
Hari ini adalah pembagian Raport kelas. Aku berharap bisa mendapatkan juara kelas. Karena aku yakin bisa mengerjakan semua ujian dengan baik dan lancar.
Kak Morgan sudah menungguku Di depan kosku, dia mengajakku berangkat Ke sekolah bersama.
" Sayang, kira-kira kamu juara gak sih ?? "
" Iya dong, harus !!! "
" Masak sih. "
" Iya-iya lah, aku gak main-main kak sekolah disini. Aku ingin selalu juara kelas dan lulus dari sini dengan nilai yang membanggakan agar aku bisa mendapatkan beasiswa Ke universitas.
" Kamu ingin banget ya kuliah sayang ??? "
" Iya sayang, aku ingin banget bisa menggapai cita- citaku. "
" Tetap ingin kuliah Di jurusan Psikologi ???? "
" Wah kamu masih ingat ya sayang. "
" Iya dong aku pasti inget, dimana untuk pertama kalinya aku jatuh hati padamu. "
" Ih, masak sih. "
" Iya sayang, jujur pada pandangan pertama gak tahu kenapa aku suka sama kamu. "
" Apa yang membuat kamu suka sama aku sayang. "
" Kamu cantik dan polos. "
" Bisa aja kamu sayang. "
Sampai Di sekolah kami Ke kelas masing-masing.
Saat pembagian raport memang benar aku mendapatkan juara satu Di kelas. Aku senang banget karena Allah selalu mengabulkan doaku dan selalu memberi kemudahan padaku.
Karena hari ini cuma pembagian raport saja dan untuk kegiatan belajar mengajar dimulai besok. Kami pun hari ini pulang lebih awal.
Tiba-tiba ada bunyi SMS. Ternyata Kak Morgan memintaku Ke Kantin Sekolah.
Di jalan aku bertemu Farrell, disaat aku tetap melangkah meskipun Farrell memanggilku.
" Rissa, sebentar. "
" Ada apa lagi sih Rell !!!! "
" Selamat ya, udah jadian dengan Kak Morgan. Semoga langgeng. "
" Iya terima kasih. "
" Jaga diri baik-baik Riss, tetaplah ingat tujuanmu untuk terus menomorsatukan sekolah. "
" Iya, terima kasih. "
" Aku selalu mendoakanmu agar kamu kelak bisa menjadi Kupu-Kupu Tak Bersayap Riss. "
" Iya Rell. "
Jujur sebenarnya aku merasa tidak enak kalau harus bersikap dingin pada Farrell, tapi aku gak mau nanti Kak Morgan salah paham.
Bagaimanapun juga dulu Farrell adalah orang yang selalu ada buatku. Tapi sekarang keadaannya lain, aku sudah menjadi milik Kak Morgan. Ah sudahlah, aku berusaha meyakinkan hatiku kalau ini sudah pilihanku.
Tiba Di kantin, aku kaget karena disana Kak Morgan sedang menungguku bersama teman-temannya.
" Nah, temen-temen kenalin nih cewek baru aku, namanya Rissa, " Kak Morgan memperkenalkanku pada teman-temannya.
" Rissa, " Aku memperkenalkan diri.
" Hari ini aku traktir kalian semua disini karena mulai sekarang aku sudah jadian sama Rissa. "
Sebenarnya aku gak nyaman dengan gaya hidup Kak Morgan dan teman temannya. Mereka menghambur hamburkan uang hanya untuk sebuah simbol jadian. Mereka memesan makanan, minuman dan cemilan sedemikian banyaknya. Tidak lupa kita berfoto bersama untuk kenang-kenangan.
__ADS_1
Akhirnya aku lega pesta perayaan jadian kita berakhir sudah. Kami memutuskan untuk pulang.
" Gimana sayang kamu juara berapa ni ?? "
" Menurut kamu juara berapa ??? "
"Juara satu dong pastinya, iya gak. "
" Iya dong, aku juara satu sayang. "
" Ye, selamat ya sayang, " Kak Morgan memberikan selamat padaku sembari memelukku.
" Iya aku seneng banget. "
" Kamu harus mempertahankan juara kamu ini ya sayang. "
" Iya sayang. "
" Ikut aku yuk. "
" Kemana sayang ??? "
" Beli hadiah buat kamu. "
" Gak usah, ngapain sih pakai dikasih hadiah segala. "
" Harus dikasih hadiah dong. "
Aku tidak tahu kemana Kak Morgan membawaku pergi, aku menurut saja kemana dia membawaku pergi. Dan kita berhenti di sebuah Mall.
