Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 202 MALAM TERAKHIR DI TEMPAT KKN


__ADS_3

Di sungai ini mungkin menjadi saksi bisu tentang curahan hati ku hari ini.


" Aku tidak tahu apa yang aku rasakan sekarang benar atau salah. "


" Maksud lo apa Rissa ?? " Tanya Bryant.


" Hampir satu bulan kita berada disini, kita berdua setiap hari bersama dan itu membuat hubungan kita kian dekat. "


" Lantas ??? "


" Aku tidak tahu dan mungkin juga belum mengerti tentang perasaan ku saat ini. Aku juga masih bingung dan tidak tahu harus bagaimana. Tapi yang pasti aku merasa nyaman bersama mu disini Bryant. "


" Gu... Gue gak salah dengar kan Riss ???. Lo bilang lo nyaman sama gue. Apa itu artinya, lo mulai jatuh cinta sama gue Riss ??? "


" Entahlah aku juga tidak tahu, yang pasti aku nyaman saat bersama mu. Aku juga tidak tahu apakah semua ini karena aku mulai jatuh hati pada mu atau hanya pelampiasan saja. Aku tidak tahu. "


" Lalu ??? "


" Aku tidak tahu Bryant, dan kalau pun benar aku mulai jatuh cinta padamu lalu gimana dengan hubungan ku dengan Arsel ??? "


" Gue gak mau membebani lo Riss, tapi kalau lo benar-benar mulai jatuh hati sama gue sumpah gue bahagia banget. "


" Tapi semuanya akan menjadi rumit Bryant, karena aku gak mau nyakitin Arsel. Aku juga masih sangat mencintainya, aku bingung harus gimana. "


" Riss, sudahlah kita biarkan saja hubungan kita seperti air yang mengalir. Gue gak mau buat lo sedih karena semua ini. Sudah ya, gak apa-apa meskipun kita tidak bisa bersama. Yang penting gue masih bisa di samping lo saja, Gue seneng banget Riss. "


" Makasih ya Bryant. "


Bryant memegang tangan ku dan kita saling berpandangan satu sama lain. Kami berkomitmen membiarkan hubungan ini seperti air yang mengalir. Biarlah takdir yang menjawab semuanya. Dan kami pun menikmati suasana hari ini dengan menikmati riak air sungai yang bening ini.


Semakin hari antara aku dan Bryant makin dekat, dan aku semakin takut akan kehilangan dia. KKN akan segera berakhir, dan semuanya akan berubah. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya ke depannya.


Dan tidak terasa hari ini adalah Malam Terakhir Di Tempat KKN. Kami merayakannya dengan melakukan acara memasak ikan bakar yang ikannya kami beli di desa sebelah. Kami sangat sibuk sekali malam ini. Kami sangat menikmati momen-momen terakhir ini dengan mengabadikannya lewat foto. Salah satu anggota kelompok kami bahkan memotret kami saat kami berduaan bakar ikan.


Setelah ikannya matang, aku mengambil nasi dan sepotong ikan bakar. Saat aku mau menyuapkan nasi ke mulut ku tiba-tiba Bryant malah menyuapkannya ke mulutnya.


" Makasih ya sudah disuapin, " Kata Bryant dengan pedenya.


" Siapa yang nyuapin kamu, kamu sendiri yang maksa, " Ucap ku membela diri.


" Suapin lagi dong. "


" Iya, sini. "

__ADS_1


Dan lagi-lagi momen ini diabadikan dalam jepretan foto oleh anggota kelompok kami. Dan yang ada Bryant makin beraksi dengan bergaya memeluk ku dan bersandar di bahu ku. Aku hanya bisa tertawa melihat kekonyolannya.


" Riss, " Ucap Bryant di sela-sela acara malam ini.


" Apa Bryant ?? "


" Besok kita akan kembali pada kenyataan yang seperti sebelumnya. Lo akan kembali menjadi tunangan Arsel dan gue akan menjadi kekasih bayangan lo. Tapi gak apa-apa asalkan lo bahagia Riss. "


" Iya Bryant, tapi aku tetap berharap suatu saat nanti kamu bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dari ku. "


" Kalau gue sih berharapnya suatu saat nanti lo bisa kembali ke dalam pelukan gue Riss. "


" Kita lihat saja nanti. "


Malam pun semakin larut dan kami pun harus kembali untuk beristirahat. Namun di kamar, aku tidak bisa memejamkan mata sama sekali. Aku seperti merasakan kegalauan yang dalam sekali malam ini. Hingga pada akhirnya aku menyerah dan pergi ke luar kamar.


