
" Jangan peduliin perasaan gue Riss, ya sudah ayo kita segera balik ke kampus. Gue mau ambil mobil, " Ajak Bryant.
" Aku langsung pulang ke Kos ya, tapi tenang aja ongkos angkotnya aku bayarin kok. "
" Lo tega biarin gue naik angkot sendirian ??? "
" Ya ampun Bryant, jarak dari sini ke kampus dekat lo. Ngapain pakai takut segala. Ya sudah ya aku mau nyari angkot yang searah dengan kosanku. "
Hampir saja aku pergi meninggalkan Bryant, tiba-tiba tangan Bryant mencegahku pergi.
" Beri gue waktu lo sehari ini saja, bisa kan ???? "
Aku berfikir sejenak, seharian ini Bryant sudah banyak membantu tugas kelompok jadi apa salahnya aku menuruti permintaannya. Anggap saja sebagai balasan kebaikannya.
" Ok, ayo kita mau kemana. "
" Lo pengen kemana ??? "
" Kemana ya ??? Aku masih belum begitu tahu tempat yang bagus disini sih. ''
" Kalau mau jalan-jalan, kita harus berangkat pagi. Sekarang sudah siang. Ya sudah kita ke tempat yang biasanya saja. Ke restoran Galeri seperti biasanya, lagian ini sudah jam makan siang. "
" Terserah kamu saja lah, aku ikut saja. "
Kami segera naik angkot dan kemudian berganti naik mobil. Dan sepanjang perjalanan, aku sesekali menatap ke arah Bryant. Aku kembali mengingat tentang masa lalu, masa saat pertama kali bertemu dengannya. Saat aku pertama kali bertemu dengannya, dia sangat sombong dan menyebalkan sekali. Bahkan aku sempat mengutuknya menjadi miskin.
Kini aku masih tidak percaya, setelah apa yang sudah terjadi selama ini kami bisa menjadi sedekat ini. Bryant sangat peduli padaku, bahkan tanpa memiliki status sebagai seorang sahabat pun dia memperlakukanku lebih dari seorang sahabat.
" Kenapa lo ngelihatin gue kayak gitu ????? "
" Gak apa-apa kok, " Jawabku salah tingkah.
" Awas nanti jatuh cinta. "
Aku menatap Bryant dan tersenyum padanya. Dan dengan tingkahnya yang sok cool, dia malah menggodaku.
" Lo harusnya beruntung karena kalau lo nikah sama gue, lo bisa memperbaiki keturunan lo. "
" Kenapa bisa begitu ??? "
__ADS_1
" Ya sekarang lihat diri lo dan bandingkan dengan gue, gue sekeren ini gimana nanti anak kita pasti lebih keren dari gue. "
" Memangnya aku sejelek itu, hingga harus memperbaiki keturunan segala ??? "
" Ya memang kenyataannya seperti itu. "
" Asal kamu tahu, kalau aku di make up in juga cantik kok. Buktinya waktu aku tampil menjadi model di kampus kala itu, cantik kan ??? Kamu saja sampai terpana kok, iya kan ????
" Iya kamu cantik tapi sayangnya hati kamu bukan buat aku. "
" Maksudnya ??? "
" Kita sudah sampai, ayo turun. "
Bryant ini memang penuh teka teki, dia paling tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara langsung meskipun modelnya sedikit urakan seperti ini.
Kami pun segera memasuki restoran yang terkenal rasanya lezat dan nikmat banget. Aku selalu memesan makanan Indo, sedangkan Bryant menyukai makanan western. Selera kami memang berbeda sekali.
Tidak beberapa lama makanan dan minuman sudah dihidangkan dalam meja kami. Kami pun segera menyantapnya karena sudah lapar sekali.
" Selera makanan kita beda ya, " Aku memulai pembicaraan diantara kami.
" Tidak masalah, yang penting tidak dengan perasaan kita, " Jawabnya santai.