" Ngapain kita kesini sayang ??? "
" Hari ini adalah hari spesial buat kamu sayang, jadi aku ingin membelikan kamu sesuatu. "
" Apa lagi ???. Bukankah baru kemarin kamu sudah ngasih hadiah ????.
" Udah diem aja. Ayo masuk. "
Ternyata Kak Morgan membawaku ke tempat tas dan sepatu.
" Harusnya kamu gak usah kayak gini, aku gak enak. "
" Aku tulus Riss, aku hanya ingin kamu tambah semangat belajarnya. Ayo kamu pilih mau beli tas dan sepatu yang mana. "
" Terserah kamu aja yang milihin. "
" Kamu marah sayang ?????? "
" Gak kok, tapi lain kali jangan kayak gini lagi ya. Aku gak enak sama kamu sayang. Mending uangnya ditabung saja sayang. "
" Iya iya sayang. "
Kami memutuskan pulang karena hari sudah siang dan cuaca sangat panas sekali.
" Mampir sebentar ya beli es disitu Riss. "
" Iya sayang. "
" Enak banget, seger banget siang-siang minum es begini. "
" Oiya ngomong-ngomong kamu juara gak sih sayang."
" Oh aku, hahahahaha ya pastinya......... "
" Pastinya apa sayang ???? "
" Pastinya gak juara lah. Hahahahahaha. "
" Astaga !!!!!! " Tapi nilai nilainya gimana ???? "
" Lumayan lah, setidaknya lulus semua lah nilai nilainya. "
__ADS_1
" Kamu gak belajar ta sayang ? "
" Belajar sih, tapi sebentar. "
" Aku gak tahu mesti nasehati kamu darimana, tapi aku minta tolong mulai sekarang kamu harus belajar sayang. Ok lah, sekarang kamu memiliki orang tua yang kaya. Tapi ingat roda akan selalu berputar. Kalau kamu masih ada diatas mungkin masa depanmu masih cerah dan terjamin. Bisa di bayangin gak kalau Allah menakdirkan kamu ada dibawah gimana????. Sedangkan kamu gak punya skill apapun !!! "
" Iya-iya sayang, ternyata kamu dewasa juga ya. Aku seneng di ceramahi kayak gini. Berasa punya orang tua kalau gini. "
" Memangnya kenapa ??? "
" Karena aku gak pernah dinasehati, karena mama papaku sangat sibuk banget.. Jadi sebagai bukti kasih sayang mereka ya uanglah yang bicara. "
" Bagaimanapun sikap Orang Tua kita, kita harus bersyukur mungkin itulah cara orang tua menyayangi kita.
" Iya sayang, makin sayang deh aku sama kamu. "
" Kenapa ???? "
" Calon istri idaman banget. "
" Gak usah ngerayu deh. "
" Makasih ya sayang, aku sayang banget sama kamu. "
" Iya sayang. "
Di perjalanan pulang Kak Morgan menggenggam tanganku.
" Sayang, jangan pernah tinggalin aku ya. "
" Iya sayang kenapa sih. "
" Takut kamu bosan sama aku. "
" Sorry ya, aku tipe cewek setia ya. "
" Iya ta,, sama dong aku juga tipe cowok yang setia. "
" Aku juga tipe cewek yang romantis. "
" Iya ta,, masak ??? "
" Gak percaya ini. "
" Lha buktinya Lo mana kalau emang kamu itu tipe cewek yang romantis. "
" Mau bukti ???? "
" Iya lah "
Aku mencium pipi Kak Morgan sebagai bukti rasa sayang aku ke dia.
" Sayang. "
" Iya apa. "
" Hari ini aku seneng banget, karena apa ????? "
" Iya-iya karena apa ? "
" Karena hari ini Aku Juara Kelas, Dan Juara Hatimu. "
" Terima kasih ya sayang. Aku beruntung bisa mendapatkan cewek seperti kamu, " Kami pun berpelukan.
Akhirnya kami sampai juga Di depan kosku. Namun Kak Morgan tidak mampir, karena ingin langsung pulang. Kak Morgan merasa capek sekali hari itu.
" Hati&hati Di jalan sayang. "
" Iya sayang. "
" Aku pulang dulu ya, kamu juga jangan lupa istirahat. "
__ADS_1
" Iya sayang. "
Aku menatap kepergian Kak Morgan, apakah dia memang jodohku atau bukan. Hanya Allah yang tahu.