lagi, kita selesaikan masalah ini di kosan ku ya sayang, " Aku berusaha meyakinkan Kak Arsel.
__ADS_1
Namun aku tidak menyangka justru Kak Arsel terbakar emosi dan cemburu buta, dia mendorong ku hingga jatuh ke tanah.
" Sudah gak usah sok suci, aku sudah melihat dengan mata kepala ku sendiri kalau kamu ada main dengan si Bryant ini kan !!!! "
" Lo jangan kasar ya sama wanita, kalau berani ayo lo lawan gue !!!! Jangan beraninya sama wanita aja lo !!!! "
" Ayo siapa takut. "
Akhirnya mereka pun berkelahi, dan aku berusaha melerai mereka namun tidak bisa. Aku berusaha meminta pertolongan namun tidak ada satu orang pun yang bisa aku mintai pertolongan. Hingga pada akhirnya sebuah mobil berhenti tepat di samping kami. Aku bahagia sekali karena itu adalah mobil Rayhan !!!.
" Rayhan, tolong kamu pisahkan mereka, " Teriak ku meminta tolong.
" Iya, " Jawab nya singkat.
Rayhan dengan sekuat tenaganya berusaha melerai antara Kak Arsel dengan Bryant. Meskipun awalnya susah namun pada akhirnya Rayhan bisa melerai mereka berdua.
" Apapun masalah kalian, alangkah lebih baiknya di selesaikan nanti kalau sudah sampai di tempat tujuan. Ingat saat ini kita masih berada di desa orang, " Ucap Rayhan.
" Aku gak bakalan berkelahi sama dia kalau dia gak berusaha menikung Rissa dari ku, " Kak Arsel melakukan pembelaan atas dirinya.
" Gue juga gak bakalan ngajakin lo berkelahi tadi kalau lo gak kasar sama Rissa. Lo memang tunangannya, tapi lo masih belum menjadi suaminya. Jadi lo jangan kasar sama dia, gue gak bakal terima lo memperlakukan Rissa seperti itu, " Jawab Bryant.
" Kalian tahu kan kalau aku adalah mantan cinta pertamanya, dan kalian tahu aku dan Rissa bersama selama sebulan iniJujur aku merasakan jatuh cinta lagi padanya, namun saat Rissa mengatakan kalau dia hanya menganggap ku tidak lebih dari sekedar teman aku terima. Cinta itu tidak harus memiliki. Yang terpenting adalah melihat orang yang kita cintai bahagia, meskipun kita hanya bisa menatapnya dari jauh. Jadi sekarang ini biarkan Rissa yang memilih akan pergi bersama siapa diantara kalian, " Ucap Rayhan memberi saran.
" Ok, " Jawab Kak Arsel dan Bryant bersamaan.
" Lalu kamu akan memilih pergi dengan siapa Riss ?? " Tanya Rayhan.
" Aku pergi bersama Kak Arsel, tunangan ku, " Jawab ku lirih.
Aku tahu ini adalah Pilihan Tersulit untuk ku. Dan saat aku memilih salah satu dari mereka, pasti akan ada hati yang lainnya yang tersakiti.
__ADS_1
Maaf.......................