Namun aku terkejut karena melihat seseorang dalam kegelapan malam. Aku hampir mengurungkan niat ku untuk kembali ke kamar ku. Tapi entah kenapa hati ini mantap sekali dan mengalahkan rasa takut yang kini mendera. Perlahan aku menuju ke arah sosok itu, dan aku benar-benar terkejut saat sosok tersebut berdiri mendekati ku.


" Belum tidur ??? "


" Belum. "


" Kenapa ??? "


" Iya, kenapa lo kemari ??? "


" Aku gak bisa tidur, entah kenapa aku benar-benar merasakan kegalauan malam ini. "


" Sama seperti yang lo rasakan Riss, gue juga gak bisa tidur. Makanya gue melamun di aula ini. Gue sedang memikirkan sesuatu. "


" Tentang apa ?? "


" Tentang kita. "


" Tentang kita ??? "


" Iya, gue masih belum bisa menerima kenyataan bahwa malam ini adalah malam terakhir kita menghabiskan waktu disini. Gue gak nyangka kita sudah melewatkan waktu bersama selama sebulan disini. Gue bahagia sekali bisa mengenal wanita sebaik diri mu. Seandainya waktu bisa kembali terulang, gue ingin mengulang waktu saat bersama lo Riss. "


" Iya Bryant, tapi gimana pun juga kita harus menerima kenyataan yang ada. Kita tetap harus melanjutkan waktu yang terus berjalan. "


" Lo mau berjanji gak sama gue Riss. "


" Apa Bryant ??? "

__ADS_1


" Apapun yang terjadi sama gue, lo harus tetap bahagia ya. "


" Apa maksud kamu Bryant, jangan bicara seakan-akan mau terjadi sesuatu. "


" Bukan seperti itu, hanya saja gue takut lo sedih. "


" Sudahlah Bryant, jangan bicara seperti itu. "


" Riss, seandainya suatu saat nanti Tuhan menakdirkan kita bisa bersama, apa yang ingin lo lakukan bersama gue ??? "


" Bantu aku mewujudkan cita-cita yang mungkin tidak bisa aku dapatkan dari Arsel. "


" Oke, gue janji sama lo Riss. Gue akan mewujudkan apapun yang lo mau, asal bisa membuat lo bahagia. Gue akan tetap menunggu lo, sampai kapan pun. Gue akan selalu ada buat lo dan akan selalu menerima keadaan lo apa adanya. Pegang janji gue ini Riss. "


" Iya makasih ya Bryant, kamu laki-laki yang baik sekali. "


" Aku ingin menjadi Farrell yang kedua untuk lo Riss. "


" Mungkin seandainya Farrell melihat kita disini, diapun juga bahagia. Namun harus kamu tahu, Farrell tidak akan pernah tergantikan. Jangan pernah berusaha menjadi Farrell, jadilah dirimu sendiri. Namun ada satu kesamaan antara dirimu dengan Farrell, Bryant. "


" Apa Riss ?? "


" Sama-sama bisa membuat ku nyaman. Kalian selalu berusaha membuat hati ku tenang. "


" Makasih ya Riss. "


" Iya Bryant. "


" Iya Riss. "


" Bryant, aku boleh mengatakan sesuatu pada mu ??? "


" Katakan saja. "


" Aku ngantuk dan lelah sekali, ijinkan aku tidur di bahu mu. Ijinkan aku meminjam bahu mu sebentar saja. "


" Bahu ini selalu siap menampung rasa lelah lo Riss. Kapanpun dan di manapun bahu ini akan selalu siap memberikan kenyamanan untuk lo. "


" Makasih Bryant, menurut mu aku ini ibarat apa buat mu Bryant ??? "


" Lo ibarat bintang di langit buat gue Riss, meskipun lo jauh dan tidak bisa gue sentuh dan miliki, namun lo bisa menerangi kehidupan gue menjadi lebih indah... "


So sweet gak sih ??? 😍🥰😘

__ADS_1



__ADS_2