" Gimana apanya ??? "
" Ya misalnya kamu jatuh cinta sama cewek, terus kamu gombal-gombal kayak gini yang ada dia gak bakal percaya sama kamu. Kesannya kamu tuh Playboy cap Kapak tau gak !!! "
" Ada-ada aja lo Riss, memangnya tampang gue kayak playboy ya ???? "
" Iya. "
" Gak apa-apalah casing gue kayak playboy, tapi hati gue setia pada satu cinta. "
" Memangnya kamu jatuh cinta sama siapa lagi setelah Cassandra pergi ???? "
" Ya ada sih, tapi gue gak yakin dengan perasaan gue. Apalagi orang yang gue cintai ternyata mencintai orang lain. "
" Kasihan banget sih, tapi jangan sedih ya soalnya Bryant yang aku kenal orangnya keren kok. Gak bakal sulit-sulit banget kok dapetin seorang cewek yang dia suka. "
__ADS_1
Kini Bryant duduk mendekat di samping ku dan menatap lekat-lekat ke dua mataku.
" Riss, lo kan pernah nanya gimana dengan perasaan gue kan waktu itu ??? "
" Iya memangnya kenapa Bryant ??? "
" Em, gimana ya memulai ngomongnya. Jadi intinya gue saat lihat lo sedang bersama Arsel, gue gak suka aja lihatnya. Makanya gue pergi gitu aja. "
" Bryant, kamu iri dengan hubunganku dengan Kak Arsel ???? "
" Bukan. "
" Lalu ??? "
" Gue cemburu lihat lo bersama Arsel. "
" Maksud kamu ???? "
" Gue cinta sama lo Riss. "
" Gak mungkin Bryant, gimana mungkin kamu cinta sama aku. Aku tahu kamu siapa, bahkan beberapa wanita yang pernah dekat sama kamu. Mereka tidak sebanding dan tidak selevel denganku. Dan sekarang kamu bilang cinta padaku, kamu beneran apa ngeledek aku sih ?? "
" Gue beneran cinta sama lo Riss, gue mulai suka sama lo ketika kejadian kita yang terjatuh ke jurang. Dimana malam itu membuka pikiran dan hati gue, bahwa lo adalah wanita yang berbeda dari lainnya. Gue mencintai lo tanpa syarat, apa adanya dan benar-benar dari hati. "
" Aku gak pernah menyangka kamu bisa mencintai aku selama ini. Kenapa kamu tidak pernah mengungkapkan perasaan kamu sama aku Bryant ??? Bukankah ini gak adil buat kamu ??? "
" Benar sekali apa yang sudah lo katakan tadi, gue paling tidak bisa mengungkapkan perasaan gue. Bahkan sekarang saat gue mengungkapkan perasaan gue sama lo, tanpa bunga dan tanpa apapun yang berkesan romantis. "
" Santai saja, gak apa-apa kok. ''
" Gue tahu lo cinta banget sama Arsel, jadi gue gak mengharapkan balasan cinta yang sama kok. Setidaknya gue sudah mengungkapkan perasaan gue pada lo, gue udah bersyukur kok. "
" Aku sangat menghargai perasaanmu padaku Bryant, tapi Maafkan Aku Bryant. "
" Iya tidak masalah Riss, gue tahu lo pasti lebih memilih Arsel daripada gue. Tenang saja gue ngerti kok. Jadi jangan merasa bersalah seperti itu.
Tidak kuasa menahan tangis, akhirnya aku memeluk Bryant sambil terus meminta maaf berulang kali.
" Sekali lagi maafkan aku Bryant, tapi hati ini tidak bisa berbohong bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa sama kamu. Aku jatuh cinta pada Kak Arsel sejak pandangan pertama. Pertemuanku yang pertama dengannya sebagai bukti bagaimana aku kembali jatuh cinta pada seseorang yang kucintai. Aku bisa sedikit melupakan semua kisah tentang masa laluku. Aku melihat masa depan ada pada kak Arsel. Jadi sekali lagi maafin aku karena aku tidak bisa membalas cintamu ya Bryant. "
__ADS_1
" Iya tidak mengapa Riss, gue selalu mendoakan yang terbaik untuk lo dan juga Arsel. Lalu bagaimana dengan hubungan lo dan Arsel sekarang ??? "
Sontak saja aku langsung menghela nafas panjang ku.